News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Dokter RSUD Prambanan Penuhi Panggilan Polda DIY, Beri Klarifikasi Soal Dugaan Malpraktik Kematian Balita Naura Dwi

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DI Yogyakarta memeriksa dua saksi dalam penyelidikan terhadap dugaan kasus malpraktik yang dilaporkan keluarga Naura Dwi Meydita Putri (3). 
Jumat, 12 Juni 2026 - 20:42 WIB
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DI Yogyakarta memeriksa dua saksi dalam penyelidikan terhadap dugaan kasus malpraktik yang dilaporkan keluarga Naura Dwi Meydita Putri (3). 

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami proses penanganan medis yang diterima korban sebelum dinyatakan meninggal dunia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Naura merupakan balita penderita microsefali yang meninggal seusai diberikan tindakan sedasi saat proses CT Scan di RSUD Prambanan

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan memastikan bahwa proses penyelidikan terhadap kasus dugaan malpraktik di RSUD Prambanan masih terus bergulir di Polda DIY. Sejauh ini, setidaknya ada delapan orang yang telah diperiksa sebagai saksi. 

"Sampai saat ini, ada delapan orang yang sudah dimintai klarifikasi," kata Ihsan, Jumat (12/6/2026).

Terbaru, Polda DIY meminta keterangan dari tiga orang saksi yang seluruhnya berprofesi sebagai dokter. 

"Tiga orang itu ada seorang dokter dari klinik pemberi rujukan (Klinik Pratama Kartika Husada) dan dua dokter lainnya dari RSUD Prambanan," ucap Ihsan.

Lebih lanjut, dua dokter dari RSUD Prambanan memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan terkait tindakan medis selama Naura Dwi menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. 

Pekan lalu, polisi juga telah meminta klarifikasi terhadap 5 orang mulai dari orang tua korban, perangkat desa, pihak posyandu dan tenaga medis puskesmas. 

Kuasa Hukum RSUD Prambanan, Hifdzil Alim membenarkan adanya pemanggilan polisi tersebut. Pemanggilan terhadap dua dokter RSUD Prambanan dalam rangka memberikan klarifikasi. 

"Selasa kemarin sudah dilakukan klarifikasi ya karena ini kan masih dalam penyelidikan. Klarifikasi terhadap dr. Jimmy (dokter radiologi), kami dampingi dari pagi sampai selesai. Pun, klarifikasi kepada dr. Dita (spesialis anak) kemarin Rabu juga dari pagi sampai selesai," ucapnya.

Sementara, pemanggilan terhadap direktur RSUD Prambanan masih menunggu jadwal selanjutnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk bu direktur belum dijadwalkan. Kami mengikuti saja, misalnya kalau dari Polda meminta klarifikasi ya kami datang," kata Hifdzil. 

Sebelumnya, pihak rumah sakit juga telah mengirimkan undangan kepada keluarga korban untuk memberikan penjelasan informasi terkait rekam medis pasien. Namun, keluarga Naura Dwi disebutnya berhalangan hadir. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Genjot Pemanfaatan Energi Bersih di Kapal Pengangkut Minyak, Pangkas Emisi 79 Ton Karbon per Tahun

Pertamina Genjot Pemanfaatan Energi Bersih di Kapal Pengangkut Minyak, Pangkas Emisi 79 Ton Karbon per Tahun

Program PLTS di kapal minyak upaya Pertamina menuju target Net Zero Emission 2060 atau lebih cepat melalui berbagai program penurunan emisi di seluruh lini bisnis perusahaan.
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Siap Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Gelaran LEXIS 2026 merupakan respons adaptif dan langkah proaktif Pegadaian terhadap transformasi hukum pidana nasional, serta diharapkan membawa signifikan terhadap manajemen risiko.
Kejagung Bocorkan Tingkah Liciknya Vendor Motor Listrik dalam Kasus Korupsi MBG di BGN

Kejagung Bocorkan Tingkah Liciknya Vendor Motor Listrik dalam Kasus Korupsi MBG di BGN

Usai menetapkan status tersangka pada Andri Mulyono (AM) selaku Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT) dalam kasus korupsi tata kelola program MBG di BGN
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan Melangkah Mulus ke Semifinal Usai Bungkam Tunggal Putra Taiwan Dua Gim Langsung

Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan Melangkah Mulus ke Semifinal Usai Bungkam Tunggal Putra Taiwan Dua Gim Langsung

Hasil Australia Open 2026 dari sektor tunggal putra yang menyajikan duel wakil Indonesia Alwi Farhan vs Lee Chia Hao dari Taiwan.
Erling Haaland Mendadak Tinggalkan Lapangan Hijau demi Arena Seluncur Es

Erling Haaland Mendadak Tinggalkan Lapangan Hijau demi Arena Seluncur Es

Penyerang Timnas Norwegia Erling Haaland sejenak meninggalkan lapangan sepak bola dan beralih ke arena seluncur es saat ia dan rekan-rekan setimnya menyaksikan pertandingan Piala Stanley.
Aksi Besar-besaran Bela Palestina akan Digelar di Depan Kedubes AS Jakarta, Minggu 14 Juni 2026

Aksi Besar-besaran Bela Palestina akan Digelar di Depan Kedubes AS Jakarta, Minggu 14 Juni 2026

Sebuah aksi massa berskala besar bertajuk Aksi Bela Palestina siap digelar secara terpusat di depan Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Jakarta -

Trending

Istri Sah Bongkar Kronologi Pegawai BUMN Selingkuh, Ungkap Pelakor Berkedok Alim hingga Ajak Puasa Arafah Buat Hapus Dosa

Istri Sah Bongkar Kronologi Pegawai BUMN Selingkuh, Ungkap Pelakor Berkedok Alim hingga Ajak Puasa Arafah Buat Hapus Dosa

Mantan istri sah oknum pegawai BUMN, Jane menceritakan kronologi mantan suaminya diduga selingkuh hingga simpan video asusila dengan wanita berinisial SS viral.
Kabar Gembira untuk Sopir Angkot di Jabar, KDM Perintahkan Wali Kota hingga Camat Naik Angkot dan Tinggalkan Mobil Dinas

Kabar Gembira untuk Sopir Angkot di Jabar, KDM Perintahkan Wali Kota hingga Camat Naik Angkot dan Tinggalkan Mobil Dinas

Dalam upaya mendorong percepatan penataan tata ruang kota yang lebih bersih, tertib, dan estetis, Gubenernur Jabar Kang Dedi Mulyadi (KDM) melakukan inspeksi ..
Bermoduskan Menghapus Dosa, Seorang Pria Cabuli 8 Santriwati di Semarang

Bermoduskan Menghapus Dosa, Seorang Pria Cabuli 8 Santriwati di Semarang

Modus menghapus dosa, seorang  pria inisial AJS (56) warga Salatiga Jateng yang mengaku habib dan pengajar di ponpes diduga cabuli 8 santriwati di sebuah ponpes
Terungkap! Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ternyata Penyetor Uang Atur Titik SPPG ke Sony Sonjaya

Terungkap! Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG, Ternyata Penyetor Uang Atur Titik SPPG ke Sony Sonjaya

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI mengungkap temuan baru dalam kasus dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret sejumlah mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN).
Mencuat Isu Adanya Jamming dan CCTV Mati saat Aksi Demo di Bundaran HI, Ini Kata Polda Metro

Mencuat Isu Adanya Jamming dan CCTV Mati saat Aksi Demo di Bundaran HI, Ini Kata Polda Metro

Beredar isu adanya jamming atau pengacakan sinyal dan matinya CCTV alias kamera pengawas yang menyorot sekitar kawasan Bundaran HI maupun ruas jalan MH Thamrin,
Orang Tua Murid Mengamuk karena Anak Gagal Masuk Sekolah Negeri, Dedi Mulyadi: Ini Bukan Kesalahan Mereka!

Orang Tua Murid Mengamuk karena Anak Gagal Masuk Sekolah Negeri, Dedi Mulyadi: Ini Bukan Kesalahan Mereka!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons viralnya orang tua yang marah karena anaknya terancam tidak diterima di sekolah negeri. Ia menilai persoalan ini muncul karena keterbatasan daya
Namanya Disebut Mantan Pimpinan BGN Dalam Pusaran Mega Korupsi MBG, Kombes Sumarni Akui Sempat Berkomunikasi ke Sony Sonjaya Soal Permintaan SPPG

Namanya Disebut Mantan Pimpinan BGN Dalam Pusaran Mega Korupsi MBG, Kombes Sumarni Akui Sempat Berkomunikasi ke Sony Sonjaya Soal Permintaan SPPG

Dinamika pengungkapan kasus mega korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayan, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya terus menyita perhatian publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT