GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berulah Lagi Jual Perabot, Anak Dilaporkan Ibu Kandung ke Polisi

Paliyem kembali melaporkan anak kandungnya ke Polres Bantul karena kembali menjual sejumlah perabot rumah tangga miliknya dan melakukan pemukulan kepadanya.
Sabtu, 12 Februari 2022 - 10:04 WIB
Paliyem Saat Melaporkan Anak Kandung ke Polres Bantul.
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, DIY - Habis sudah kesabaran Paliyem (53) warga Paten, Srihardono, Pundong, Bantul, DIY terhadap anak semata wayangnya Dwi Rahayu Saputro (24). Paliyem melaporkan anak kandungnya ke Polres Bantul karena kembali menjual sejumlah perabot rumah tangga miliknya dan melakukan pemukulan kepadanya.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya tidak habis pikir, anak saya kembali mengulangi perbuatannya menjual perabot rumah tangga seperti kompor gas bantuan Bupati Bantul dan seperangkat kursi tamu. Bahkan sempat melakukan pemukulan menggunakan sandal di tengkuk saya hingga hampir pingsan," ungkap Paliyem di Mapolres Bantul Yogyakarta, Jumat (11/2/2022) malam. 

 

Sempat dilaporkan pada November 2021 lalu dan kemudian dimaafkan Januari 2022 , Dwi  Rahayu Saputro kembali menjual barang-barang milik ibunya. Bahkan ibunya sempat dipukul dengan sandal karena tidak bisa mencarikan uang Rp1 juta. 

 

Kasus ibu kandung laporkan anaknya sendiri ini sempat viral, karena anak semata wayang tersebut telah menjual isi perabot rumah tangga hingga genteng rumah. Seluruh uang digunakannya berfoya-foya dengan pacarnya.

 

Dwi Rahyu Saputro sempat mendekam di tahanan Polres Bantul selama hampir 2 bulan akibat laporan ibunya. Dwi dilepaskan setelah ibunya mencabut laporannya asalkan mau minta maaf dan tidak mengulangi perbuatannya.

 

Namun ternyata belum ada satu minggu bebas dari penjara, Dwi Rahayu Saputro berulah lagi. Pada tanggal 14 Januari 2022 Dwi Rahayu Saputro menjual kompor gas bantuan dari Bupati Bantul. Kemudian, tanggal 6 Febrari 2022 menjual satu set kursi tamu yang juga bantuan. Paliyem mendapatkan bantuan dari sejumlah pihak karena kasus tentang seisi rumahnya yang habis dijual anaknya menghebohkan masyarakat. Sehingga banyak pihak yang memberikan bantuan. 

 

Aksi Dwi terakhir pada hari Kamis ( 10/2/2022) yang hendak menjual almari dan kursi milik ibunya. Namun, aksi Dwi dicegah para tetangganya termasuk ketua RT. Bahkan Dwi sempat bersitegang dengan ketua RT yang membela Paliyem. Seakan sudah habis kesabaran Paliyem, akhirnya janda beranak satu ini melaporkan kembali anak semata wayangnya ke Polisi dan berharap anaknya segera ditangkap dan ditahan.

 

"Saya tidak akan memaafkan lagi dan laporan ini tidak akan saya cabut lagi. Saya berharap anak saya segera ditangkap. Sebab sejak saya dipukul anak saya menggunakan sandal, saya tidak tinggal di rumah di Paten karena takut dipukul anak saya lagi ketika minta uang tapi tidak diberi," ujar Paliyem.

 

Paliyem menambahkan selain menjual kompor gas dan perabot rumah tangga, anaknya menyuruhnya untuk menjual beras bantuan dari sejumlah pihak karena butuh uang. Kemudian Dwi pernah meminta uang 1 juta rupiah, tetapi tidak diberi karena sang ibu tidak memiliki uang. Akibatnya, Paliyem dipukul anaknya hingga nyaris pingsan.

 

"Sejak kejadian pemukulan tersebut saya tidak pernah tidur di rumah dan tidur di rumah kerabat saya. Saya berharap Pak Polisi segera menangkap anak saya. Anak saya sudah keterlaluan dan kayaknya ada kelainan," ungkap Paliyem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Laporan Paliyem ke Polres Bantul telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. (Santosa Suparman/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diguncang Gempa M 6,4, Warga Tapteng Berhamburan Keluar Rumah

Diguncang Gempa M 6,4, Warga Tapteng Berhamburan Keluar Rumah

Gempabumi berkekuatan Magnitudo 6,4 mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utaran (Sumut), Sabtu sore, 15 Agustus 2026, pukul 17.54 WI
Pulihkan Wilayah Terdampak Abrasi, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Tanam Mangrove

Pulihkan Wilayah Terdampak Abrasi, Ekspedisi Merah Putih Polda Riau Tanam Mangrove

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau melakukan misi kemanusiaan serta pemulihan lingkungan di kawasan terdampak abrasi kawasan Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir.
Kejuaraan Dunia BWF 2026 Tinggal Hitungan Hari, PBSI Panggil Tambah Tiga Wakil Indonesia di Detik-detik Terakhir

Kejuaraan Dunia BWF 2026 Tinggal Hitungan Hari, PBSI Panggil Tambah Tiga Wakil Indonesia di Detik-detik Terakhir

Indonesia mendapat tambahan kekuatan menjelang Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 17-23 Agustus mendatang di New Delhi, India.
Genjot Peningkatan Kompetensi, SDM Ikuti Pelatihan Project Management

Genjot Peningkatan Kompetensi, SDM Ikuti Pelatihan Project Management

Berbagai pihak turut berperan aktif dalam menggenjot peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) selaras dengan visi Pemerintah Indonesia.
Melon Wates Naik Kelas: Teknologi dan Digitalisasi untuk Menggerakkan Ekonomi Desa

Melon Wates Naik Kelas: Teknologi dan Digitalisasi untuk Menggerakkan Ekonomi Desa

Memasuki tahun kedua program pengabdian kepada masyarakat pada 2026, Politeknik Negeri Malang mendorong petani dan UMKM mengoptimalkan teknologi, energi terbarukan, pengelolaan usaha, hingga pemasaran digital.
Pembangunan 35 Ribu Kopdes Merah Putih Rampung Agustus, Zulhas Bocorkan Kapan Mulai Beroperasi

Pembangunan 35 Ribu Kopdes Merah Putih Rampung Agustus, Zulhas Bocorkan Kapan Mulai Beroperasi

Pemerintah tengah mempercepat untuk merealisasikan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program ini rencananya akan mulai beroperasi pada September 2026.

Trending

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Siapa Putri Juficha? Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal Dunia di Hari Ulang Tahun

Putri Juficha, sosok Miss Earth Indonesia 2025 sekaligus Runner Up Miss Grand Indonesia 2025 meninggal dunia tepat di perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-26.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Balik Kekuatan Timnas Indonesia, Thom Haye Sempat Di-hold

Mantan Exco PSSI Ungkap Peran Shin Tae-yong di Balik Kekuatan Timnas Indonesia, Thom Haye Sempat Di-hold

Mantan Exco PSSI Hasani Abdulgani mengungkap besar peran Shin Tae-yong dalam membentuk skuad Timnas Indonesia saat ini, termasuk dalam proses pemilihan pemain.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT