News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokter Prasojo Sujatmiko Sp.OT dan Rumah Sakit Murni Teguh Diperiksa Polda Sumut, Ini Jadwalnya

Laporan polisi mengenai dugaan malpraktik di RS Murni Teguh Medan dengan LP Nomor: STTLP/B/2215/XII/2022/SPKT/Polda Sumatera Utara pada hari Selasa (13/12/2022) lalu dipastikan segera diproses. Dalam hal ini, Ditreskrimsus Polda Sumut yang telah meminta keterangan pelapor dan juga korban, segera memanggil terlapor di antaranya Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi, Dokter Prasojo Sujatmiko Sp.OT dan pihak Rumah Sakit Umum Murni Teguh Medan.
Jumat, 30 Desember 2022 - 17:16 WIB
Pasien Rumah Sakit Umum Murni Teguh
Sumber :
  • Tim TvOne/Yoga Syahputra

Medan, Sumut - Laporan polisi mengenai dugaan malpraktik di RS Murni Teguh Medan dengan LP Nomor: STTLP/B/2215/XII/2022/SPKT/Polda Sumatera Utara pada hari Selasa (13/12/2022) lalu dipastikan segera diproses. Dalam hal ini, Ditreskrimsus Polda Sumut yang telah meminta keterangan pelapor dan juga korban, segera memanggil terlapor di antaranya Dokter Spesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi, Dokter Prasojo Sujatmiko Sp.OT dan pihak Rumah Sakit Umum Murni Teguh Medan.

Kabid Humas Polda Sumut, Hadi Wahyudi menjelaskan, kasus dugaan Malpraktik yang dialami korban, pasien kamar 517 lantai 5 Rumah Sakit Murni Teguh Medan, Evarida boru Simamora, dalam proses penyelidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Hadi, sampai saat ini penyidik telah meminta keterangan dari pelapor, yakni Reynold Simamora, dan juga memperoleh keterangan korban yang merupakan oknum bidan desa yang sudah 30 tahun mengabdi di Puskesmas Desa Aek Raisan, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah tersebut.

"Jadi kasus dugaan Malpraktik ini terus berproses. Berjalan sesuai mekanisme, dan sesuai komitmen Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, yakni kerja keras kerja cepat dan kerja tuntas, kasus dugaan malpraktik tersebut berjalan. Di mana pihak terlapor telah dijadwalkan segera dipanggil untuk diperiksa dimintai keterangannya,” sebut Hadi.

Alumni Akpol 98 yang saat ini menjadi juru bicara Poldasu itu menambahkan, jadwal yang telah ditentukan dalam pemanggilan dan pemeriksaan terlapor itu pada tanggal 4 Januari 2023.

"Jadi tanggal 4 Januari 2023 mendatang, sudah dijadwalkan untuk pemeriksaan terlapor ya. Ini pemanggilan pertama dan kita tunggu nanti perkembangan lanjut dari hasil pemeriksaan penyidik dalam hal menentukan status perkara dan terlapor,” ujar Hadi.

Tak Ada Kepastian Kesembuhan dan Kurang Nyaman, Korban Dugaan Malpraktik Tinggalkan Rumah Sakit Murni Teguh

Sementara itu, Evarida Boru Simamora, korban dugaan malpraktik sudah meningglkan Rumah Sakit Murni Teguh Medan. Di mana selama hampir 45 hari, kesembuhan pada kaki kanannya yang dituding salah operasi belum juga pulih dan dapat digerakkan.

Hal ini disampaikan Reynold Simamora, pelapor sekaligus abang kandung korban.

"Hampir satu setengah bulan dirawat di Rumah Sakit Murni Teguh Medan, kepulihan kaki kanan adik saya yang menjadi korban dugaan malpraktik tidak juga ada. Pihak rumah sakit sempat berdialog agar tidak dibawa. Tapi saya dan keluarga korban bertanya kepastian kapan kesembuhan kaki kanan adik yang erorr dioperasi dapat pulih. Namun pihak rumah sakit tidak memberikan jawaban pasti. Makanya kami bawa pada Kamis malam jam delapan untuk dipindahkan ke rumah sakit lain,” kata Reynold.

Selain itu, pemindahan Evarida Boru Simamora yang dilakukan keluarga pun bukan tanpa alasan. Di mana, Reynold menyebut bahwa pasca kasus ini dilaporkan ke pihak Poldasu, mereka khususnya korban merasa tidak nyaman. Sebab ada sedikit hal yang ganjil yang kemudian menjadi perhatian keluarga yang selanjutnya melakukan komplain.

"Selain tidak ada kepastian kesembuhan karena dugaan salah operasi kaki, karena kaki kiri yang sakit malah yang dioperasi kaki kanan dieksekusi operasi. Selain itu, kami dan korban juga merasa tidak nyaman pasca  melaporkan kejadian ini ke Poldasu. Sebab ada hal yang kurang pas pernah terjadi sampai kami kritik dan pertanyakan hingga direspon Rumah Sakit. Daripada terjadi hal tak diinginkan maka kami putuskan pindah. Sembari kami terus berusaha memulihkan kaki korban yang menjadi harapan utama kami. Biar dia dapat kembali beraktivitas dan kerja seperti biasa,” kata Reynold.

Apresiasi Penyidik, Minta Dokter Segera Ditetapkan Tersangka

Reynold juga mengapresiasi kinerja penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut. Ia menyebut penyidik terus mendalami kasus ini dengan menjemput bola meminta keterangan korban.

"Kinerja Poldasu saya apresiasi selama kasus dugaan malpraktik ini resmi kami laporkan. Penyidik menjemput bola mendatangi korban untuk dimintai keterangan. Harapan saya, pihak Polda Sumut dengan mekanisme kerjanya dapat segera menetapkan tersangka dan diproses hukum terlapor. Biar ada efek jera bagi oknum dokter yang melakukan malpraktik, dan semoga tidak terulang terjadi pada orang lain,” ungkap Reynold.  

Sebelumnya, Dokter Prasojo Sujatmiko sebagai terlapor diduga melakukan operasi error. Di mana kaki korban yang mengalami sakit sesuai medikal record ada di bagian kiri  kaki. Bahkan selama perobatan hingga diputuskan operasi hanya ada masalah kesehatan di kaki kiri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anehnya, malah di ruang operasi Rumah sakit Murni Teguh, pada tanggal 23 November 2022, sekira pukul 17.00 WIB operasi dilakukan pada kaki kanan yang sama sekali tidak pernah didiagnosa butuh perawatan medis.

Parahnya, pasca error operasi, kaki kanan korban pun malah tidak dapat digerakkan. Hingga hal ini membuat korban saat harus dirawat dan dibopong serta menggunakan kursi roda untuk beraktivitas. (Ysa/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 
Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Awal Mula Saepul Mutilasi Pria di Depok, Ternyata Korban Emosi Tolak Berhubungan Badan

Saepul atau Saepullah (26) tega menghabisi nyawa Kunaefi (51) dilatarbelakangi ekonomi dan hubungan sesama jenis Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT)
Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Tindakan yang Dilakukan PSSI Setelah Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Berbenah Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

PSSI langsung bergerak usai Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Evaluasi menyeluruh disiapkan untuk membenahi kekurangan Skuad Garuda.
Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

Meski Gagal di Piala AFF 2026, PSSI Minta Suporter Tetap Apresiasi Timnas Indonesia: Mereka Telah Berjuang

PSSI minta suporter tetap berikan apresiasi kepada Timnas Indonesia meski gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Pemain dan pelatih dinilai telah berjuang.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT