GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lereng Gunung Merapi Dinilai Cocok untuk Kembangkan Agrotourism Bernilai Ekspor

Produk pertanian Indonesia memiliki kekhasan dan juga potensi yang bagus untuk pasar Internasional. Salah satunya adalah pengembangan padi atau beras organik.
Jumat, 11 Agustus 2023 - 10:08 WIB
Petani milenial dari berbagai kota di Indonesia mendapat pelatihan dari Kementan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, tvOnenews.com - Produk pertanian Indonesia memiliki kekhasan dan juga potensi yang bagus untuk pasar Internasional. Salah satunya adalah padi atau beras organik.

Project Management Unit UPLAND Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Farakka Sari mengatakan, saat ini beras organik memiliki pasar yang cukup besar peminatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kenapa? Karena memang pasarnya terbuka luas karena sekarang konsumen banyak memilih produk yang sehat, higienis," kata Farakka Sari saat memberikan pelatihan kepada perwakilan petani dari seluruh Indonesia di Grand Mercure Hotel, Kamis (10/8/2023).

Dijelaskan dia, menanam padi organik juga bukan perkara sulit. Bahkan, sangat cocok untuk dikembangkan di kawasan dataran tinggi seperti lereng Gunung Merapi.

Dengan udara yang sejuk, kawasan lereng Merapi yang meliputi empat kabupaten, Sleman, Magelang, Klaten, dan Boyolali, juga cocok untuk pengembangan Agrotourism atau wisata berbasis pertanian.

Hal ini sudah dilakukan di kawasan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Di sana, ribuan hektare lahan persawahan sudah ditanami padi organik.

Farakka mencontohkan, satu kelompok tani di Sawangan, Magelang, bisa menghasilkan hingga 8 ribu ton beras organik. Namun jumlah itu masih kurang karena banyaknya permintaan dari konsumen.

Potensi pangsa pasar beras organik menurut Farakka juga tidak hanya di tingkat nasional, tapi juga internasional. Untuk nasional, biasanya datang dari kota-kota besar. 

"Kalau luar negeri dari Eropa, Amerika, Timur Tengah. Cuma kalau Eropa dan Amerika mereka punya standar yang lebih tinggi, kalau mau menjual ke sana kita harus apply sertifikasi organik dengan standar mereka," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Farakka menambahkan, pihaknya mengajak para petani untuk membangun kemandirian melalui korporasi. Sebab korporasi sangat penting agar petani memiliki usaha yang kuat dan bisa membiayai diri mereka sendiri, sehingga bisa sebagai pondasi untuk menjadi pengekspor produk pertanian.

"Dengan pelatihan manajemen ekspor ini diharapkan menjadi pondasi bagi kelembagaan petani yang tergabung dalam korporasi petani untuk bisa memulai menyiapkan kelembagaannya menjadi pengekspor produk dari petani anggotanya," pungkasnya. (apo/buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Pelaku Curanmor Beraksi di Siang Bolong Pakai Senpi di Tanjung Duren

Viral Pelaku Curanmor Beraksi di Siang Bolong Pakai Senpi di Tanjung Duren

Viral di media sosial memperlihatkan sekelompok pelaku pencurian sepeda motor beraksi diduga menggunakan senjata api di Gang Manggis XVIII Tanjung Duren Selatan
Polisi Kejar Pelaku Pembuangan Sampah Liar di Kali Sen Kulon Progo, Ini Ancaman Sanksinya

Polisi Kejar Pelaku Pembuangan Sampah Liar di Kali Sen Kulon Progo, Ini Ancaman Sanksinya

Aparat kepolisian tengah memburu terduga pelaku pembuangan sampah liar di Pedukuhan Bugel II, Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.
Ketua BEM UGM Sebut Mitra MBG Raup Keuntungan Rp1,8 Miliar per Tahun, BGN Sebut Itu Asumsi Fiktif yang Tidak Berdasar

Ketua BEM UGM Sebut Mitra MBG Raup Keuntungan Rp1,8 Miliar per Tahun, BGN Sebut Itu Asumsi Fiktif yang Tidak Berdasar

Video Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto yang menyebut mitra Makan Bergizi Gratis (MBG) meraup keuntungan hingga Rp1,8 miliar per tahun viral di media sosial. 
Sentil Kapolri, DPR Ultimatum Satu Bulan Harus Selesai Bereskan Polisi Nakal: Tak Ada Ampun Lagi

Sentil Kapolri, DPR Ultimatum Satu Bulan Harus Selesai Bereskan Polisi Nakal: Tak Ada Ampun Lagi

Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan melontarkan peringatan keras kepada Kapolri, buntut rentetan kasus yang menyeret polisi dalam dua pekan terakhir.
Singgung Regulasi Super League, Persija Tinggalkan Kiper Asing di Laga Tandang Vs Malut United

Singgung Regulasi Super League, Persija Tinggalkan Kiper Asing di Laga Tandang Vs Malut United

Pelatih Persija, Mauricio Souza memilih tidak membawa sang kiper asing, Carlos Eduardo dalam lawatan ke Stadion Gelora Kieraha, Ternate.
Perjalanan Jauh Demi Lawan Malut United, Ini Alasan Persija Lepas Latihan Jelang Laga di Ternate

Perjalanan Jauh Demi Lawan Malut United, Ini Alasan Persija Lepas Latihan Jelang Laga di Ternate

Pelatih Persija, Mauricio Souza memilih fokus pada pemulihan kondisi pemain ketimbang memaksakan official training di Stadion Gelora Kie Raha.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Rupanya Lulusan Paket C, Jati Diri Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas-bahas Usai Kritik Program MBG

Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan hangat usai dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Bak Bumi dan Langit! Duel Statistik Ole Romeny vs Striker Eropa Berdarah Jakarta yang Masuk Radar Timnas Indonesia

Di tengah sorotan terhadap performa Ole Romeny yang belum maksimal, muncul nama Jelte Pal, penyerang berdarah Jakarta yang sedang tampil tajam di Liga Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT