News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Periksa Delapan Saksi dalam Kasus Dugaan Keracunan Massal di Sleman

Polisi telah memeriksa kurang lebih delapan orang saksi dalam kasus dugaan keracunan massal di Tempel, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Mereka adalah pihak katering, penyelenggara hajatan pernikahan dan korban.
Selasa, 11 Februari 2025 - 14:43 WIB
Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, Kapolresta Sleman ditemui saat rilis kasus di Mapolresta Sleman, Selasa (11/2/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Polisi telah memeriksa kurang lebih delapan orang saksi dalam kasus dugaan keracunan massal di Tempel, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Mereka adalah pihak katering, penyelenggara hajatan pernikahan dan korban.

"Total kurang lebih delapan saksi. Semua penyelenggara sudah kita periksa. Kemudian, penyedia makanan sudah kita periksa semuanya, termasuk beberapa korban yang sudah sehat kita periksa juga," kata Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, Kapolresta Sleman ditemui saat rilis kasus di Mapolresta Sleman, Selasa (11/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Polresta Sleman terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Sebab, dugaan keracunan ini tidak hanya terdapat di satu lokasi. Selain Tempel, kejadian serupa juga terdapat di wilayah Mlati dengan pihak katering yang sama. 

"Menurut penyampaian dari penyedia, khusus siomay di hari itu ada tiga pesanan. Dua pesanan tempatnya di Tempel dan Mlati itu ada keracunan, sementara satu tempat juga di Mlati belum ada (laporan keracunan)," ucapnya.

Dari pemeriksaan polisi, kata Edy, pihak katering mengaku memesan bahan baku pembuatan siomay dari orang lain.

Karena itu, polisi masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel makanan yang diduga menjadi pemicu keracunan tersebut.

"Karena kejadian ini sudah masuk KLB, semua dilibatkan termasuk BBPOM. Kita masih nunggu hasilnya. Kalau nanti ternyata tiba-tiba sengaja dengan bukan sengaja pasalnya beda," tutur Edy.

Diberitakan sebelumnya, keracunan massal di Dusun Krasakan, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman diduga dari hajatan.

Prosesi pernikahan yang dihadiri sekitar 500 orang tamu tersebut digelar pada Sabtu (8/2/2025). Akan tetapi, pemilik hajatan telah menerima kedatangan tamu sejak sehari sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut informasi, menu hidangan yang disajikan dalam dua hari tersebut dipesan dari pihak katering yang sama. Saat itu, menu yang dihidangkan selain siomay juga ada bakso, telur dan satai.

"Hajatannya digelar Sabtu dihadiri sekitar 500-an orang. Katering yang dipesan juga sama. Tapi, tamu yang hadir Jumat, Alhamdulillah gak apa-apa. Informasi dari orang-orang yang jadi korban saat menyantap makanan itu gak ada masalah," ungkap Agung Dwi Maryoto, Panewu Tempel.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan desakan agar segera dilakukan deeskalasi dan penghentian kekerasan di tengah berkecamuknya operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam menghimpun dana haji di Indonesia. 
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 

Trending

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Amsal Sitepu Ungkap Penyebab Kasus Hukumnya Berlarut: Kalau Tahu dari Awal, Saya Tidak Sampai 131 Hari Ditahan

Pengalaman pahit harus dirasakan oleh Amsal Sitepu, seorang pegiat ekonomi kreatif yang sempat mendekam di balik jeruji besi selama 131 hari. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

JPU Bantah Pernyataan Nadiem Makarim Soal Hal Ini

Pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang mengklaim mendapatkan persetujuan dari jaksa pengacara negara untuk melanjutkan proses pengadaan Chromebook dinilai tak sesuai dengan fakta persidangan.
Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Melejit dari Tahun 2018, Dana Haji yang Dikelola BPKH Kini Tembus Rp180,72 Triliun

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam menghimpun dana haji di Indonesia. 
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekjen PBB Serukan Penghentian Operasi Militer Gabungan demi Cegah Penderitaan Manusia yang Lebih Luas

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan desakan agar segera dilakukan deeskalasi dan penghentian kekerasan di tengah berkecamuknya operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Penampilan Gemilang Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026 Tak Lepas dari Dukungan Sosok Ini

Dony Tri Pamungkas tampil gemilang di FIFA Series 2026 bersama Timnas Indonesia. Performa impresifnya tak lepas dari peran penting Rizky Ridho.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT