News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Banjir Langkat Keluhkan Minimnya Bantuan Bahan Makanan Dan Obat - Obatan

Mnimnya bantuan bahan makanan terutama dari Pemerintah Kabupaten Langkat,  warga korban banjir mulai mengeluhkan kurangnya pasokan kepada warga
Rabu, 9 November 2022 - 12:30 WIB
Korban Banjir Langkat Keluhkan Minimnya Bantuan Bahan Makanan Dan Obat - Obatan
Sumber :
  • Tim Tvone/Taufik

Langkat, Sumatera Utara - Mnimnya bantuan bahan makanan terutama dari Pemerintah Kabupaten Langkat,  warga korban banjir mulai mengeluhkan kurangnya pasokan kepada warga.  Hal ini disampaikan sejumlah warga di Desa Lalang Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat,  Rabu (9/11/2022).

Bukan hanya bahan makanan,  warga juga mengeluhkan kurangnya pasokan obat- obatan buat mereka,  karena air banjir yang sudah 1 bulan lebih merendam rumah dan perkampungan membuat sebagian warga menderita gatal - gatal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sudah satu setengah bulan air banjir ini merendam kampung kami dan susah untuk surut. Selain disebabkan karena curah hujan tinggi,  waduk yang ada di ujung kampung juga meluap sehingga merendam rumah warga setinggi pinggang orang dewasa, " ucap Irwan kepada tvonenews. com.

Irwan juga menjelaskan,  meski sudah lama terendam banjir namun aktifitas dirumah dan anak sekolah masih dilakukan seperti biasa dan hanya bisa mengandalkan sampan untuk membawa keluarganya jika akan keluar dari lokasi banjir.

"Aktifitas kami cuma bisa dilakukan pakai sampan,  karena anak masih harus sekolah dan istri harus belanja,” jelas Irwan.

Irwan dan warga lainnya berharap pemerintah Kabupaten Langkat segera mengatasi daerah mereka agar tidak kembali merasakan banjir yang terlalu lama,  sebab selama ini banjir seperti ini baru mereka rasakan setelah 5 tahun yang lalu,  dan warga khawatir jika pemerintah tidak segera mengantisipasi banjir,  maka warga akan merasakan dampak banjir ini setiap tahunnya.

"Kami berharap pemerintah segera membangun Benteng disekeliling waduk,  agar jika musim penghujan air waduk tidak meluap dan merendam rumah - rumah.  Banjir yang bertahan lama ini memang baru kami rasakah setelah 5 tahun yang lalu,  namun jika pemerintah tidak segera mengambil tindakan cepat,  maka kami akan merasakan banjir setiap tahunnya,” harap warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu,  Kepala Desa Lalang, Abdul Hadi,  mengatakan saat ini kondisi air memang mengalami penurunan, namun hanya sedikit. Sementara warga yang masih bertahan dirumah mereka sangat membutuhkan bantuan bahan makanan,  obat - obatan dan perahu untuk aktifitas warga keluar masuk lokasi banjir.

"Saat ini warga korban banjir sangat membutuhkan bahan makanan,  obat - obatan dan yang paling penting adalah perahu yang bisa mengangkut warga khususnya anak sekolah keluar masuk lokasi banjir,” ucap Kepala Desa Lalang, Abdul Hadi kepada tvonenews. (THT/LNO).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pilih Stay di Jakarta Dahulu, Para Pemain Timnas Indonesia Jalani Kegiatan Sosial, Ada Jay Idzes hingga Kevin Diks

Pilih Stay di Jakarta Dahulu, Para Pemain Timnas Indonesia Jalani Kegiatan Sosial, Ada Jay Idzes hingga Kevin Diks

Belum langsung pulang ke Eropa setelah agenda FIFA Series 2026, sebagian dari pemain Timnas Indonesia pilih menetap di Jakarta untuk ikuti aksi kegiatan sosial.
61 Juta Penerima MBG Disisir Ulang, Pemerintah Sikat Ribuan SPPG Bermasalah

61 Juta Penerima MBG Disisir Ulang, Pemerintah Sikat Ribuan SPPG Bermasalah

Langkah ini diambil untuk memastikan program unggulan nasional tersebut benar-benar tepat sasaran dan bebas dari masalah operasional di lapangan.
Timnas Malaysia Jadi Tim dengan Penurunan Terburuk di Ranking FIFA April 2026, Merosot Tajam usai Skandal Pemain Keturunan Palsu

Timnas Malaysia Jadi Tim dengan Penurunan Terburuk di Ranking FIFA April 2026, Merosot Tajam usai Skandal Pemain Keturunan Palsu

Rapor buruk menghantam sepak bola Malaysia setelah tim nasional mereka tercatat sebagai negara dengan penurunan peringkat paling tajam dalam ranking FIFA baru.
Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba di Indonesia Akhir Pekan Ini

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan jadwal keberangkatan masih bersifat tentatif
Iran Siapkan Tarif Baru Selat Hormuz: Transit Kapal Tembus Rp 33 Miliar, Transaksi Wajib Pakai Yuan

Iran Siapkan Tarif Baru Selat Hormuz: Transit Kapal Tembus Rp 33 Miliar, Transaksi Wajib Pakai Yuan

Dalam skema terbaru ini, pembayaran tidak lagi menggunakan dolar AS, melainkan dialihkan ke yuan China serta aset digital stablecoin.
Ramalan Weton 4 April 2026: 5 Weton Ini Harus Ekstra Hati-hati Besok karena Diprediksi akan Ketiban Apes

Ramalan Weton 4 April 2026: 5 Weton Ini Harus Ekstra Hati-hati Besok karena Diprediksi akan Ketiban Apes

Ada lima weton yang disarankan untuk menjaga emosi, berhati-hati dalam bertindak, dan tidak gegabah agar terhindar dari potensi kesialan atau kerugian materi.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT