GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angka Stunting Masih Tinggi, Petugas Gencarkan Edukasi pada Ibu Muda di Gunungkidul

Dukung upaya penanganan stunting di Provinsi DIY terutama di Kabupaten Gunungkidul, upaya edukasi kepada puluhan ibu muda serta remaja putri, tentang pencegahan stunting sejak usia dini terus di akukan. 
Jumat, 24 Februari 2023 - 10:30 WIB
Kegiatan cegah stunting di Kapanewon Panggang, Gunungkidul, Kamis (23/2/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Gunungkidul, tvOnenews.com - Mendukung upaya penanganan stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terutama di wilayah Kapanewon Panggang, Gunungkidul, upaya edukasi kepada puluhan ibu muda serta remaja putri, tentang pentingnya pencegahan stunting sejak usia dini terus di lakukan. 

Dokter spesialis anak, dr. Niken Iswarajati, mengatakan, permasalahan stunting menjadi tanggung jawab bersama dan harus ditangani secara serius. Hal ini menjadi penting, mengingat stunting bukan sekedar masalah tumbuh kembang anak, namun juga berdampak pada masa depan bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

dr. Niken yang juga dokter spesialis anak di RSUD Saptosari ini mengapresiasi intervensi yang dilakukan PT. Tripatra Engineering Constructor dalam mendukung pencegahan stunting di wilayah Panggang, Gunungkidul.

"Kami ucapkan terima kasih kepada ibu-ibu yang sudah membawa putra putri balitanya ke sini. Semoga dengan informasi ini dapat mendukung upaya pencegahan stunting," kata dr. Niken di Puskesmas Panggang, Kamis (23/2/2023).

Niken menambahkan, orangtua dapat mewaspadai potensi stunting dengan rutin membawa putra putri ke Posyandu, sehingga dapat dilakukan deteksi dini pada tumbuh kembang anak.

"Ya kan sekaligus intervensi nutrisi jika ditemukan potensi masalah tumbuh kembang anak," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Panggang II, Ridwan menyampaikan, kasus stunting di wilayah Puskesmas Panggang II sampai saat ini masih cukup tinggi, sehingga kegiatan CSR/TJSL ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan warga setempat.

"Di wilayah Panggang II kasus stunting masih terbilang tinggi. Hal tersebut tidak terlepas dari kondisi pola asuh, maupun situasi sekarang dengan banyaknya makanan cepat saji," ungkap Ridwan.

Tingginya stunting di wilayah ini, lanjutnya, akibat faktor dalam asupan makanan yang diberikan kepada anak-anak termasuk pola asuh dalam memperhatikan faktor psikologis anak, dimana tidak sedikit orang tua berfikir bahwa keinginan orang tua sama seperti keinginan anak.

Saat ini tercatat dari jumlah balita di wilayah Puskesmas Panggang II masih diangka 17-20 persen. 

"Sehingga pola motivasi serta sosialisasi penting dan perlu diberikan, sedangkan bagi anak-anak yang sudah stunting diperlukan perbaikan kualitas nutrisi anak," ujarnya. 

Terpisah, Head of Division Corporate Communication & Sustainability PT. Tripatra, Ninesiana Melinadona mengungkapkan, dukungan program TJSL yang dilakukan di Kapanewon Panggang menjadi kegiatan rutin yang digelar perusahaan, dalam mendukung penanganan masalah stunting di sejumlah daerah di DIY.

"Kami berharap dengan kegiatan berkelanjutan ini dapat meningkatkan kembali pemahaman masyarakat terkait stunting. Selain itu, diharapkan juga para orang tua dapat memahami dan menerapkan informasi yang didapat, sehingga tumbuh kembang anak bisa lebih baik, lebih sehat dan bisa lebih bermanfaat bagi keluarga dan negara," kata Ninesiana Melinadona. 

Melalui sinergi  yang dilakukan PT. Tripatra melalui TJSL, diharapkan dapat menekan angka kasus stunting. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah stunting kan dapat muncul mulai usia remaja, pranikah, hingga nikah. Terkait remaja dengan kondisi anemi dari 12 persen masih 10 persen sehingga pencegahan dari remaja dapat dilakukan dengan meminum obat penambah darah satu bulan sekali. 

Sementara untuk pranikah, dibangun dengan kerjasama bersama Kantor Urusan Agama (KUA) dalam pengelolaan kesehatan hingga nikah. Dan saat hamil dilakukan pemantauan yang semula 4 kali ditingkatkan menjadi 6 kali. (Ldhp/Buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Prabowo Tegaskan Bung Karno Milik Seluruh Bangsa: Maaf, Bukan Satu Partai!

Presiden Prabowo mengaku banyak mempelajari pemikiran dan ajaran Bung Karno. Sehingga, Prabowo pun menegaskan bahwa Presiden RI ke-1 itu bukanlah milik satu partai saja.
Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia Heboh Sendiri, Kaitkan Mees Hilgers ke Selangor FC

Media Malaysia kaitkan Mees Hilgers dengan Selangor FC. Bek Timnas Indonesia itu langsung jadi sorotan di tengah nasibnya dengan FC Twente yang belum jelas.
KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

KDM Beberkan 3 Faktor Penyebab Utama Membuat Nasib Buruh Perkebunan BUMN Jadi Prihatin

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mengaku sangat prihatin terhadap nasib buruh perkebunan milik BUMN. Bahkan KDM sebut upah buruh tersebut
Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sempat Bikin Orangtua Khawatir, Tabiat Asli Ocha Siswi Viral yang Protes Juri LCC MPR RI Diungkap Orang Terdekat

Sosok Ocha mendadak viral setelah keberaniannya memprotes keputusan juri dalam final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI. Sang ayah ungkap kebiasaannya.
HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

HUT ke-84, Jusuf Kalla Singgung Perdamaian: Tidak Boleh Diumbar

Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK menyampaikan bahwa dirinya masih terlibat dalam upaya perdamaian konflik di dua negara. Hal itu
Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

Daftar 6 Pemain Diaspora yang Diprediksi Masuk Radar John Herdman untuk Dinaturalisasi Timnas Indonesia, Siapa Saja?

John Herdman memberi kode memantau enam pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia, dan AS untuk proyek regenerasi Timnas Indonesia, siapa saja sosoknya?

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT