GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fenomena Kabur Aja Dulu, Dirjen KP2MI: Tingkatkan Skill Duta Bangsa Tenaga Migran

Menanggapi fenomena tagar #KaburAjaDulu, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (KP2MI) mengharapkan tenaga migran menjadi duta bangsa dengan kualitas atau skill yang mumpuni. 
Minggu, 23 Februari 2025 - 16:21 WIB
Menanggapi fenomena tagar #KaburAjaDulu, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (KP2MI) mengharapkan tenaga migran menjadi duta bangsa dengan kualitas atau skill yang mumpuni.
Sumber :
  • tvOnenews - Nuryanto

tvOnenews.com - Menanggapi fenomena tagar #KaburAjaDulu, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (KP2MI) mengharapkan tenaga migran menjadi duta bangsa dengan kualitas atau skill yang mumpuni. 

Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Kerja Luar Negeri KP2MI, Dwi Setiawan Susanto mengatakan semestinya tagar yang tepat adalah "Kerja ke luar negeri dulu yuk, tapi dengan skill."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dwi menyebut, bekerja di luar negeri bukan sekadar soal keinginan, tetapi harus disertai dengan kesiapan yang matang. 

“Pekerja migran Indonesia banyak yang belum mempersiapkan diri dengan baik. Tantangan bekerja di luar negeri berbeda, baik dari segi budaya, kualifikasi, maupun standar internasional. Oleh karena itu, sebelum berangkat, pekerja harus mendapatkan pelatihan, sertifikasi, dan kemampuan komunikasi dalam bahasa negara tujuan,” jelasnya dalam seminar yang digelar di Jogja, Minggu (23/2/2025). 

Dwi juga menyoroti pentingnya sikap mental dan soft skills dalam dunia kerja internasional. Salah satu aspek krusial adalah kemampuan berkomunikasi dalam bahasa secara efektif. “Kalau salah paham dengan instruksi kerja, akibatnya bisa fatal. Oleh karena itu, kompetensi bahasa menjadi syarat utama,” ujarnya.

Dari segi peluang, angka kebutuhan tenaga kerja di luar negeri masih sangat besar. Tahun lalu, terdapat 1,4 juta job order, tapi Indonesia baru bisa mengirimkan 297.000 tenaga kerja. Artinya, masih ada lebih dari 1 juta peluang yang bisa dimanfaatkan oleh tenaga kerja Indonesia, termasuk di sektor-sektor strategis di Korsel.

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, kata dia akan berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja yang dikirim ke luar negeri. Strategi yang diterapkan meliputi identifikasi jenis pekerjaan, pemetaan kompetensi, serta kolaborasi dengan lembaga-lembaga pelatihan.

“Bahasa adalah syarat utama, tetapi tidak cukup hanya itu. Misalnya, di sektor hospitality dan keperawatan, ada sertifikasi dan uji kompetensi yang harus dipenuhi. Jika pekerja sudah tersertifikasi, apresiasi terhadap insentif dan income mereka akan lebih tinggi,” terang Dwi.

Sementara Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Korea se-Indonesia (Pelbakori) menyebut, fenomena tagar #KaburAjaDulu yang ramai di media sosial belakangan mencerminkan keinginan besar masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, untuk mencari peluang kerja di luar negeri. Korea Selatan (Korsel) disebut bisa menjadi salah satu sasaran negara yang dipilih lantaran banyak sektor yang bisa dimanfaatkan pekerja Indonesia di negeri itu. 

Ketua Umum Pelbakori, Mohammad Rosyidi mengungkapkan, minat masyarakat Indonesia untuk bekerja di Korsel sangat besar. Tahun lalu, jumlah pendaftar mencapai 60.000 orang, menunjukkan bahwa negara itu menjadi salah satu destinasi favorit bagi pekerja migran Indonesia.

“Korsel ini termasuk negara yang menjanjikan dari sisi gaji, kesejahteraan, dan perlindungan bagi tenaga kerja asing. Dengan skema program goverment to goverment (G2G), keamanan pekerja lebih terjamin karena dilindungi langsung oleh pemerintah Korea,” ujar Rosyidi.

Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Kerja Luar Negeri KP2MI, Dwi Setiawan Susanto dan Ketua Umum Pelbakori, Mohammad Rosyidi.
Dirjen Promosi dan Pemanfaatan Kerja Luar Negeri KP2MI, Dwi Setiawan Susanto dan Ketua Umum Pelbakori, Mohammad Rosyidi.
Sumber :
  • tvOnenews - Nuryanto

 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa fenomena #KaburAjaDulu hendaknya tidak dianggap sekadar “kabur” dalam arti negatif, melainkan bagian dari proses menuju masa depan yang lebih baik. 

Mayoritas anggota Pelbakori, sekitar 80-90 persen, merupakan mantan pekerja migran yang kembali ke Indonesia dan kemudian mendirikan lembaga pelatihan untuk membantu masyarakat lain mengikuti jejak mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kerja ke luar negeri bukan sekadar kabur, tapi adalah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dan membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya. 

Ketua Panitia yang juga Wakil Ketua Pelbakori, Maman Sutarman mengungkapkan bahwa Pelbakori terus meningkatkan kualitas dan skil para pekerja migran ke Korea Selatan. Salah satunya dengan menggelar Seminar Peran Instruktur Pelbakori dalam mempersiapkan Calon Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan menjadi Duta Bangsa.  "Antusiasmenya cukup tinggi ya. Kita bekali calon pekerja migran agar punya skill terutama oenguasaan bahasa Korea. Terhukti pada Seminar ini diikuti dari berbagai daerah mulai dari Kota kota di Jawa, bahkan dari Lampung dan luar Jawa," pungkasnya.(nur/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia! Mees Hilgers Akhirnya Segera Tinggalkan FC Twente untuk Klub Eredivisie Ini

Kabar Gembira untuk Timnas Indonesia! Mees Hilgers Akhirnya Segera Tinggalkan FC Twente untuk Klub Eredivisie Ini

Suporter Timnas Indonesia tampaknya mendapatkan kabar gembira dari Mees Hilgers. Sebab, sang bek tengah hendak pindah dari FC Twente pada bursa transfer musim panas ini.
Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Nathan Tjoe-A-On Bersinar  tapi John Herdman Dapat Kabar Buruk

Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Nathan Tjoe-A-On Bersinar tapi John Herdman Dapat Kabar Buruk

Klub-klub yang dibela para pemain Timnas Indonesia kembali berlaga pada Minggu (30/8/2026) kemarin malam WIB. Nathan Tjoe-A-On termasuk di antaranya dan dia sukses bersinar.
Jadwal Tinju Dunia Bulan September 2026: Ada Ryan Garcia Vs Conor Benn di Perebutan Gelar Juara WBC

Jadwal Tinju Dunia Bulan September 2026: Ada Ryan Garcia Vs Conor Benn di Perebutan Gelar Juara WBC

Jadwal tinju dunia sepanjang bulan September 2026, di mana terdapat sejumlah duel menarik termasuk duel seru antara Ryan Garcia vs Conor Benn yang akan berebut gelar juara dunia.
Mojtaba Khamenei Kembali Serukan Persatuan Dunia Islam Lawan Amerika dan Israel

Mojtaba Khamenei Kembali Serukan Persatuan Dunia Islam Lawan Amerika dan Israel

emimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menyerukan para pemimpin negara Islam untuk bersatu melawan "musuh sejati" bersama, sembari menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai "musuh bebuyutan" persatuan Islam.
10 Daftar Pemain Mousetrap, Drama Korea Thriller-Misteri Dibintangi Ryu Jun Yeol

10 Daftar Pemain Mousetrap, Drama Korea Thriller-Misteri Dibintangi Ryu Jun Yeol

Berikut 10 daftar pemain Mousetrap, drama Korea thriller-misteri yang dibintangi Ryu Jun Yeol.
Ternyata Ini Alasan Dedi Mulyadi Perintahkan Tutup Sementara Jalur Pendakian, Pendaki Gunung Wajib Tahu Ni!

Ternyata Ini Alasan Dedi Mulyadi Perintahkan Tutup Sementara Jalur Pendakian, Pendaki Gunung Wajib Tahu Ni!

Bagi pecinta gunung atau hobi mendaki gunung perlu tahu nih. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memerintahkan agar jalur pendakian ditutup sementara loh.

Trending

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks Diterpa Kabar Buruk Usai Ko Hee-jin Mundur, Para Pemain Andalan Berpotensi Absen di KOVO Cup 2026

Red Sparks tengah diterpa kabar buruk secara bertubi-tubi. Setelah Ko Hee-jin yang resmi mundur dari posisi pelatih kepala, mantan tim Megawati Hangestri tersebut kini juga berpotensi tampil tanpa para pemain andalannya,termasuk Vanja Bukilic di KOVO Cup 2026.
Terjebak di Mini Piala AFF U-19, Nova Arianto Beri Target Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia

Terjebak di Mini Piala AFF U-19, Nova Arianto Beri Target Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia

Demi menembus kompetisi tersebut, Timnas Indonesia U-20 justru terjebak di mini Piala AFF 2026 dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Jadwal Timnas Indonesia U-20 Vs Malaysia Hari Ini: Laga Perdana Jadi Ujian Garuda Muda Menuju Piala Asia 2027

Pertandingan perdana dari Grup H tersebut bakal berlangsung di New Laos National Stadium, Vientiane, Laos, mulai pukul 16.00 WIB.
Ikatan Pesantren Indonesia Dukung Muktamar NU ke-35 di Jombang, Harapkan Lahir Kekuatan Baru bagi Umat

Ikatan Pesantren Indonesia Dukung Muktamar NU ke-35 di Jombang, Harapkan Lahir Kekuatan Baru bagi Umat

Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 tahun 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.
Terima Dinamika Muktamar, Gus Yusuf Legawa dan Ajak Pendukung Menjaga Keutuhan NU

Terima Dinamika Muktamar, Gus Yusuf Legawa dan Ajak Pendukung Menjaga Keutuhan NU

Gus Yusuf mengaku berbesar hati atas seluruh proses dan dinamika yang terjadi dalam Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dan mengajak pendukungnya jaga keutuhan NU.
Presiden Prabowo Dijadwalkan Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang

Presiden Prabowo Dijadwalkan Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menutup secara langsung rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (31/8) pagi.
Persebaya Soroti Denda Flare Rp50 Juta, Azrul Ananda Singgung Biaya Panti Asuhan Selama Cuma Rp12 Juta Sebulan

Persebaya Soroti Denda Flare Rp50 Juta, Azrul Ananda Singgung Biaya Panti Asuhan Selama Cuma Rp12 Juta Sebulan

Salah satu yang menjadi perhatian Persebaya Surabaya adalah denda akibat pelanggaran flare yang nilainya disebut bisa mencapai Rp50 juta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT