Harga Sembako Naik, Warga Sleman Serbu Pasar Murah
- Tim tvOne - Andri Prasetiyo
Sleman, DIY - Ratusan warga menyerbu Pasar Murah yang digelar Pemkab Sleman bersama Bulog DIY di kantor Kapanewon Depok, Selasa (14/2/2023). Mereka bahkan rela antre berdesakan demi mendapatkan sembako di bawah harga pasar.
Yeni Oktaviani, salah satu warga mengaku datang ke Pasar Murah untuk membeli sembako. Sebab harganya lebih murah dibanding di pasar tradisional.
"Saya beli beras 10 kg kan per orang dikasih jatah cuma 10 kg sama gula pasir 5 kg sama MinyaKita 2 liter. Lebih murah ini dari pada di pasar, di pasar beras sudah Rp 13.000, MinyaKita di pasar Rp 15.000," kata warga Sleman, Yeni sesuai membeli sembako.
Dalam Pasar Murah ini Bulog dan Pemkab Sleman menyediakan sejumlah bahan kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu. Beras medium dijual dengan harga Rp 9.000 per kg, dan MinyaKita Rp 13.000 per liter.
Selisih harga yang cukup banyak ini menurut Yeni sangat membantu masyarakat mendapatkan sembako murah. Apalagi di tengah naiknya harga sejumlah bahan pokok dalam beberapa waktu terakhir.
"Sangat membantu, mudah-mudahan harga bisa turun semua, kalau naik ya gimana ekonomi lagi kayak gini," ungkapnya.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan Pasar Murah akan digelar dari 14 hingga 21 Februari 2023. Adapun lokasinya berada di 17 Kapanewon di seluruh Kabupaten Sleman.
"Kegiatan Pasar Murah ini di wilayah Kabupaten Sleman diselenggarakan di beberapa lokasi dengan tujuan untuk menekan inflasi daerah. Pada hari ini, Pasar Murah diawali di Kantor Kapanewon Depok, Kapanewon Ngaglik dan Prambanan," ujar Kustini.
Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta, Muhammad Attar Rizal menyebut dalam program Pasar Murah ini pihaknya menyiapkan 10 ton beras ditambah komoditas lain untuk lokasi Kapanewon Depok. Sementara di lokasi Prambanan dan Ngaglik disediakan 7 ton beras.
"Untuk seluruhnya (lokasi Pasar Murah) ada 120 ton beras di 17 titik. InsyaAllah semua berjalan dengan baik," terangnya.
Selain itu, Muhammad Attar Rizal juga menyampaikan bahwa persediaan beras yang ada di gudang Bulog relatif aman untuk menghadapi bulan puasa Ramadhan dan Idul Fitri. Stok beras juga akan terus bertambah seiring adanya panen.Â
Load more