GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Tabrak Lari Darso dan Dua Rekannya Minta Keadilan Pelaku Ditangkap

Tutik Wiyanti, korban tabrak lari mobil yang dinaiki oleh Darso dan dua rekannya di Jalan Mas Suharto, Danurejan, Kota Yogyakarta pada 12 Juli 2024 sekira pukul 09.30 WIB meminta keadilan agar para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Rabu, 15 Januari 2025 - 18:19 WIB
Tutik, korban tabrak lari Darso didampingi anaknya Zalva saat dialog di tvOne.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com -  Tutik Wiyanti, korban tabrak lari mobil yang dinaiki oleh Darso dan dua rekannya di Jalan Mas Suharto, Danurejan, Kota Yogyakarta pada 12 Juli 2024 sekira pukul 09.30 WIB meminta keadilan agar para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia pun menyerahkan kasus yang menimpanya tersebut kepada pihak kepolisian.

"Kalau Pak Darso kan udah meninggal. Tapi yang nabrak Pak Gery dengan sengaja, sesuai prosedur saja dari pihak keluarga menyerahkan semuanya ke kepolisian. Kami berharap para pelaku yang belum tertangkap segera ditangkap dan bisa mempertanggung-jawabkan perbuatannya," kata Tutik kepada tvOnenews.com.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibat tabrak lari tersebut, dirinya mengalami tulang leher nomor 5 dan 6 geser sehingga saat itu harus mendapatkan perawatan intensif di RS Bethesda Yogyakarta dan masih merasakan sakit hingga saat ini.

Sementara, Restu Yosepta Gerymona mengalami patah tulang rusuk dan pundak sebelah kanan sehingga harus dipasang platina. Selain itu, motor milik Tutik dan Gery juga rusak.

Parahnya pasca insiden tabrak lari hingga saat ini, kata Tutik, tidak ada iktikad baik dari pelaku.

"Selama ini, tidak ada komunikasi sama pelaku. Gak ada iktikad baik istilahnya nemuin keluarga saya terutama yang nabrak Pak Gery dengan sengaja," ucap Tutik.

Dia juga menyampaikan bahwa dirinya baru mengetahui jika Darso meninggal pada 12 Januari 2025 lalu dari pihak kepolisian.

"Saya mendengar kabar Pak Darso meninggal pada 12 Januari 2025. Waktu itu, polisi datang kalau pelaku yang menabrak saya meninggal terus beliau minta kronologi kejadian waktu saya ketabrak dan Pak Gerry ketabrak. Tapi, yang pak Gery kan sopir yang menabrak beda, bukan pak Darso," pungkasnya.

Untuk diketahui, selain menabrak Tuti, mobil Toyota Avanza berplat H 9047 YQ yang dinaiki Darso dan dua rekannya juga menabrak dengan sengaja motor yang ditumpangi Gery saat aksi kejar-kejaran di utara Galeria Mall.

Dikarenakan saat itu, Darso dan dua rekannya pergi secara diam-diam ketika anak Tutik, Zalva mengurus administrasi pengajuan jasa raharja di RS yang mana sebelumnya harus ada pelaporan ke pihak kepolisian setempat.

Usai menabrak Gery, mobil berhasil kabur. Atas insiden tersebut, polisi melakukan penyelidikan. Pada 21 September 2024, tim unit gakkum Satlantas Polresta Yogyakarta mendatangi kediaman Darso di Semarang untuk mengirim surat undangan klarifikasi.

Ketika bertemu Darso, yang bersangkutan sempat tidak mengakui perbuatannya namun setelah diperlihatkan rekaman kamera CCTV di RS Bethesda Lempuyanganwangi baru dia mengakuinya.

Lalu, Darso beserta tim unit gakkum menuju ke lokasi rental mobil. Baru berjalan kurang lebih 500 meter, Darso minta berhenti untuk buang air kecil (BAK). Selesai BAK, Darso mengeluh sakit dibagian dada sebelah kiri dan meminta untuk diambil obat jantung di rumahnya. Namun, polisi berinisiatif membawa Darso ke RS Permata Medika Ngaliyan yang lokasinya dekat.

Tiba di RS, Darso langsung mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya, polisi memberitahukan kabar Darso yang dirawat di RS kepada pihak keluarga maupun RT/RW setempat.

Menurut informasi dari Poniyem selaku istri Darso, yang bersangkutan punya riwayat jantung dan sudah pasang ring jantung di RSUP dr Kariadi Semarang.

Di tengah menjalani perawatan, Darso meninggal dunia pada Rabu 25 September 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pada Jumat (10/1/2025) istri Darso melapor ke Polda Jateng dengan memberikan kesaksian berbeda jika suaminya meninggal karena diduga dianiaya oleh anggota Satlantas Polresta Yogyakarta.(scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rencana Tawuran Sejumlah Remaja di Serang Banten Berhasil Digagalkan Polisi

Rencana Tawuran Sejumlah Remaja di Serang Banten Berhasil Digagalkan Polisi

Rencana aksi tawuran yang melibatkan sejumlah remaja di kawasan Terowongan Tambak, Desa Ciagel, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, berhasil digagalkan pihak kepolisian.
KDM Jemput Langsung 12 Warga Jawa Barat yang Jadi LC di Maumere, Diduga Jadi Korban TPPO Upah Rendah hingga Diperlakukan Kasar di Tempat Kerja

KDM Jemput Langsung 12 Warga Jawa Barat yang Jadi LC di Maumere, Diduga Jadi Korban TPPO Upah Rendah hingga Diperlakukan Kasar di Tempat Kerja

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM) menjemput langsung 12 warganya yang jadi pemandu karaoke atau LC di Maumere, NTT.
Tragedi Bocah di Sukabumi Wafat Dipaksa Minum Air Panas, Rieke Minta Warganet Tahan Diri Dulu soal Ibu Tiri

Tragedi Bocah di Sukabumi Wafat Dipaksa Minum Air Panas, Rieke Minta Warganet Tahan Diri Dulu soal Ibu Tiri

Sambil terbata-bata menahan rasa sakit, NS bocah di Sukabumi yang kondisinya terbaring kritis sempat mengungkap bahwa ibu tiri menyuruh dia meminum air panas.
Proliga 2026 Memanas: Jakarta Livin Mandiri vs Electric PLN Jadi Laga Penentuan Lolos ke Final Four

Proliga 2026 Memanas: Jakarta Livin Mandiri vs Electric PLN Jadi Laga Penentuan Lolos ke Final Four

Persaingan menuju babak empat besar Proliga 2026 semakin memanas. Jakarta Livin Mandiri menjaga asa mereka usai meraih kemenangan dramatis atas Bandung BJB Tandamata pada lanjutan ajang voli paling bergengsi di Indonesia.
Oknum Bobotoh Persib yang Bikin Rusuh di GBLA saat ACL Elite Two Akhirnya Muncul, Minta Maaf Pakai Surat di Atas Materai

Oknum Bobotoh Persib yang Bikin Rusuh di GBLA saat ACL Elite Two Akhirnya Muncul, Minta Maaf Pakai Surat di Atas Materai

Sulis, Bobotoh yang sempat dicari-cari oleh suporter usai buat pitch invasion saat leg kedua ACL Elite Two Persib vs Ratchaburi FC akhirnya muncul ke publik.
Bandung BJB Tandamata Resmi Gagal ke Final Four Proliga 2026, Ini Kata Pelatih

Bandung BJB Tandamata Resmi Gagal ke Final Four Proliga 2026, Ini Kata Pelatih

Pelatih Bandung BJB Tandamata, Risco Herlambang memberikan pernyataannya usai anak asuhnya gagal lolos ke babak final four Proliga 2026.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

FIFA Resmi Larang, John Herdman Gigit Jari usai Pemain yang Sedang Bersinar di Liga Belanda Tak Bisa Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia

John Herdman gigit jari jelang FIFA Series. Pemain keturunan yang bersinar di Liga Belanda gagal dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia usai terbentur aturan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT