News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eks PKL Teras Malioboro 2 Blokade Jalan Malioboro Buntut Kecewa Tak Ada Kejelasan Nasib dari Wakil Rakyat

Mantan Pedagang Kaki Lima Teras Malioboro (TM) 2 memblokade jalan Malioboro Yogyakarta, Senin (3/2/2025).
Senin, 3 Februari 2025 - 16:44 WIB
Mantan Pedagang Kaki Lima Teras Malioboro (TM) 2 memblokade jalan Malioboro Yogyakarta, Senin (3/2/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Mantan Pedagang Kaki Lima Teras Malioboro (TM) 2 memblokade jalan Malioboro Yogyakarta, Senin (3/2/2025).

Pantauan tvOnenews.com di lokasi, aksi turun ke jalan dimulai dari Parkiran Abu Bakar Ali menuju Kantor DPRD DIY dengan membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun sesampainya di gedung wakil rakyat tersebut, tidak ada satupun pejabat yang menemui mereka. Itulah yang memicu mereka memblokade jalan Malioboro.

Padahal saat audiensi pada Jumat (24/1/2025) lalu, Komisi B DPRD DIY berjanji akan melakukan rapat kerja bersama dinas terkait untuk menuntaskan permasalahan ini. 

"Kita pengin hasil pansus yang melibatkan 3 unsur diakomodir. Tapi sampai detik ini, tidak ada yang diakomodir. Juga masih ada lapak-lapak siluman," kata Arif Usman, Ketua Paguyuban Tri Dharma dalam orasinya. 

Lebih lanjut, tidak semua PKL TM 2 nasibnya sejahtera usai direlokasi dari TM 2 ke TM Ketandan maupun Beskalan. Akan tetapi, faktanya berkebalikan.

"Satu minggu jaga lapak di TM Beskalan, Ketandan tapi sama sekali tidak ada pelaris. Bahkan ada yang 20 hari mengaku tidak laris. Padahal di rumah, anak dan istri menunggu uang saku, uang sekolah," ucapnya.

Disampaikan Usman, para PKL TM 2 tidak menuntut pemerintah yang aneh-aneh. Tuntutan mereka hanya adanya komunikasi dan pelibatan dalam relokasi.

Parahnya selama proses berlangsung, banyak sekali ditemui kecurangan salah satunya saat pengundian lapak di tempat relokasi yang baru.

"Satu undian dua lapak berjejer, 3 lapak berjejer. Yang sudah dapat lapak Ketandan bisa meminta untuk dapat Beskalan.

Selama ini, pemangku kebijakan selalu bilang bahwa ini dawuh Sultan. Apakah benar Sultan memerintahkan anak buahnya untuk bertindak sewenang-wenang, apakah benar Sultan memerintahkan anak buahnya untuk bertindak curang, culas," tutur Usman.

Karena itu, mereka menaruh harapan nasibnya kepada pemangku kebijakan setempat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di lokasi yang sama, Siswanto selaku Kasubbag Protokol DPRD DIY mengatakan bahwa seluruh anggota DPRD DIY sedang kunjungan kerja ke luar kota sehingga tidak bisa menemui mereka pada hari ini.

"Semua dewan pergi, ada kunjungan kerja ke Jakarta," ucapnya. (scp/buz)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT