GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahapan Pemilihan Dimas Diajeng Kota Yogyakarta 2023 Mulai Digelar, Berikut Rangkaiannya

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta akan menyelenggarakan Pemilihan Dimas Diajeng Kota Jogja. Tahapan pemilihan berlangsung mulai 25 Februari – 29 Maret 2023.
Rabu, 15 Maret 2023 - 23:00 WIB
Suasana jumpa pers Pemilihan Dimas Diajeng Yogyakarta 2023, Rabu (15/3/2023)
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta akan menyelenggarakan Pemilihan Dimas Diajeng Kota Jogja. Tahapan pemilihan berlangsung mulai 25 Februari – 29 Maret 2023.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk upaya yang dilakukan untuk menghasilkan generasi muda sebagai duta pariwisata Kota Yogyakarta yang inspiratif dan siap mengembangkan pariwisata yang berbasis budaya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Andrini Mirawamati menyebutkan, bahwa salah satu hal yang menjadi perhatian kami adalah kepesertaan pada kegiatan tersebut.

"Diharapkan generasi muda asli Kota Yogyakarta akan antusias menjadi peserta ajang dimaksud agar mampu merepresentasikan potensi lokal Yogyakarta secara lebih optimal," ungkasnya.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu cara untuk mewadahi gerakan generasi muda yang peduli akan Pariwisata dan Kebudayaan di Kota Yogyakarta sekaligus bertujuan untuk membentuk karakter generasi muda yang meliputi Sawiji yang berarti konsentrasi tinggi atau penjiwaan total, Greget yang bermakna semangat tanpa bertindak kasar, Sengguh yang berarti penuh percaya diri namun rendah hati, dan Ora Mingkuh yang berarti pantang mundur dan disiplin diri, hal tersebut sesuai dengan semangat yang diusung oleh Paguyuban Dimas Diajeng Jogja yaitu Muda, Dinamis dan Berbudaya.

"Bentuk nyata dari Paguyuban Dimas Diajeng Jogja sebagai bagian dari komitmen untuk ikut membangun Yogyakarta pada dasarnya tidak hanya sebatas mengikuti kegiatan kegiatan tematik dan protokoler kedinasan yang selama ini lebih sering terdengar oleh publik," ungkap Andrini.

Lebih dari itu, Paguyuban Dimas Diajeng Jogja sejak tahun 2005 telah berhasil melakukan pencapaian yang berarti dengan terselenggaranya beberapa program dalam bidang pariwisata, sosial, budaya dan kemasyarakatan seperti: Dimas Diajeng Goes to School, Olimpiade Museum, Bakti Roso lan Sosial Dimas Diajeng (Barokah), Science Film Festival, Sadar Wisata Pelajar dan lain-lain, dimana keseluruhan program tersebut sejatinya merupakan salah satu upaya pembuktian oleh Paguyuban Dimas Diajeng Jogja dalam melestarikan nilai-nilai budaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diharapkan bagi Dimas dan Diajeng terpilih nantinya akan menjadi icon Pariwisata dan Budaya Kota Yogyakarta yang dapat membawa nama baik Yogyakarta di tingkat Nasional maupun Internasional sehingga Kota Yogyakarta dapat dikenal secara luas," pungkas Andrini. 

Berikut Proses Rangkaian Pemilihan Dimas Diajeng Kota Jogja 2023

• Pendaftaran & Verifikasi, 25 Februari – 29 Maret 2023

• Psikotest, 8 Apri 2023

• Deep Interview, 16 April 2023

• Pertemuan Perdana, 28 April 2023

• Pembekalan, 13 – 27 Mei 2023

• Culture Amazing Race, 28 Mei 2023

• Unjuk Bakat, Juni 2023

• Karantina, Juni 2023

• Grand Final, Juni 2023. (Nur/Buz) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT