News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Beras Kian Melambung di Yogyakarta, Begini Penjelasan Sri Sultan Hamengku Buwono X

Harga beras di sejumlah wilayah termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus melambung. 
Jumat, 23 Februari 2024 - 09:47 WIB
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwana X.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Harga beras di sejumlah wilayah termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus melambung. 

Berdasarkan pemantauan tvOnenews.com belum lama ini di Pasar Kranggan, Kota Yogyakarta, beras medium dijual seharga Rp 14.500-15.500 per kilogram (kg). Sementara, beras premium seharga Rp 16.500-17.000 per kg. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai strategi disiapkan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk mengatasi persoalan tersebut sekaligus mengendalikan inflasi di daerah ini. 

"Kalau kita itu bagaimana menyediakan stok, menyediakan barang-barang itu agar (harga beras) tidak naik secara signifikan. Sekarang menjaga stabilitas itu bisa dilakukan berarti pasokan harus jelas. Kalau gak, nanti inflasi akan terjadi fluktuatif makin tinggi bukan makin turun," kata Sri Sultan Hamengku Buwono X, Gubernur DIY, Kamis (22/2/2024). 

Raja Keraton Yogyakarta tersebut menyampaikan, pemerintah telah mengupayakan untuk memenuhi kebutuhan beras secara impor.

"Kalau beras itu sudah impor, sebetulnya tidak ada masalah. Hanya, mungkin kualitas itu tidak sesuai ekspektasi dari konsumen. Karena di Yogya ini, kesadaran kesehatan tinggi. Jadi maunya pilih beras wae milih sing enak nak ra enak ra gelem. Beras Bulog sok ora gelem," ungkap Sultan.

Di sisi lain, kenaikan harga beras juga disebabkan oleh faktor cuaca. Mestinya, periode November-Desember memasuki musim tanam. Namun karena terjadi hujan lebat, musim tanam mengalami sedikit keterlambatan.

"Jadi mestinya Maret sudah panen besar, tapi Maret baru panen yang kecil mungkin April baru panen besar ya. Jadi kan mundur masalahnya disitu," ucap Sultan. 

Selain beras, faktor cuaca juga mempengaruhi musim tanam bahan pangan lain seperti cabai, bawang merah, bawang putih dan kubis yang tidak tahan dengan air. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sultan menyebut, kenaikan harga komoditas pangan terjadi karena jumlah kebutuhan dengan pasokan barang tidak seimbang. Namun yang terpenting, kenaikan harga turut memberikan keuntungan bagi petani. 

"Harapan saya (harga) naik itu bagian pedagang atau sebenarnya petani dapat bagian dari kenaikan itu. Kalau dapat bagian berarti nanti Kuartal III mesti ada laporan BPS daya beli petani naik gak, akan kelihatan disitu. Kalau tidak naik kan berarti kenaikan harga ini sik untung hanya pedagang, petani tidak mendapatkan," pungkas Sultan. (scp/buz) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Pemain Incaran Gagal Didapatkan, Inter Milan Ubah Rencana Transfer Musim Panas: 5 Bintang Anyar Bakal Diboyong

Inter Milan harus menyusun ulang strategi mereka di bursa transfer musim panas usai sjumlah target yang masuk dalam daftar prioritas dipastikan gagal dibeli.
4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

4 ABK WNI Masih Disandera Perampok Somalia, Ini yang Akan Dilakukan Pemerintah untuk Pembebasan

Empat anak buah kapal (ABK) yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) masih disandera perampok Somalia sejak April 2026.
Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Alasan Pelatih Norwegia Tak Mainkan Haaland dan Odegaard Kontra Prancis

Keputusan berani sekaligus kontroversial diambil oleh pelatih Timnas Norwegia Stale Solbakken dalam laga pamungkas babak penyisihan Grup I Piala Dunia 2026, ...
Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Silsilah Kelam Keluarga Taufik Hidayat: Adik OD, Ibu Stres hingga Wafat, hingga Kakak Tukang Mabuk

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan brutal yang menimpa perempuan berinisial YTR (29) oleh tersangka Taufik Hidayat (30) terus menguliti fakta-fakta men-..
Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026: Semifinal! Timnas Voli Indonesia U-18 Tantang Vietnam yang Sempurna di Fase Grup

Link Live Streaming Princess Cup 2026 yang kini memasuki babak semifinal di mana Timnas Voli Indonesia U-18 akan melakoni laga kontra Vietnam.
sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT