GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polresta Sleman Tangkap 6 Wartawan Gadungan, Peras Perempuan Ratusan Juta yang Keluar dari Hotel

Pelaku yang diketahui telah sepekan berada di Sleman melakukan pemerasan terhadap seorang perempuan yang keluar dari hotel dengan mengaku sebagai wartawan.
Sabtu, 15 Februari 2025 - 12:38 WIB
Enam oknum wartawan gadungan yang melakukan pemerasan dan pengancaman di salah satu hotel wilayah Sleman dihadirkan saat rilis kasus di Polresta Sleman, Sabtu (15/2/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahayani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Aksi pemerasan yang dilakukan oleh oknum wartawan gadungan kembali terjadi. Kali ini, terjadi di wilayah hukum Polresta Sleman, DI Yogyakarta pada Selasa (11/2/2025). Polisi telah melakukan penangkapan terhadap enam oknum wartawan tersebut.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka adalah Dede Tumanggor (37), Frans Marslino Sitorus (27), Sri Handayani (27) dan Yhehuda DK Sitorus (24) yang merupakan warga Bekasi, Jawa Barat. Serta Diva Tiara Kusmintarani (23) warga Klaten, Jawa Tengah dan Herman Barutu (25) warga Kotagede, Kota Yogyakarta. Dari kartu pers yang diamankan polisi, para pelaku diketahui berasal dari berbagai media massa.

 

"Pelaku YDK punya 3 kartu pers dari Mata Bidik, Siasat Kota sebagai investigasi dan staf redaksi, DTK punya kartu pers Demokrasi, DT dari media Siasat Kota, SH dari Semeru Post dan FMS dari Radar Kriminal," kata Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, Kapolresta Sleman saat rilis kasus, Sabtu (15/2/2025).

 

Lebih lanjut, para pelaku yang diketahui telah sepekan berada di Sleman melakukan pemerasan terhadap seorang perempuan yang keluar dari hotel dengan mengaku sebagai wartawan. Kemudian, mereka mengancam akan memberitakan ke medianya. Dalam melakukan aksinya, mereka berbagi tugas.

 

"Jadi ada yang monitor masuk di hotel, ada yang ambil video, ada yang cari alamat kemudian didatangi," ungkapnya.

 

Edy menerangkan, kronologi terjadi sekira pukul 18.15 WIB, korban setibanya di rumah dari menjemput anaknya sekolah kemudian hendak masuk ke dalam rumah, tiba-tiba didatangi oleh para pelaku yakni 2 orang perempuan dan 2 laki-laki yang mengaku sebagai wartawan. Lalu, para pelaku menunjukkan ID Card pers yang dikalungkan. 

 

Selanjutnya, pelaku mengatakan telah melihat korban keluar dari salah satu hotel di wilayah Sleman bersama laki-laki yang bukan suaminya. Lalu, mereka meminta uang sebesar Rp 300 juta untuk menutup agar media tidak memberitakan atau menyebarkan berita tersebut.

Karena korban takut, dia menyanggupi meminta pelaku. Namun, korban menawar dan akan memberikan uang muka secara transfer ke rekening pelaku sebesar Rp15 juta. Untuk kekurangannya, korban akan segera memberikannya pada Rabu (12/2/2025) pukul 10.00 WIB di rumahnya.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkannya ke Polresta Sleman. Selanjutnya, penyidik Satreskrim Polresta Sleman menindaklanjuti dengan melakukan upaya penyelidikan serta menganalisa kamera CCTV dari tempat kejadian. Pada Rabu (12/2/2025) diperoleh informasi terkait keberadaan para pelaku. Selanjutnya, polisi melakukan penangkapan terhadap enam pelaku untuk kemudian dibawa ke Polresta Sleman guna penyidikan lebih lanjut.

Polisi juga menyita barang bukti di antaranya sejumlah kartu pers, enam unit handphone dari berbagai merek dan dua unit mobil.

 

"Kini, enam tersangka telah dilakukan penahanan," ucap Edy.

Pendalaman

Polresta Sleman masih mendalami kasus pemerasan dan pengancaman yang dilakukan oleh enam tersangka yang mengaku sebagai wartawan tersebut. Termasuk adakah keterkaitannya dengan kasus serupa yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Kepada para tersangka akan kita telusuri lebih lanjut apakah betul yang bersangkutan adalah wartawan atau bukan. Juga apakah ada keterkaitan dengan tindak pidana yang sama yang diamankan oleh resmob Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu," tutur Edy.

Dari kejadian ini, Kapolresta Sleman mengimbau kepada masyarakat yang pernah menjadi korban dengan modus serupa atau lainnya agar segera melaporkan ke Polresta Sleman. Pihak kepolisian akan menjamin kerahasiaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas perbuatannya, enam tersangka dijerat Pasal 368 KUHP atau Pasal 369 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (Scp)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar Lengkap Pebulutangkis Indonesia di All England 2026: Ganda Putra Kirim Wakil Terbanyak

Daftar Lengkap Pebulutangkis Indonesia di All England 2026: Ganda Putra Kirim Wakil Terbanyak

Indonesia mengirim sebanyak lima pasang ganda putra untuk tampil pada turnamen All England 2026 yang berlangsung mulai 3-8 Maret 2026 di Birmingham, Inggris.
Belum Juga John Herdman Naturalisasi Pemain, Media Vietnam Sudah Heboh Sendiri: Timnas Indonesia Saingan Utama Kami

Belum Juga John Herdman Naturalisasi Pemain, Media Vietnam Sudah Heboh Sendiri: Timnas Indonesia Saingan Utama Kami

Rencana John Herdman memanggil pemain diaspora untuk ASEAN Cup 2026 membuat Vietnam waspada. Begini katanya.
Daftar Pembalap Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia

Daftar Pembalap Moto3 Junior 2026: Kiandra Ramadhipa Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia

Daftar pembalap Moto3 Junior 2026, di mana Kiandra Ramadhipa menjadi satu-satunya rider Indonesia yang akan berpartisipasi di ajang bergengsi ini.
‎Jadwal Timnas Indonesia Padat Sepanjang 2026, John Herdman: Semua Menuju Piala Asia 2027 ‎

‎Jadwal Timnas Indonesia Padat Sepanjang 2026, John Herdman: Semua Menuju Piala Asia 2027 ‎

‎Agenda internasional yang akan dijalani Timnas Indonesia pada 2026 terbilang sangat padat. Sejumlah turnamen dan agenda resmi FIFA sudah menanti skuad Garuda sepanjang tahun kalender tersebut.
Sama-sama Kalah Seperti Persib, Klub Singapura Pecat Pelatih Sebelum Tahu AFC Buat Kesalahan

Sama-sama Kalah Seperti Persib, Klub Singapura Pecat Pelatih Sebelum Tahu AFC Buat Kesalahan

Tampines Rovers kalah telak dengan skor 0-4 dari CAHN FC pada Rabu (18/2/2026). Noh Rahman dianggap gagal karena sudah tak ada harapan lagi bagi Tampines Rovers untuk lolos babak perempat final ACL Two. 
Bek Jepang Kena Semprot Media Jerman usai Gagal Gantikan Kevin Diks di Laga Gladbach kontra Frankfurt

Bek Jepang Kena Semprot Media Jerman usai Gagal Gantikan Kevin Diks di Laga Gladbach kontra Frankfurt

Bek asal Jepang, Kota Takai, disorot media Jerman setelah tampil buruk sebagai pengganti Kevin Diks. Borusssia Monchengladbach menderita kekalahan dengan skor telak 0-3 dari Eintracht Frankfurt.

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Akhirnya Tersedia, Kevin Diks Hilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Akhirnya Tersedia, Kevin Diks Hilang

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali berkiprah pada Sabtu (14/2/2026) malam kemarin WIB hingga dini hari tadi WIB. Maarten Paes akhirnya tersedia untuk Ajax Amsterdam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT