GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Driver Ojol Jadi Korban Perampasan di Kaliurang Sleman, Ternyata Didalangi Oleh Pacar Sendiri

Seorang pengendara ojek online (ojol) bernama Sumadi menjadi korban perampasan di kawasan destinasi wisata Kaliurang, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Selasa, 10 September 2024 - 21:28 WIB
Pelaku inisial C yang melakukan aksi perampasan di Kawasan Destinasi Wisata Kaliurang, Kabupaten Sleman
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Seorang pengendara ojek online (ojol) bernama Sumadi menjadi korban perampasan di kawasan destinasi wisata Kaliurang, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 20 Juni 2024 lalu sekira pukul 22.00 WIB.

Aksi kriminal didalangi oleh seorang perempuan inisial L yang merupakan pacar korban sendiri. Untuk melancarkan aksinya, si perempuan meminta bantuan kepada seorang pria inisial C.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Riski Adrian menuturkan, kronologi bermula ketika korban berjanjian dengan pacarnya inisial L untuk pergi berwisata ke Kaliurang.

Namun sesampainya di Kaliurang km 20, pacarnya meminta korban untuk memberhentikan sepeda motornya. Dengan alasan, pacarnya ingin menelepon seseorang. Karena jika telepon dilakukan di atas sepeda motor, suaranya tidak terdengar karena terganggu hembusan angin. 

Setibanya di pertengahan sawah, pacarnya menelepon seseorang dengan berjarak 5-10 meter dari posisi korban berdiri. 

"Namun tiba-tiba datang seorang pemuda yang langsung mengancam korban dengan menodongkan pisau agar memberikan hartanya yang berada di dalam tas pada saat itu seperti handphone, dompet beserta isinya," kata Riski saat rilis kasus di Polda DIY, Selasa (10/9/2024).

Selanjutnya, korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polsek Pakem. Menerima laporan tersebut, polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan untuk menemukan terduga pelaku.

"Dari hasil pemeriksaan terduga pelaku ternyata ada pelaku lain yang melakukan perencanaan dari kejadian tersebut. Pelaku lain ternyata pacarnya (korban) sendiri," ungkap Riski.

Adapun, pacar korban nekat merencanakan tindak pidana kriminal tersebut karena dipicu faktor finansial.

"Jadi pacarnya minta barang namun korban belum bisa memenuhi," ucap Riski.

Sebulan kemudian tepatnya Juli 2024, pelaku perampasan inisial C berhasil diamankan oleh aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada wartawan, tersangka C mengakui perbuatannya. Dia nekat merampas harta benda milik korban karena dimintai tolong oleh si perempuan yang merupakan pacar korban sendiri yang baru ia kenal selama seminggu. Kebetulan antara dirinya, korban dan pacar korban sama-sama bekerja sebagai ojol.

"Aslinya gak kenal sama si ceweknya. Terus dia (si perempuan) minta tolong sama teman-teman kebetulan dikasih nomor saya. Terus (si perempuan) meminta tolong untuk merampas korban," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Prabowo Klaim Gaji Hakim Indonesia Kini Lampaui Malaysia, Naik Hingga 300 Persen

Presiden Prabowo menaikkan gaji hakim secara signifikan hingga mendekati 300 persen sebagai upaya memperkuat independensi dan mencegah praktik suap dalam sistem peradilan.
Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026: Trio Asing Baru Jakarta Bhayangkara Presisi Langsung Tampil Impresif

Top Skor Pertandingan AVC Champions League 2026 setelah pertandingan Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Zhaiyk VC yang berlangsung pada hari Rabu, 13 Mei.
Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ramai Diprotes, MPR Sebut Polemik Lomba Cerdas Cermat Jadi Latihan Demokrasi

Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut polemik LCC 4 Pilar di Kalbar sebagai bagian dari latihan demokrasi dan memastikan final akan diulang.
Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak Ingin Kekumuhan Dibiarkan, Dedi Mulyadi soal 35 Tahun Trotoar Kota Bandung Dipenuhi Kios Liar: Fungsi Harus Dikembalikan Sebagaimana Mestinya

Tak ingin kekumuhan dibiarkan berkepanjangan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terjun langsung untuk menertibkan kios-kios liar yang telah puluhan tahun memenuhi trotoar di Kota Bandung.
Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pembangunan Papua Jadi Perhatian, Infrastruktur hingga Pendidikan Terus Didorong

Pakar Unpad Rusdin Tahir menilai Papua perlu dipahami secara objektif dan utuh, termasuk melihat capaian pembangunan dan tantangan yang masih dihadapi.
Buntut Polemik LCC MPR RI Kalbar Berujung Lomba Ulang, Juri dan MC Dinonaktifkan

Buntut Polemik LCC MPR RI Kalbar Berujung Lomba Ulang, Juri dan MC Dinonaktifkan

Imbas polemik penjurian Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, juri dan mc dinonaktifkan. Desakan agar lomba diulang akhirnya

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT