GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

30 Tahun Menanti, Jalan Tembus Alternatif Nogoasem Bantul Akhirnya Terbangun Berkah Padat Karya Danais

Keinginan warga  Kabupaten Bantul, DIY terkait adanya jalan tembus alternatif akhirnya terwujud. Jalan alternatif yang menghubungkan Nogosari-Karangasem atau disingkat Nogoasem telah terbangun.
Rabu, 31 Juli 2024 - 12:29 WIB
Perbaikan proyek infrastruktur melalui program padat karya yang dibiayai Dana Keistimewaan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Tim tvOne

Bantul, tvOnenews.com - Keinginan warga  Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkait adanya jalan tembus alternatif akhirnya terwujud.

Usai 30 tahun menanti, jalan alternatif yang menghubungkan Nogosari-Karangasem atau disingkat Nogoasem telah terbangun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbaikan proyek infrastruktur tentunya melalui program padat karya yang dibiayai Dana Keistimewaan (Danais).

Lurah Wukirsari, Susilo Hapsoro mengatakan, program padat karya di wilayahnya digunakan untuk membuka jalan tembus di 3 pedukuhan meliputi Nogosari I, Nogosari II dan Karangasem bahkan sampai Jatirejo.

Awalnya, jalan tersebut hanya sepanjang 1 meter. Sekarang dengan program padat karya dan swadaya masyarakat, sudah terbangun jalan sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar hampir 3-4 meter.

Bahkan, Jalan Nogosari-Karangasem (Nogoasem) merupakan jalan yang sudah diidam-idamkan masyarakat selama 30 tahun yang lalu.

"Kita sangat terbantu dengan danais dan tahun ini dapat lagi untuk memperlebar jalan tersebut. Jalan Nogoasem dapat 2 kali padat karya dan sekarang sudah selesai. Kemarin hanya untuk cor blok sekarang di jalan itu dibuat dinding pembatas atau pengaman jalan," kata Susilo dihubungi, Rabu (31/7/2024).

Dahulu, kata Susilo, warga Nogoasem, Karangasem dan Jatirejo yang hendak ke Pasar Imogiri maupun Balai Kalurahan harus melewati jalan utama yang jaraknya sekitar 4-5 km. Setelah adanya jalan tembus maka jarak tempuh ke pasar hanya 1,5 km.

Dengan demikian, keberadaan jalan alternatif ini sangat membantu warga. Karena lebih cepat untuk menuju pusat perekonomian, fasilitas umum (fasum) maupun fasilitas kesehatan (faskes).

"Adanya jalan tembus alternatif mengurangi ramainya jalan utama. Serta lebih aman bagi warga yang membawa dagangan karena (kondisi jalan) sepi," imbuhnya.

Selain itu, juga telah menyasar
jalan tembus Kalurahan Wukirsari dan Imogiri. Sebelum adanya padat karya ini, jalan tersebut sangat sempit dan rusak. Ditambah, swadaya masyarakat akhirnya terbangun jalan kurang lebih 600-700 meter.

Selama ini, warga yang hendak ke kalurahan, faskes dan pasar harus memutar sejauh 3 km. 

"Sekarang tinggal lewat jalan baru itu, sudah sampai ke pusat kotanya Imogiri. Bisa meringkas waktu 15-20 menit," ucapnya.

Karena itu, ia pun berharap program yang dibiayai Danais bisa terus dikucurkan ke kalurahan. Sebab, sangat memberikan manfaat bagi kalurahan khususnya yang wilayah geografisnya berbukit. Serta terdapat permasalahan mengenai stunting dan kemiskinan yang lumayan banyak.

Sementara itu, Paniradya Pati Kaistimewan, Aris Eko Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan dukungan melalui program padat karya dengan 3 pola baik tingkat kalurahan/kelurahan, kabupaten dan Provinsi DIY.

Disebutkan, total ada 173 jumlah paket program padat karya tingkat kalurahan/kelurahan yang terbagi atas 172 paket untuk kalurahan dan kelurahan 1 paket. Dimana tiap paketnya, besaran anggarannya Rp 175 juta.

"Kalau jumlah kalurahannya sekitar 161 kalurahan se-DIY melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada kalurahan.
Paling banyak penerima di Bantul karena ada usulan dari kalurahan. Sedangkan kelurahan ada 1 di Sosromenduran, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta," kata Aris.

Dari sekian program padat karya ini, mayoritas untuk perbaikan infrastruktur jalan. Asalkan jalan tersebut tidak terganggu status kepemilikan lahan. Bila status jalan milik kasultanan maka proyek itu harus mengantongi izin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya untuk padat karya di tingkat provinsi, proses pengerjaan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat. Dengan anggaran sebesar Rp 55 juta per titik lokasi. Ini dipergunakan dalam rangka untuk potensi di masing-masing kalurahan.

Kemudian untuk tingkat kabupaten, pihaknya mencatat ada 93 lokasi. (buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral WNI Gabung Tentara Israel, Pengamat: Bisa Dicabut Kewarganegaraannya dan Terjerat UU Terorisme

Viral WNI Gabung Tentara Israel, Pengamat: Bisa Dicabut Kewarganegaraannya dan Terjerat UU Terorisme

Viral di media sosial soal adanya seorang warga negara Indonesia (WNI) yang diduga sudah lama bergabung dengan tentara Israel atau Israel Defense Forces (IDF).
Sesuai Kriteria Massimiliano Allegri, Serhou Guirassy Jadi Buruan Utama Lini Depan AC Milan di Bursa Transfer

Sesuai Kriteria Massimiliano Allegri, Serhou Guirassy Jadi Buruan Utama Lini Depan AC Milan di Bursa Transfer

AC Milan kembali dikaitkan dengan Serhou Guirassy di tengah dinamika bursa transfer musim panas. Penyerang Borussia Dortmund itu disebut berpeluang dilepas.
Prabowo Bertemu Trump, DPR Warning soal Diplomasi ke AS: Tarif Dagang Jangan Rugikan Kepentingan Nasional

Prabowo Bertemu Trump, DPR Warning soal Diplomasi ke AS: Tarif Dagang Jangan Rugikan Kepentingan Nasional

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menegaskan kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Amerika Serikat harus menghasilkan kesepakatan konkret.
bank bjb Sukseskan Sport Tourism Coast to Coast, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

bank bjb Sukseskan Sport Tourism Coast to Coast, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Lebih dari sekadar kompetisi, Coast to Coast yang digelar bersama bank bjb menjadi ruang interaksi antar komunitas lari dari berbagai daerah.
Bakal Lawan Islam Makhachev, Kamaru Usman Target Gelar Dua Divisi Sebelum Pensiun dari UFC

Bakal Lawan Islam Makhachev, Kamaru Usman Target Gelar Dua Divisi Sebelum Pensiun dari UFC

Nigerian Nightmare Kamaru Usman menargetkan tahun 2026 sebagai momen pensiun yang sempurna: menjadi juara dua divisi UFC dengan membalas kekalahan.terakhirnya,
Peneliti Bosscha ITB: Hilal Tidak Mungkin Bisa Diamati Hari Ini 17 Februari 2026

Peneliti Bosscha ITB: Hilal Tidak Mungkin Bisa Diamati Hari Ini 17 Februari 2026

Peneliti Observatorium Bosscha ITB mengungkapkan bahwa hari ini, Selasa (17/2/2026) hilal penanda awal Ramadan tidak mungkin bisa diamati. Ini penjelasannya.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT