News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkot Yogyakarta Terapkan Skema Penyaluran Residu Sampah Organik dan Anorganik ke Depo, Berikut Jadwalnya

Penyaluran residu sampah organik dan anorganik hanya diperbolehkan untuk warga yang membuang sampah secara mandiri, gerobak sampah maupun motor roda tiga.
Sabtu, 13 Juli 2024 - 15:02 WIB
Skema jadwal penyaluran residu sampah organik dan anorganik ke tempat penampungan sampah atau depo Mandala Krida, Sabtu (13/7/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup menerapkan pemilahan residu sampah organik dan anorganik di wilayahnya.

Selanjutnya, penyaluran residu sampah ke tempat penampungan sampah atau depo mulai diberlakukan skema penjadwalan yang dibuka pukul 07.00 sampai 08.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari hasil residu organik dan anorganik yang sudah diolah oleh warga nantinya dapat disalurkan ke tempat penampungan sampah atau depo sesuai penjadwalan," kata Riyanto, Ketua Tim Kerja Operasional Penanganan Sampah, DLH Kota Yogyakarta, Jumat (12/7/2024).

Berdasarkan jadwal yang dirilis DLH Kota Yogyakarta, penyaluran residu sampah anorganik pada Senin dan Kamis. Kemudian residu sampah organik pada Selasa, Jumat dan Sabtu. Sementara pada Rabu dan Minggu libur.

Tentunya, penyaluran residu sampah organik dan anorganik hanya diperbolehkan untuk warga yang membuang sampah secara mandiri, gerobak sampah dan motor roda tiga. Sedangkan, sampah bahan berbahaya beracun (B3) ke tempat penyaluran yang disediakan ditiap kemantren.

Sekarang ini, DLH Kota Yogyakarta melakukan pengaturan angkutan menuju TPS3R di Nitikan, Kranon dan Karangmiri.

Untuk menunjang penyelesaian sampah, juga akan dilakukan uji coba insinerator untuk mendaur ulang sampah dalam skala besar.

Penjabat (Pj) Walikota Yogyakarta, Sugeng Purwanto menyampaikan bahwa pemilahan residu sampah sesuai surat edaran (SE) nomor 100.3.4/476 tentang pelaksanaan pengelolaan sampah dalam kegiatan masyarakat atau usaha di Kota Yogyakarta.

Menurutnya, konsistensi pemilahan sampah dari rumah tangga harus dilakukan secara masif. Ia pun mengajak masyarakat agar sesedikit mungkin menghasilkan sampah khususnya anorganik yang hanya bisa didaur ulang.

Sementara, sampah organik bisa dikelola secara mandiri oleh masyarakat dengan biopori, lubang sisa dapur (lusida), komposter dan menyalurkan ke mitra olah organik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sampah organik yang dihasilkan kalau tidak dikerjasamakan dengan masyarakat atau lokasi yang butuh akan menimbulkan tumpukan. Serta penyaluran sampah anorganik bisa lewat bank sampah," ucapnya. (scp/dan)

 
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Miliki Caps Terbanyak di Persija Bahkan Unggul dari Rizky Ridho, Ini Alasan Mauricio Souza Coret Alan Cardoso

Miliki Caps Terbanyak di Persija Bahkan Unggul dari Rizky Ridho, Ini Alasan Mauricio Souza Coret Alan Cardoso

Manajemen Persija sebelumnya secara resmi mengumumkan bahwa kerja sama dengan Alan Cardoso berakhir lebih cepat.
Horor Survival "Send Help" Tandai Kembalinya Sam Raimi ke Genre Asalnya

Horor Survival "Send Help" Tandai Kembalinya Sam Raimi ke Genre Asalnya

Sutradara legendaris Sam Raimi kembali ke genre horor melalui film terbarunya berjudul Send Help.
Nindya Karya Dorong Kualitas Pendidikan Lewat Rehabilitasi Sekolah Dasar di Jakarta

Nindya Karya Dorong Kualitas Pendidikan Lewat Rehabilitasi Sekolah Dasar di Jakarta

PT Nindya Karya merehabilitasi SDN 08 Cilandak Barat sebagai komitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan dan sarana belajar yang aman serta nyaman.
Atap Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Siswa Terpaksa Belajar di Lapang hingga Musala

Atap Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Siswa Terpaksa Belajar di Lapang hingga Musala

Atap plafon salah satu ruang kelas di lantai tiga SMP Negeri 60 Surabaya ambruk. Siswa terpaksa belajar di lapang hingga musala sekolah, ini kronologinya..
Kontras! Denada Pernah Bicara Soal Perjuangkan Kebahagiaan Anak, Kini Dituding Tak Akui Ressa

Kontras! Denada Pernah Bicara Soal Perjuangkan Kebahagiaan Anak, Kini Dituding Tak Akui Ressa

Pernyataan Denada soal perjuangan seorang ibu demi kebahagiaan anak kembali disorot, publik menilai ucapannya berbanding terbalik dengan kasusnya kini.
Yaqut hingga 2 Anggota DPR Tersangka Korupsi Belum Ditahan, KPK Ungkap Alasannya

Yaqut hingga 2 Anggota DPR Tersangka Korupsi Belum Ditahan, KPK Ungkap Alasannya

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan alasan pihaknya belum menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, serta dua anggota DPR Satori dan Heri Gunawan.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Jago Lemparan Jauh seperti Pratama Arhan, Bisakah Gelandang Islandia Berdarah Jakarta Ini Dipanggil ke Timnas Indonesia?

Disandingkan dengan Pratama Arhan karena bisa ciptakan lemparan jauh jadi sebuah peluang, bisakah gelandang Serie A berdarah Jakarta ini bela Timnas Indonesia?
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Reaksi Keras Publik Belanda Usai Ajax Selangkah Lagi Gaet Maarten Paes: Hentikan! Dia Bukan Kiper Top

Ajax Amsterdam dikabarkan selangkah lagi mendatangkan Maarten Paes, kiper FC Dallas sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia. Begini reaksi publik Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT