News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian Kebudayaan Kembali Ajukan Tiga Warisan Budaya Indonesia ke UNESCO, Ada Kebaya, Kolintang dan Reog Ponorogo

Kementerian Kebudayaan kembali mengajukan 3 karya budaya milik Indonesia ke UNESCO. Pengajuan ini sebagai upaya pelestarian warisan budaya di negara ini.
Minggu, 24 November 2024 - 12:30 WIB
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon didampingi Wakil Menteri Kebudayaan, Garing Ganesha meninjau pameran di acara Indonesia Intangible Cultural Heritage (ICH) 2024, Sabtu (23/11/2024) malam.
Sumber :
  • tim tvOne- Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kementerian Kebudayaan kembali mengajukan tiga karya yang termasuk warisan budaya milik Indonesia ke UNESCO. Pengajuan ini sebagai upaya pelestarian warisan budaya di negara ini.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon menuturkan, Kementerian Kebudayaan telah mencatatkan sejumlah warisan budaya Indonesia dalam daftar UNESCO, mulai dari batik, angklung, noken, pencak siat, gamelan dan sebagainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data di Kementerian Kebudayaan, kekayaan budaya Indonesia berupa cagar budaya yang berperingkat nasional ada sebanyak 228. Sedangkan, warisan budaya tak benda yang telah ditetapkan dalam level nasional berjumlah 2.213 karya budaya.

"Kita berharap semakin banyak pengakuan terhadap warisan budaya kita. Konsekuensi kita untuk memelihara, melestarikan, mengembangkan budaya agar tidak punah dan tidak hilang," kata Fadli di sela pembukaan acara Indonesia Intangible Cultural Heritage (ICH) 2024 di Benteng Vredeburg Yogyakarta, Sabtu (23/11/2024) malam.

Festival ICH menjadi wujud perajut keberagaman. Dengan demikian, festival ini bukan hanya panggung untuk menampilkan karya budaya saja, melainkan juga ruang bertemunya berbagai pemangku kepentingan dari seniman, budayawan, hingga generasi muda untuk berdialog, bertukar pengetahuan, dan menggali inspirasi dari kekayaan tradisi kebudayaan Indonesia.

Disampaikan Fadli, terdapat tiga belas karya budaya Indonesia yang telah dienkripsi oleh UNESCO, meliputi wayang, keris, batik, pendidikan dan pelatihan batik, angklung, tari saman, noken, tiga genre tari Bali, pinisi, pantun, pencak silat, gamelan dan budaya sehat jamu.

"Dalam satu atau dua minggu ke depan, kita juga segera akan mendapatkan pengakuan untuk kolintang, reog Ponorogo, dan kebaya," ucapnya.

Lebih lanjut, kebaya merupakan usulan bersama dengan Brunei Darussalam - Malaysia - Singapura dan Thailand. Sementara itu, kolintang merupakan pengajuan dengan skema ektensi bersama dengan Mali, Burkina Faso, dan Pantai Gading yang sebelumnya telah mengenskripsikan karya budaya serupa bersama balafon.

Ke depan, Kementerian Kebudayan berharap agar masyarakat semakin mengapresiasi budaya Indonesia sebagai perwujudan dari nilai-nilai internalisasi di tengah arus globalisasi sekarang ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya perkembangan informasi dan teknologi seperti internet, Artificial Intelligence (AI), Kementerian Kebudayaan juga akan mencoba untuk terus mendata dan melakukan digitalisasi terhadap semua warisan budaya tak benda termasuk cagar budaya maupun peninggalan sejarah yang berada di museum supaya bisa terintegrasi dan mudah diakses oleh publik terutama oleh generasi muda. (scp/ard)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat BSU 2026? Ini Syarat dan Ketentuannya

Baru Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dapat BSU 2026? Ini Syarat dan Ketentuannya

Baru terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, apakah pekerja tetap bisa mendapat BSU 2026 Rp900 ribu? Simak ketentuan masa kepesertaan dan syarat lengkapnya.
Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Hyundai Hillstate Kehilangan Dua Pilar, Kang Sung-hyung Siapkan Strategi Khusus Jelang Hadapi IBK Altos

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung menyiapkan strategi khusus untuk mengatasi perubahan komposisi tim usai kehilangan dua pilar andalannya sebelum menghadapi IBK Altos di laga perdana Liga Voli Korea 2026-2027.
Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Bantah Tantang Duel, Herri Pras Beberkan Bukti Chat dengan Adi Paryanto

Herri Pras membantah menantang duel Adi Paryanto. Ia membeberkan bukti chat WhatsApp yang menunjukkan niat awalnya hanya ingin bersilaturahmi dan berdiskusi.
Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

Herri Pras Akui Langsung Lakukan Hal Ini Usai Diduga Dipukul di Area Ulu Hati dan Perut oleh OTK

YouTuber Herri Pras mengakui dirinya langsung melakukan hal ini usai diduga dipukul di area ulu hati dan perut oleh segerombolan OTK. Dia masuk ke rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi lalu menelepon polisi.
Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Michael Carrick Tak Cemas Dipecat Manchester United Jelang Laga Kontra AS Roma di Liga Champions

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, tidak mencemaskan rumor pemecatannya menjelang laga kontra AS Roma. Dia tetap fokus menghadapi pertandingan Liga Champions ini.
Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Panjat Tebing Dicoret dari SEA Games 2027, FPTI Sebut Indonesia Terancam Kehilangan Banyak Medali Emas

Peluang Indonesia meraup pundi-pundi medali emas di SEA Games 2027 terancam berkurang setelah cabang olahraga panjat tebing dipastikan tidak masuk dalam daftar pertandingan. Hal ini pun amat disesalkan oleh Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI).

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT