GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhir Pekan di Yogyakarta Mau Kemana? Yuk ke Pasar Kangen di Polda DIY

Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menghadirkan sesuatu yang berbeda pada akhir pekan ini. Mereka akan menggelar Pasar Kangen yang selama ini menjadi salah satu ikon seni budaya di DIY.
Rabu, 15 Maret 2023 - 17:36 WIB
Wakapolda DIY bersama seniman Pasar Kangen 2023.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menghadirkan sesuatu yang berbeda pada akhir pekan ini. Mereka akan menggelar Pasar Kangen yang selama ini menjadi salah satu ikon seni budaya di DIY.

Pasar Kangen bertajuk Wiwitan Pasa (dimulainya puasa) ini akan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu, 17-19 Maret 2023. Tradisi Wiwitan Pasa ini dirancang dan disiapkan sebagai ikhtiar untuk mengawali bulan suci Ramadhan 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memadukan atmosfer religiusitas dengan kesenian serta gerakan ekonomi kerakyatan bernama "Pasar Kangen". Tahun 2023 Polda DIY ikut menyelenggarakan Wiwitan Pasa sebagai bukti keistimewaan Yogyakarta serta sebagai wahana membangun persaudaraan dan persatuan," kata Wakapolda DIY Brigjend R. Slamet Santoso saat jumpa pers di kantornya, Rabu (15/3/2023).

Dijelaskan Wakapolda, kegiatan ini sebagai upaya Polda DIY untuk membuka diri sekaligus menciptakan ruang silaturahmi antara polisi, pelaku seni, dengan masyarakat umum. Selain itu, juga bertujuan mengawali ibadah puasa dengan kesucian lahir dan batin.

"Juga meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UMKM, dan menampilkan Yogyakarta sebagai kota budaya melalui kolaborasi antara petugas keamanan dengan para pelaku seni," terangnya.

Salah seorang seniman, Butet Kertaradjasa mengatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya kantor polisi digunakan sebagai acara seni budaya seperti Pasar Kangen. Masyarakat bisa datang ke kantor polisi dengan suasana gembira, sambil menikmati seni budaya serta kuliner.

"Orang biasanya datang ke kantor polisi karena sedang bermasalah dengan hukum, datang dengan rasa cemas dan takut. Namun lewat Wiwitan Pasa menjadikan orang bisa datang untuk melihat lukisan dan menikmati Pasar Kangen," ujar Butet.

Panitia Pasar Kangen, Ong Hari Wahyu menjelaskan ada sekitar 101 tenant yang akan dihadirkan dalam Pasar Kangen 2023. Mulai kerajinan, pameran lukisan, barang bekas, pertunjukan seni budaya, hingga kuliner Nusantara jaman dulu (jadul).

"Jadi tidak sekedar kuliner Jawa tapi nusantara. Kita harus mempertahankan kuliner nusantara yang menjadi makanan tradisi kita, di tengah banyaknya kuliner dari mancanegara," ungkapnya.

Ong menambahkan, Pasar Kangen 2023 juga akan menghadirkan wahana khusus anak-anak. Wahan itu bernama Taman Lalu Lintas.

"Ini penting karena anak-anak sejak dini harus dilatih tentang berlalu lintas, agar nanti saat dewasa bisa tertib berlalu lintas," ucapnya.

Jumadi Alfi, salah seorang pelukis menyampaikan bahwa Pasar Kangen 2023 juga akan menampilkan pameran lukisan dari 60 seniman. Menariknya, lokasi pameran lukisan berada di ruang tamu Kapolda DIY yang berada di lantai 3 gedung Mapolda DIY.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya banyak seniman yang mau ikut tapi karena keterbatasan ruang maka hanya 60 yang kita pamerkan. Salah satunya lukisan dari bapak Kapolri pertama Indonesia, pak Hoegeng," jelasnya.

Guna mengantisipasi membludaknya pengunjung, Polda DIY dan panitia sudah menyiapkan 5 kantong parkir di sekitar Mapolda DIY. Seluruh parkir baik roda dua maupun roda empat tidak dipungut biaya alias gratis. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dititipkan ke Pamannya, Balita 4 tahun di Surabaya Malah Jadi Korban Kekerasan

Dititipkan ke Pamannya, Balita 4 tahun di Surabaya Malah Jadi Korban Kekerasan

Balita perempuan berusia empat tahun di Kota Surabaya diduga menjadi korban penyiksaan oleh paman dan bibinya di sebuah kamar kos kawasan Bangkingan Timur.
Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Polisi Malaysia menyelidiki kematian lima sekeluarga di Kuantan. Kepala keluarga diduga menyerang anggota keluarga sebelum bunuh diri, motif masih didalami.
Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Bek Asing Persib Federico Barba Janji Mati-matian Balikkan Agregat dari Ratchaburi

Persib dalam situasi tertinggal di babak 16 besar  AFC Champions League Two 2025/2026. Pada laga leg pertama, tim asuhan Bojan Hodak kalah dengan skor telak 0-3 di Thailand.
Setelah Lewis Hamilton, Kini Giliran Max Verstappen yang Kritik Regulasi Baru F1 2026, Berani Sebut Mobil Musim Ini...

Setelah Lewis Hamilton, Kini Giliran Max Verstappen yang Kritik Regulasi Baru F1 2026, Berani Sebut Mobil Musim Ini...

Regulasi baru F1 2026 kembali menuai sorotan tajam. Kali ini, giliran pembalap tim Red Bull Racing asal Belanda, Max Verstappen yang melontarkan kritik terbuka.
Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper di Brebes Diringkus Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Motifnya

Pelaku Mutilasi Mayat dalam Koper di Brebes Diringkus Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Motifnya

Kasus mutilasi yang terjadi di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Brebes, yang terjadi Senin (16/2/2026) kemarin, berhasil diungkap Satreskrim Polres Brebes.
12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Pisces Dapat Bonus, Libra Keuntungan dari Kerja

12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Pisces Dapat Bonus, Libra Keuntungan dari Kerja

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 18 Februari 2026 aries hingga pisces, lengkap dengan angka hoki dan 3 zodiak paling beruntung secara finansial besok.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT