GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengeroyokan saat Malam Takbiran di Yogyakarta

Polisi menangkap dua pelaku pengeroyokan di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta saat malam takbiran pada Selasa (9/4/2024) lalu.
Rabu, 17 April 2024 - 15:35 WIB
Kapolsek Mergangsan, AKP Fitri Anto Heri Nugroho (tengah) didampingi jajarannya saat gelar rilis kasus, Rabu (17/4/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Polsek Mergangsan berhasil menangkap dua pelaku pengeroyokan di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Brontokusuman, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta saat malam takbiran pada Selasa (9/4/2024) lalu.

Kedua pria inisial EBK (25), warga Kotagede, Yogyakarta yang berdomisili di Tirtonirmolo, Kasihan, Kabupaten Bantul dan TM warga Keparakan Lor, Mergangsan, Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami berhasil mengamankan saudara EBK yang diduga telah melakukan pengeroyokan dan pengrusakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka EBK menunjuk TM dan dia mengakui semua perbuatannya," kata AKP Fitri Anto Heri Nugroho, Kapolsek Mergangsan saat rilis kasus di Polsek Mergangsan, Rabu (17/4/2024).

Polisi juga menyita barang bukti berupa sebuah bambu warna coklat dan satu unit mobil pick up warna hitam dengan nomor polisi AB 8761 MH.

 

Kronologi

Heri menerangkan, kejadian pengeroyokan bermula usai lomba takbir keliling. Kala itu, saudara Oki Nur Hidayat beserta rombongan beristirahat di depan Hotel Brongto, Mantrijeron Yogyakarta.

Namun tiba-tiba, rekannya bernama Nanda mengalami sesak napas kemudian pingsan. Selanjutnya, rekannya itu dinaikkan ke mobil pick up yang dikemudikan oleh saudara Trias Fajar Raharjo.

Saat itu, Nanda berada di tengah dan ada rekannya di pinggir serta tiga orang lainnya di belakang. Sementara, juga ada rekannya yang menggunakan motor di depan mobil untuk membuka jalan menuju ke Klinik Gading. Karena alat pemeriksaan disana kurang memadahi akhirnya dirujuk ke RS Wirosaban.

Kemudian, rekannya yang mengendarai motor membuka jalan melewati Jalan Tirtodipuran - Prawirotaman - Sisingamangaraja. Sesampainya di depan toko purnama, berpapasan dengan rombongan peserta takbir keliling yang berpakaian hitam-hitam memakai surban kotak-kotak corak hitam putih yang memenuhi jalan.

"Saat itu rekannya Oki bilang ke warga 'pak kritis pak kritis, emergency-emergency'. Lalu datang dua orang warga membukakan jalan. Kemudian rekannya Trias membunyikan klakson mobil. Tapi datang seorang pria sambil membawa balok kayu lalu berteriak ke arah Trias 'kowe meh nabrak aku' sebanyak 3 kali dan memukul," terang Heri.

Selanjutnya, datang lagi seorang pria yang menendang lampu utama mobil. Kemudian pria yang membawa kayu langsung memukul kaca depan mobil secara berulang-ulang.

Saat itu semakin banyak orang yang mendekati mobil dan saudara Oki hendak turun dari mobil namun tidak boleh malah mendapat pukulan. Akhirnya saudara Oki ditolong warga setelah beberapa kali mendapat pukulan.

Kejadian pengeroyokan tersebut lalu dilaporkan ke Polsek Mergangsan pada 15 April lalu. Kemudian polisi melakukan penyelidikan dan ditangkaplah kedua pelaku tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pemeriksaan polisi, kata Heri, pelaku EBK melakukan pengeroyokan karena terpengaruh minuman keras. Kini, polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap orang atau barang dengan ancaman 5 tahun 6 bulan penjara serta pasal 76 C jo pasal 80 Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan penjara. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti P3KHAM LPPM UNS nilai pemerintah harus memperhitungkan agar PP Kesehatan tidak membebani sektor tertentu, dengan lakukan uji proporsionalitas kebijakan
Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Megawati Hangestri kembali menunjukkan kelasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Bahkan sejak awal musim ia sudah “dianggap pemain asing”.
Ramai soal Pilpres 2029, Pengamat Sebut PDIP Bisa Mainkan ‘Kartu Truf’ Megawati

Ramai soal Pilpres 2029, Pengamat Sebut PDIP Bisa Mainkan ‘Kartu Truf’ Megawati

Analis komunikasi politik, Hendri Satrio, menilai Megawati Soekarnoputri masih layak diperhitungkan oleh PDI Perjuangan untuk didorong pada Pilpres 2029.
Jusuf Hamka: Banyak Lapangan Kerja Tercipta dari Program MBG

Jusuf Hamka: Banyak Lapangan Kerja Tercipta dari Program MBG

Tokoh Muslim Tionghoa, Jusuf Hamka atau Baba Alun menepis anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) mematikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ternyata Ini Alasan Persib Bandung Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo

Ternyata Ini Alasan Persib Bandung Pinjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo

Persib Bandung meminjamkan Febri Hariyadi ke Persis Solo. Simak alasan di balik keputusan tersebut serta pesan emosional sang winger untuk Bobotoh.
Usai Diakui Anak Kandung oleh Denada, Ressa Rossano Berubah Total Mendadak Acuh, Pengacara: Ada Upaya Bikin Gaduh

Usai Diakui Anak Kandung oleh Denada, Ressa Rossano Berubah Total Mendadak Acuh, Pengacara: Ada Upaya Bikin Gaduh

Setelah diakui anak kandung oleh penyanyi Denada, Ressa Rossano justru kini tiba-tiba menjadi acuh.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT