News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PTM 100 Persen di Sleman, Guru Belum Vaksin Dilarang Mengajar

Kabupaten Sleman mulai menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen, Senin (17/1/2022). Tenaga pendidik yang belum vaksin dilarang mengajar tatap muka.
Selasa, 18 Januari 2022 - 07:28 WIB
Suasana PTM 100 persen di SMP N 3 Sleman, DIY
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman mulai menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen, Senin (17/1/2022). Namun untuk PTM 100 persen ini, guru dan tenaga pendidik yang belum menerima vaksin dilarang mengajar secara tatap muka.

"Guru atau tendik yang belum vaksinasi dilarang untuk mengajar tatap muka di depan kelas," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Ery Widaryana, Senin (17/1/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dijelaskan Ery, penerapan PTM 100 persen salah satunya mengacu pada hasil evaluasi yang dilakukan selama dua pekan terakhir. Selama waktu itu tidak ditemukan penularan atau penambahan kasus positif Covid-19 di sekolah.

"Kemudian juga kita pastikan bahwa setelah dua minggu paska liburan ini di Kabupaten Sleman tidak ada lonjakan kasus," ungkapnya.

Terkait jam pelajaran, Ery menyebut sudah menyiapkan aturan berbeda di setiap jenjang. Untuk jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), pembelajaran dilakukan paling lama 4 jam sehari dengan tiap jam pelajaran masing-masing 30 menit.

Kemudian untuk Sekolah Dasar (SD) kelas 1 dan kelas 2, satu jam pelajaran dilakukan selama 30 menit dengan beban belajarnya selama 30 jam per minggu. Untuk kelas 3, jam pelajaran masih sama yakni 30 menit tetapi beban belajar satu minggu adalah 32 jam pelajaran.

"Kemudian untuk kelas 4 sampai 6, per jam pelajaran 35 menit dengan beban belajar maksimal 34 jam per minggu," terangnya.

Sedangkan untuk jenjang SMP, beban belajar dalam satu minggu adalah 36 jam dengan satu jam pelajaran 40 menit. Ery berharap seluruh sekolah bisa menyesuaikan pengaturan jadwal pembelajaran dan pemberian materi kepada siswa.

"Kita harapkan betul, pengaturan istirahat ini juga betul-betul dikendalikan agar anak-anak bisa dikomunikasikan dengan baik tidak terjadi kerumunan-kerumuan yang ada," harapnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Sleman Arif Susilo Pambudi menyambut gembira dimulainya PTM 100 persen. Terlebih hal ini sejalan dengan aspirasi orang tua siswa yang menginginkan anaknya mendapatkan pelayanan pembelajaran secara tatap muka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan PTM ini diyakini akan meningkatkan daya serap anak terhadap pelajaran yang diberikan," katanya.

Menurut Arif, sekolahnya sudah menyiapkan sejumlah cara untuk menegakkan protokol kesehatan kepada siswa. Penegakan ini dilakukan sejak sebelum dimulainya jam pelajaran hingga saat pulang sekolah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebabkan Pemadaman di Cilangkap, Dugaan Pencurian Kabel Gardu Listrik Diselidiki

Sebabkan Pemadaman di Cilangkap, Dugaan Pencurian Kabel Gardu Listrik Diselidiki

Dugaan pencurian kabel gardu listrik yang menyebabkan pemadaman listrik di kawasan Cilangkap Baru, Jakarta Timur, diselidiki.
Viral Video Jambret Kalung di Jakarta Barat, Diduga Pelaku Sudah "Pro" Lantaran Aksinya Berlangsung Cepat

Viral Video Jambret Kalung di Jakarta Barat, Diduga Pelaku Sudah "Pro" Lantaran Aksinya Berlangsung Cepat

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan aksi penjambretan. 
Dibintangi Mawar de Jongh hingga Rey Bong, Film "Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?" Tayang di Bioskop 9 April 2026

Dibintangi Mawar de Jongh hingga Rey Bong, Film "Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?" Tayang di Bioskop 9 April 2026

Film “Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?” akan tayang di bioskop mulai 9 April 2026 nanti. 
4.500 Personel Dikerahkan, Amankan Paskah di Jakarta

4.500 Personel Dikerahkan, Amankan Paskah di Jakarta

Sebanyak 4.500 personel dikerahkan untuk mengamankan ibadah Paskah pada Jumat (3/4/2026) di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. 
Di Depan Media Belanda, Radja Nainggolan Menyesal Seumur Hidup Tidak Pilih Bela Timnas Indonesia: Kalau Tahu Begini, Sudah Dari Dulu

Di Depan Media Belanda, Radja Nainggolan Menyesal Seumur Hidup Tidak Pilih Bela Timnas Indonesia: Kalau Tahu Begini, Sudah Dari Dulu

Radja Nainggolan akhirnya buka suara soal penyesalan terbesarnya, sebut lebih memilih bela Timnas Indonesia jika tahu karier Belgia-nya berakhir menyakitkan.
Duh, Sudah Menang Set Keempat Tapi Tumbang! Jakarta Pertamina Enduro Dipaksa Menyerah oleh Electric PLN di Final Four Proliga 2026

Duh, Sudah Menang Set Keempat Tapi Tumbang! Jakarta Pertamina Enduro Dipaksa Menyerah oleh Electric PLN di Final Four Proliga 2026

Meski sempat bangkit dan merebut kemenangan di set keempat, Jakarta Pertamina Enduro tetap harus mengakui keunggulan Jakarta Electric PLN dalam duel sengit lima set.

Trending

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda Ini Heran Pemain Diaspora Timnas Indonesia Mau-mau Saja Terima Paspor WNI: Bodoh, Tak Pikir Matang-matang

Pengamat Belanda menyebut para pemain diaspora Timnas Indonesia yang langsung menerima paspor WNI, tanpa pertimbangan matang sebagai tindakan yang "bodoh".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT