News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Langkat Masih Merendam 1.394 KK di 3 Kecamatan

Banjir yang terjadi di Kabupaten Langkat Sumatera Utara, masih merendam 1.394 KK yang tersebar di 3 Kecamatan,  yaitu Kecamatan Tanjung Pura,  Hinai dan Babalan,  Rabu (9/11/2022)
Rabu, 9 November 2022 - 16:25 WIB
Banjir Langkat Masih Merendam 1.394 KK di 3 Kecamatan
Sumber :
  • Tim Tvone/Taufik

Langkat, Sumatera Utara - Banjir yang terjadi di Kabupaten Langkat Sumatera Utara, masih merendam 1.394 KK yang tersebar di 3 Kecamatan,  yaitu Kecamatan Tanjung Pura,  Hinai dan Babalan,  Rabu (9/11/2022).

Banjir terparah masih terjadi di Kecamatan Tanjung Pura dengan merendam sekitar 838 KK yang tersebar di 4 Desa dan 1 Kelurahan,  yaitu Desa Pantai Cermin terdampak 326 KK, Desa Paya Perupuk terdampak 214 KK, Desa Suka Maju terdampak 112 KK, Desa Pekubuan terdampak 63 KK dan Kelurahan Pekan Tanjung Pura terdampak 123 KK dengan ketinggian air bervariasi antara 30-50 cm.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara di Kecamatan Hinai, terdampak di 3 Desa,  yaitu Desa Cempa dengan rumah warga yang terdampak sebanyak 420 KK dan sebagian warga sudah mengungsi di Dusun VII Desa Cempa sebanyak 13 KK, Dusun Kebun Raja sebanyak 27 KK, Gedung eks Basecamp mess SDA Provsu sebanyak 28 KK dengan total warga yang mengungsi di Desa Cempa sebanyak 68 KK.

Sedangkan di Desa Muka Paya sebanyak 58 KK dan di Desa Batu Melenggang sebanyak 180 KK dengan ketinggian air bervariasi antara 30-80 cm.

Begitu juga dengan Kecamatan Babalan yang terdampak banjir di Desa Pelawi Selatan sebanyak 83 KK dan Desa Securai Utara sebanyak 53 KK dengan ketinggan air bervariasi antara 30-70 cm.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Langkat, Irwan Syahri mengatakan jumlah kecamatan yang terendam air sudah berkurang dari 5 menjadi 3 dan jumlah rumah yang terdampak juga berkurang dari 1.504 menjadi 1.394 KK.

"Kawasan yang terdampak banjir di Kabupaten Langkat sudah mengalami penurunan,  dari 5 Kecamatan menjadi 3 Kecamatan,  dengan jumlah yang terdampak sekitar 1.394 KK,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Langkat  Irwan Syahri saat dikonfirmasi awak media.

Irwan Syahri juga menjelaskan untuk di Kecamatan Tanjung Pura, BPBD Kabupaten Langkat bekerja sama dengan pihak kecamatan dan desa terus melakukan penyedotan air,  agar air banjir cepat surut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini petugas masih berada di lokasi dan melakukan penyedotan air, agar air banjir dikawasan Kecamatan Tanjung Pura bisa segera surut,” jelas Irwan Syahri.

Diharapkan curah hujan di Langkat bisa segera reda,  agar air banjir cepat surut.  (LNO/THT).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai Sekarang Amalkan Ini Insyaallah Menambah Rezeki, Kata Ustaz Khalid Basalamah Dibaca Setiap Hari

Mulai sekarang belajar mengamalkan amalan rezeki ini. Sangat mudah dan dianjurkan langsung Ustaz Khalid Basalamah.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kepala BPOM dan Kapolri Bahas Vape hingga Apotek Merah Putih

Kapolri mengatakan pertemuan tersebut membahas peningkatan penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, rokok elektrik (vape), kratom, hingga kosmetik ilegal...

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT