News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jasad Wanita Ditemukan Membusuk di Indekos Yogyakarta, Begini Kesaksian Tetangga Korban

Polisi masih terus menyelidiki tewasnya perempuan inisial FD (23) warga Tridadi, Sleman yang ditemukan di sebuah indekos Jalan Krasak, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta
Selasa, 27 Februari 2024 - 12:34 WIB
Indekos H (30) di Jalan Krasak, Kelurahan Kotabaru, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Polisi masih terus menyelidiki tewasnya perempuan inisial FD (23) warga Dusun Jaban, Kalurahan Tridadi, Kabupaten Sleman yang ditemukan di sebuah indekos Jalan Krasak, Kelurahan Kotabaru, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta pada Sabtu (24/2/2024) malam.

Jasad korban ditemukan membusuk di dalam indekos yang ditinggali oleh pria inisial (H), seorang pegawai di sebuah kafe di Kota Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut kesaksian warga sekitar, Suwarto mengaku, tidak mencium bau busuk karena saat itu dirinya sedang bekerja. Adapun, bau busuk seperti bangkai tikus tercium oleh istrinya yang sedang menyapu di belakang rumah dekat lokasi kejadian.

"Sabtu pagi, istri saya merasa ada bau seperti bangkai tikus. (Bau bangkai) tercium pagi saja kemudian hilang ya mungkin kebawa angin," kata dia, Selasa (27/2/2024).

Suwarto menyebut, penghuni indekos inisial H itu merupakan sosok yang pendiam sehingga jarang ketemu. 

"Ketemu (penghuni indekos inisial H) jarang. Emang dia pendiam. Saya sebagai tetangga, dia (H) jarang bergaul," ucapnya.

Adapun, ia sesekali pernah ketemu dengan H ketika menegur laki-laki itu yang membuang sampah sembarangan di dekat rumahnya. 

Suwarto mengatakan, H tinggal di lantai 2 indekos tersebut. Memang di lantai 2 tersebut banyak kamar namun yang disewakan hanyak 1 kamar.

Selain itu, indekos itu berada dalam gang sempit sehingga sangat sepi karena induk semangnya berada di wilayah lain.

Senada tetangga lainnya, Farel mengatakan, meski sudah tinggal di indekos itu selama setahun namun yang bersangkutan jarang berinteraksi dengan warga sekitar. H hanya keluar indekos ketika berangkat dan sepulang kerja.

Diberitakan sebelumnya, penyebab kematian FD terkuak dari proses otopsi yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Hasilnya, ditemukan belasan luka akibat senjata tajam (sajam) di beberapa bagian tubuh korban. Adapun luka dibagian leher yang menyebabkan korban meninggal dunia.

"Ada 11 luka tusukan atau sayatan di leher, tangah dan tubuh korban. (Luka) di leher karena memutus saluran pernapasan. Ini yang menyebabkan korban meninggal," kata Kombes Pol Aditya Surya Dharma, Kapolresta Yogyakarta, Senin (26/2/2024) kemarin.

Selain itu, korban diperkirakan meninggal 3-4 hari sebelum akhirnya ditemukan.

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di indekos tersebut, kata Aditya, ditemukan 1 tas beserta identitas milik korban.

Diketahui, korban merupakan warga Kabupaten Sleman. Berdasarkan data di KTP yang ditemukan polisi, korban inisial FD usia 23 tahun berstatus pelajar atau mahasiswa.

Polisi telah memeriksa 6 orang saksi. Serta, akan mendalami hubungan antara korban dan H yang merupakan penghuni atau penyewa indekos tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Masih didalami. Kami kumpulkan keterangan dari saksi-saksi baik pemilik kos, teman H dan pihak keluarga korban," ucap Aditya.

Sekarang ini, polisi juga tengah mencari keberadaan laki-laki inisial H tersebut. Harapannya, kasus ini segera terungkap. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bojan Hodak Tak Keberatan Laga Persija Vs Persib Digelar dengan Kehadiran Jakmania

Bojan Hodak Tak Keberatan Laga Persija Vs Persib Digelar dengan Kehadiran Jakmania

Sebelum pengumuman pertandingan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026), Persib Bandung tetap santai dengan keputusan akhir. 
Rp10,65 Triliun Digelontorkan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera Dikebut, Huntara Nyaris Tuntas

Rp10,65 Triliun Digelontorkan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera Dikebut, Huntara Nyaris Tuntas

Pemerintah pusat mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Waketum PSI Bro Ron Dipolisikan Balik Oleh Terduga Pelaku Pemukulan, Soal Penganiayaan

Waketum PSI Bro Ron Dipolisikan Balik Oleh Terduga Pelaku Pemukulan, Soal Penganiayaan

Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ronald Aristone Sinaga alias Bro Ron dilaporkan balik ke polisi oleh terduga pelaku pemukulan dirinya.
Jakmania Tetap Diizinkan Hadir di Laga Persija Vs Persib, Stadion Segiri Tetap Tanpa Bobotoh

Jakmania Tetap Diizinkan Hadir di Laga Persija Vs Persib, Stadion Segiri Tetap Tanpa Bobotoh

Sempat kesulitan mencari kandang, Persija akhirnya memilih Stadion Segiri, Samarinda untuk menjamu Persib pada Minggu (10/5/2026). 
Alami Spin di Awal Balapan F1 GP Miami 2026, Max Verstappen Ternyata Mengira Kalau Dirinya...

Alami Spin di Awal Balapan F1 GP Miami 2026, Max Verstappen Ternyata Mengira Kalau Dirinya...

Awal balapan di Grand Prix Miami nyaris berakhir buruk bagi Max Verstappen setelah mobilnya berputar di Tikungan 2.
Curahan Hati Seorang Ibu Langsung Dijawab Sherly Tjoanda, Gubernur Malut itu dapat Kecupan Kasih Sayang

Curahan Hati Seorang Ibu Langsung Dijawab Sherly Tjoanda, Gubernur Malut itu dapat Kecupan Kasih Sayang

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda mendapatkan kecupan kasih sayang saat dirinya kunjungan kerja bersama komisi V DPR di Ternate.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT