News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Persoalan Banjir dan Tawuran, DPRD Medan: Keluhan Warga Menjadi Bahan Laporan Sidang Paripurna

Warga Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, mengeluhkan tentang persoalan banjir yang kerap terjadi di tempat tinggal mereka. Di mana bila turun hujan rumah warga masih tergenang air. Warga meminta DPRD Medan untuk menyampaikan persoalan mereka kepada Pemko Medan, agar segera ditindaklanjuti.
Senin, 12 Desember 2022 - 17:37 WIB
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan, Surianto
Sumber :
  • Tim TvOne/Zulfahmi

Medan, Sumatera Utara - Warga Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, mengeluhkan tentang persoalan banjir yang kerap terjadi di tempat tinggal mereka. Di mana bila turun hujan rumah warga masih tergenang air. Warga meminta DPRD Medan untuk menyampaikan persoalan mereka kepada Pemko Medan, agar segera ditindaklanjuti. 

Tidak hanya itu, warga Medan Utara meminta agar pihak-pihak terkait dapat segera mencegah adanya aksi tawuran yang kerap terjadi di tempat tinggal mereka. Permohonan itu, disampaikan Elly, warga Pasar Tiga Medan Marelan, saat menghadiri acara Reses Anggota DPRD kota Medan di Jalan Marelan satu, Lingkungan Sepuluh, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Senin (12/12/2022). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada acara reses itu, Elly meminta agar normalisasi drainase di Pasar Tiga Medan Marelan (tempat tinggalnya) dapat segera diperbaiki. Dirinya mengaku, pada saat hujan turun di kawasan tempat tinggalnya langsung tergenang air.

“Saya sebagai warga Pasar Tiga, Medan Marelan ini, meminta dan memohon kepada bapak Butong selaku wakil rakyat kami dapat memperjuangkan nasib kami, yang selalu menjadi korban banjir di sini, kedatangan bapak sebagai anggota DPRD Kota Medan dapat menyampaikan persoalan kami kepada Pemerintah Kota Medan. Tolong! dan bantu kami Pak Butong,” kata Elly.

Selain itu, warga Pasar Tiga Medan Marelan bernama Zahra juga berharap dan meminta Pemko Medan membuatkan drainase di Pasar Empat Barat. karena sampai saat ini permukiman warga tak miliki saluran pembuangan air, sehingga kerap menjadi langganan banjir, dan ironisnya bila selalu turun hujan selalu banjir dan luapan air masuk ke dalam rumah warga.

“Mohon bapak wakil rakyat kami kampung ini sering dilanda banjir, kami meminta Pemko Medan mencarikan solusi atas keluhan warga saat ini dan sampaikan kepada Pemko Medan dan pihak kepolisian agar terus berjaga-jaga, karena kampung kami juga sering terjadi tawuran. Kami takut anak-anak kami menjadi korban nantinya,” sebut Zahra.

Menyahuti permintaan warga, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan, Surianto melaksanakan reses masa sidang ketiga, tahun ketiga tahun anggaran 2022, di kawasan Jalan Marelan Satu, Lingkungan Sepuluh, Kelurahan Rengas Pulau,  Kecamatan Medan Marelan.

Dalam reses tersebut, Surianto yang merupakan politisi Kota Medan bagian utara mengatakan, sebagai wakil rakyat persoalan ini menjadi tanggung jawabnya, dirinya akan tetap terus menyerap dan memperjuangkan aspirasi atas keluhan masyarakat Medan bagian utara. Terutama pada persoalan banjir yang menjadi persoalan utama dan keluhan warga tersebut, nantinya akan segera diselesaikan dan kemudian dijadikan bahan laporan pada sidang paripurna.

“Banyak keluhan warga di Kecamatan Medan Marelan, menyampaikan kepada saya, salah satunya masalah persoalan banjir yang terjadi di kawasan Medan Utara dan kini masih terus terjadi. Tentunya keluh kesah warga ini akan saya dijadikan bahan laporan pada sidang paripurna nantinya dan rata-rata masyarakat mempertanyakan kebijakan Pemko Medan dalam hal penanganan banjir, ditambah lagi soal adanya tawuran anak-anak di kawasan mereka,” kata Surianto, Senin (12/12/2022) kepada tvonenews.com di Medan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surianto yang akrab disapa Butong berjanji, akan menjadikan aspirasi masyarakat Medan Marelan ini, sebagai prioritas laporan resesnya. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Medan ini juga berjanji, terkait keluhan warga soal terjadi tawuran kedepannya akan berkomunikasi langsung dengan pihak pihak berwajib, demi memberikan rasa aman kepada warga di Medan Utara.

“Aspirasi semua warga Medan Marelan saat ini saya terima. Soal banjir akan saya perjuangkan ke depannya. Sedangkan soal keamanan, nanti saya coba hubungi Danramil Marelan dan Kapolres Belawan, supaya digalakkan lagi patroli di kawasan yang menjadi keluahan warga selama ini. Sehingga kedepanya tawuran tidak lagi terjadi dan warga di Medan Utara kembali Tenang,” tutup Surianto. (Zul/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

10 Weton yang Diprediksi Asmaranya akan Bersemi pada Tanggal 28 Juni 2026: Kamis Wage Besok saatnya Kamu Nembak Si Dia!

Berikut sepuluh weton yang diramal akan bermandikan keberuntungan cinta pada 28 Juni 2026.
Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Pria Tega Siram Bensin hingga Bakar Tubuh Pacar, Cekcok Berawal Lihat Isi Chat WA Pelaku dengan Wanita Lain

Seorang pria tega menyiram bensin ke bagian tubuh sang pacar viral di media sosial. Aksi dugaan penganiayaan ini membuat korban terbakar hidup-hidup di Kalteng.
Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Sempat Tak Terkalahkan di Awal, Wakil Asia Kian Menipis Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Dominasi yang sempat dipamerkan di awal kompetisi Piala Dunia 2026 mulai runtuh. Akibatnya, hanya segelintir tim-tim tangguh yang mampu bertahan di fase gugur.
Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Tak Terima Pelatihnya Dihujat, Erling Haaland Blak-blakan Usai Norwegia Dibantai Prancis di Piala Dunia 2026

Kekalahan Norwegia dari Prancis pada laga Grup I Piala Dunia 2026 memicu kritik terhadap sang pelatih. Erling Haaland akhirnya buka suara soal keputusan itu.
Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur Pramono Anung Sebut Parpol di Jakarta Harus Utamakan Kepentingan Warga di Atas Golongan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meminta seluruh partai politik di ibu kota untuk menanggalkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi kesejahteraan masyarakat. 
5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

5 Dimensi Penerapan Risk Assessment Kasus Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya YTR Versi Psikolog Forensik, Apa Saja?

Psikolog forensik, Reza Indragiri berbagi 5 dimensi jika risk assessment diterapkan dalam kasus penyekapan dan penganiayaan dilakukan Taufik Hidayat pada YTR.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT