News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mabuk Hingga Diduga Aniaya Warga, Anggota DPRD Medan Fraksi PDIP Terancam PAW

Perkara dugaan dua anggota DPRD Medan, Habiburrahman Sinuraya dan David Roni Ganda Sinaga yang melakukan penganiayaan saat mabuk di tempat hiburan malam, pihak Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Medan akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan kepada kadernya jika terbukti melakukan penganiayaan
Senin, 2 Januari 2023 - 12:10 WIB
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Roby Barus
Sumber :
  • Tim TvOne/Bahana

Medan, Sumut - Perkara dugaan dua anggota DPRD Medan, Habiburrahman Sinuraya dan David Roni Ganda Sinaga yang melakukan penganiayaan saat mabuk di tempat hiburan malam, pihak Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Medan akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan kepada kadernya jika terbukti melakukan penganiayaan. Mereka menyatakan peristiwa tersebut sangat memalukan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti diketahui, anggota DPRD Kota Medan, David Roni Sinaga diduga melakukan penganiayaan di salah satu tempat hiburan malam di Kota Medan. Penganiayaan itu dilakukan saat yang bersangkutan tengah berada di bawah pengaruh minuman keras.

 

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Roby Barus mengungkapkan, pihaknya sangat menyayangkan peristiwa itu.

 

"Perbuatan yang dilakukan sangat disayangkan apalagi dalam video CCTV yang beredar, sebelum melakukan penganiayaan tersebut pelaku sempat mabuk-mabuk di tempat hiburan malam itu," katanya saat dikonfirmasi tvOnenews.com, Senin (2/1/2023) siang.

 

Dirinya pun mengaku sudah memanggil David Roni Sinaga dan mengklarifikasi kejadian yang sempat viral tersebut.

 

"Kami akan serahkan kasus kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki. Apabila nanti terbukti dalam pemeriksaan, maka kami akan melakukan tindakan tegas terhadap David Roni. Sanksinya pemecatan atau PAW," jelasnya.

 

Lanjutnya, sebagai anggota dewan seharusnya yang bersangkutan melindungi rakyat dan menampung aspirasi masyarakat, bukan menganiaya mereka apalagi bersikap arogan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Sebelumnya diberitakan, dua anggota DPRD Kota Medan mabuk-mabukan di tempat hiburan malam. Tidak hanya itu, mereka juga melakukan penganiayaan terhadap seorang warga. Sampai saat ini, kasus tersebut masih terus bergulir di Polrestabes Medan. (Bsg/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT