GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Imlek, Pedagang Pernak Pernik Raup Untung Jutaan Rupiah

Permintaan pernak-pernik Imlek di Kota Medan meningkat bila dibandingkan dari tahun sebelumnya
Kamis, 12 Januari 2023 - 17:15 WIB
Jelang Imlek, Pedagang Pernak Pernik Raup Untung Jutaan Rupiah
Sumber :
  • Tvone/Sri Gustina

Medan, Sumatera Utara - Permintaan pernak-pernik Imlek di Kota Medan meningkat bila dibandingkan dari tahun sebelumnya.

Seperti yang dikatakan salah satu pedagang di Pasar Ramai di Jalan Thamrin Medan, Regen, mengaku adanya peningkatan permintaan setelah melandainya kasus Covid-19. Bahkan sudah banyak pengecer yang berbelanja di kiosnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perayaan Imlek tahun ini bertemakan Shio Kelinci sehingga aneka macam aksesoris yang dijual juga bergambar kelinci. Mulai dari hiasan dinding, angpao, sejumlah jenis lampion dengan gambar kelinci,” sebutnya kepada tvOnenews.com, Kamis (12/1/2023).

Regen, yang sudah berjualan selama 20 tahun di pasar tersebut mengatakan, pada tahun 2023 untuk harga jual pernak-pernik bervariasi, mulai dari Rp10.000 – Rp25.000 untuk angpao, lampion satu set isi 2 seharga Rp300.000, kantong rezeki seharga Rp35.000.

“Hiasan serta angpau sudah mulai diburu pembeli sejak pertengahan Desember 2022 lalu. Jadi tahun ini perayaan Imlek sudah mulai membaik dan para penjual pun sudah banyak memasok atau membeli langsung barang dari luar negeri seperti dari China,” jelasnya.

Meski permintaan dari masyarakat Tionghoa mulai mengalami peningkatan, namun untuk omzet belum mengalami perubahan atau masih cenderung menurun dibandingkan sebelum Covid-19 melanda negeri ini.

“Biasanya sebelum pandemi, omzet penjualan bisa mencapai Rp30 juta per hari. Namun, kini hanya sekitar Rp8-10 juta per hari,” ungkap Steven, yang juga pedagang pernik Imlek di Pasar Ramai, Medan.

Hal yang sama juga dikatakan pedagang lain, Lina Lim Dia menyebutkan, pembeli pernak-pernik Imlek mulai kembali ramai sejak pandemi Covid-19 mulai berkurang dan PPKM pun sudah dihentikan.

“Tahun ini kami menjual berbagai macam hiasan untuk Imlek. Mulai dari angpao, keset kaki, gantungan pohon, dompet uang, stiker untuk buah dan lainnya. Harganya pun berkisar dari Rp10.000 hingga Rp50.000. Tergantung pembeli mencari produk apa,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lina menambahkan, untuk omzet penjualan pernak-pernik Imlek di tahun ini belum dapat dipastikan, namun memang, belum mengalami peningkatan dibandingkan dua tahun lalu sebelum pandemi.

“Selain untuk perayaan Imlek, kami juga menjual berbagai barang untuk kebutuhan pernikahan seperti hiasan dinding dan hiasan pohon. Maka itu, biarpun Imlek nanti usai, sejumlah barang bergambar kelinci masih banyak diincar pembeli,” jelasnya mengakhiri. (sgh/wna)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah
Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Warga Segar Wangi Duduki Lahan PT RSM BGA Group, Tuntut 20 Persen Plasma

Persoalan lahan PT Raya Sawit Manunggal (RSM) dibawah naungan BGA Group di Kabupaten Ketapang kembali memanas.
Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Sherly Tjoanda Tak Tahan Lagi Lihat Anak Suku Togutil Kekurangan Gizi, Gubernur Malut Itu Kasih Instruksi: Bawa Dokter ke Sini

Dalam kunjungannya, Gubernur Malut Sherly Tjoanda menaruh perhatian serius pada kondisi kesehatan anak-anak Suku Togutil yang hidup jauh dari peradaban modern.
Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar Sementara Pemain Diaspora yang Sudah Terbongkar akan Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar sementara pemain diaspora Timnas Indonesia mulai terbongkar, tiga nama mencuat setelah John Herdman memantau enam talenta muda dari empat negara.
AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

AVC Champions League 2026: Melaju ke Final, Foolad Sirjan Persembahkan Kemenangan atas JTEKT Stings untuk Masyarakat Iran

Foolad Sirjan Iranian berhasil menyegel satu tempat di babak final AVC Champions League 2026 setelah berhasil menaklukan JTEKT Stings Aichi di babak semifinal
Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar Buruk untuk John Herdman: Jay Idzes Cedera Parah di Italia, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Kabar kurang sedap menghampiri Timnas Indonesia menjelang persiapan melakoni agenda krusial FIFA Matchday periode Juni 2026 mendatang. Benteng kokoh sekaligus -

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT