News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Gejayan Memanggil, Ini Poin Tuntutan Jaringan Gugat Demokrasi Yogyakarta untuk Presiden Jokowi

Ratusan elemen masyarakat yang menamakan dirinya Jaringan Gugat Demokrasi (Jagad) menyampaikan tuntutan atas ketamakan rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi). 
Senin, 12 Februari 2024 - 20:49 WIB
Jaringan Gugat Demokrasi di Yogyakarta saat unjuk rasa di Simpang Tiga Gejayan, Senin (12/2/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Ratusan elemen masyarakat yang menamakan dirinya Jaringan Gugat Demokrasi (Jagad) menyampaikan tuntutan atas ketamakan rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Sebanyak 12 poin disampaikan oleh Humas Jaringan Gugat Demokrasi (Jagad) di sela aksi Gejayan Memanggil yang berlangsung di Simpang Tiga Gejayan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (12/2/2024) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Humas Jagad, Imam Maulana mengatakan, Jaringan Gugat Demokrasi lahir dari keresahan mendalam yang dirasakan rakyat di bawah Rezim Jokowi. 

Jaringan Gugat Demokrasi menjadi representasi tekad bukan hanya menjadi saksi ketidakpuasan atas pengebirian sistem demokrasi hari ini melainkan juga pemberontak atas rezim Jokowi beserta kroninya. 

"Jaringan Gugat Demokrasi hadir sebagai suara kolektif perlawanan untuk mengajak setiap lapisan masyarakat berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang demokratis dan adil. Tentunya sekali lagi hanya bisa dicapai dengan menghancurkan dan mengadili rezim Jokowi," kata Imam di sela aksi. 

Terlebih hari ini, para elit oligarki mulai menebar janji untuk menggaet hati dan mendapatkan suara rakyat menjelang pesta demokrasi yang tinggal dua hari lagi.

Meskipun saat ini, para elit oligarki terpecah dalam berbagai kubu namun sejatinya mereka akan kembali terkonsolidasi dalam satu kekuasaan. Selanjutnya, membagi-bagi porsi kekuasaan dan jabatan serta mengabaikan tuntunan dan hak rakyat. 

Oleh karena itu, Jaringan Gugat Demokrasi menuntut untuk merevisi Undang-Undang (UU) Pemilu dan UU Partai Politik oleh badan independen. Karena menurutnya, kedua UU tersebut sangat cacat karena diatur oleh sistem yang sangat jauh dari kata Demokrasi yaitu sistem oligarki.

Selanjutnya, mengadili Jokowi dan kroni-kroninya, menuntut permintaan maaf kaum intelektual dan budayawan yang mendukung politik dinasti seperti Budiman Sujatmiko dan sebagainya. Serta mencabut UU Cipta Kerja dan Minerba.

Kemudian, menghentikan politisasi bansos yang terjadi belakangan terakhir ini. Serta menghentikan perampasan tanah yang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

"Juga menghentikan operasi militer, tuntaskan pelanggaran HAM dan memberikan hak untuk menentukan nasibnya sendiri bagi bangsa West Papua. Dan jalankan pengadilan HAM," imbuh Imam. 

Adapun tuntutan lainnya yaitu menghentikan kriminalisasi terhadap pejuang lingkungan dan demokrasi, menyegerakan UU Pekerja Rumah Tangga disahkan dan pendidikan gratis bagi seluruh warga Indonesia. 

Diberitakan sebelumnya, aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen dan elemen masyarakat lain diawali dengan memecahkan tujuh gentong dan membunyikan kentongan di depan Bundaran UGM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian aksi dilanjutkan dengan long march menuju Simpang Tiga Gejayan dengan membawa sejumlah spanduk. Massa memblokade jalan tersebut sehingga arus lalu lintas dialihkan oleh kepolisian setempat. 

Usai penyampaian orasi, sejumlah elemen masyarakat lalu membubarkan diri sekitar pukul 18.00 WIB. (scp/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veddriq Leonardo Optimistis Tatap Perempat Final Speed Putra Asian Games 2026

Veddriq Leonardo Optimistis Tatap Perempat Final Speed Putra Asian Games 2026

Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo mengaku optimistis menatap babak perempat final nomor speed putra Asian Games 2026. Peraih medali Olimpiade Paris 2024 itu tampil cukup gemilang di babak kualifikasi.
Atasi Laos dengan Mudah, Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia Bungkus Kemenangan di Laga Pertama Asian Games 2026

Atasi Laos dengan Mudah, Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia Bungkus Kemenangan di Laga Pertama Asian Games 2026

Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia mengawali langkah mereka di Asian Games 2026 nomor women's quadrant Grup B dengan hasil yang positif, Rabu 30 September.
Manchester City Kena Kasus, Thomas Tuchel Bicara Jujur soal Performa Para Pemain The Citizens di Timnas Inggris

Manchester City Kena Kasus, Thomas Tuchel Bicara Jujur soal Performa Para Pemain The Citizens di Timnas Inggris

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, berbicara jujur soal performa para pemain Manchester City yang sedang kena kasus. Marc Guehi dan Elliot Anderson bermain di laga kontra Republik Ceko.
Kenapa Masinis Kereta Argo Bromo Jadi Tersangka? Ini Hukuman hingga Pasalnya Imbas Kecelakaan KRL di Bekasi

Kenapa Masinis Kereta Argo Bromo Jadi Tersangka? Ini Hukuman hingga Pasalnya Imbas Kecelakaan KRL di Bekasi

Masinis kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka. Ada beberapa alasannya sehingga terancam dijerat hukuman sekitar 5-12 tahun penjara.
Syarat Wajib Jika Timnas Indonesia Ingin Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Bisa Tentukan Nasib Garuda

Syarat Wajib Jika Timnas Indonesia Ingin Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Bisa Tentukan Nasib Garuda

Timnas Indonesia masih berpeluang lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi kemenangan atas Bangladesh harus dibarengi selisih gol lebih baik dari Malaysia.
Nasib Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Pemain Asing Bisa Main di Turnamen Pramusim?

Nasib Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Pemain Asing Bisa Main di Turnamen Pramusim?

Menilik nasib Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026. Opposite asal Indonesia itu berpeluang debut lebih cepat bersama Hyundai Hillstate.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT