News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hilang Sejak 2024, Perempuan Muda Asal Sleman Ditemukan Tinggal Kerangka di Kontrakan Bantul

Warga di wilayah Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), digemparkan dengan penemuan kerangka manusia di rumah milik Muhammad Rafy Ramadhan (24).
Jumat, 21 Maret 2025 - 15:15 WIB
Trashbag hitam yang berisi tulang Elga Dika Puspita (24), warga Sumberadi, Sleman yang dibunuh kekasihnya di Kontrakan Bantul pada 2024 lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Warga di wilayah Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), digemparkan dengan penemuan kerangka manusia di rumah milik Muhammad Rafy Ramadhan (24).

Usut punya usut, tulang belulang itu terindentifikasi milik perempuan bernama Enggal Dika Puspita (24), warga Sumberadi, Kabupaten Sleman yang dilaporkan hilang sejak 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kejadian ini berawal dari laporan pihak keluarga ke Polres Bantul terkait adanya seorang perempuan yang sudah lama tidak ada kabar, tetapi motornya dipakai oleh kekasihnya," kata AKP I Nengah Jeffry, Kasi Humas Polres Bantul, Jumat (21/3/2025).

Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa Muhammad Rafy Ramadhan yang merupakan kekasih korban. Hasil pemeriksaan, dia mengakui telah menghilangkan nyawa korban pada September 2024 di kontrakan yang beralamat di Dusun Manding, Sabdodadi, Bantul. 

Pembunuhan tersebut dilakukan pelaku dengan cara mencekik korban di kontrakan sampai meninggal dunia. 

"Berdasarkan pengakuan pelaku, dia nekat membunuh kekasihnya karena sebelumnya sempat terlibat cek-cok di antara mereka," ungkap Jeffry.

Setelah membunuh kekasihnya, jasad korban ditutupi jas hujan. Setelah kurang lebih waktu 2 minggu, keluar bau menyengat yang muncul dari mayat korban. Sehingga, pelaku pindah tidur di kontrakan temannya di daerah Condongcatur, Kabupaten Sleman.

Pada Sabtu (7/12/2024), pelaku beberes kontrakannya dan mendapati tubuh korban sudah menjadi kerangka. Kemudian, tersangka memasukkan kerangka, rambut, pakaian dan pernak pernik korban ke dalam trashbag warna hitam dan membawanya ke kontrakan di Condongcatur. 

Pada Jumat (20/12/2024), pelaku membawa trashbag tersebut ke losmen MUJI LESTARI di Kaliurang untuk dibersihkan kerangkanya.

Setelah itu, pelaku membawa kerangka tersebut untuk disimpan di rumahnya wilayah Dusun Gading Lumbung, Kalurahan Donotirto, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul. Pelaku juga membawa sisa pakaian korban yang dimasukkan kedalam trashbag dan koper yang tersisa di kontrakan. 

Sesampainya di rumah, pelaku membakar barang barang yang terkontaminasi mayat kekasihnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang dibakar pelaku ada berupa pakaian yang dikenakan korban, selimut, jas hujan, trashbag, rambut, berkas, boneka dan pernak-pernik milik korban," ucap Jeffry.

Pasca temuan tersebut, polisi membawa kerangka korban ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi lebih lanjut seperti pemeriksaan tes DNA guna memastikan bahwa kerangka itu adalah jasad Enggal Dika Puspita.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT