News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Lansia Pensiunan Pegawai Kereta Api Yang Resah Rencana Penataan Stasiun Lempuyangan

Rencana penataan kawasan stasiun Lempuyangan oleh Daop 6 Yogyakarta kembali membayangi seorang lansia pensiunan pegawai kereta api, Daniel Sunardjo.
Kamis, 17 April 2025 - 10:02 WIB
Daniel Sunardjo, lansia pensiunan pegawai kereta api, menunjukkan piagam penghargaan kini resah rencana penataan kawasan Lempuyangan.
Sumber :
  • tvOnenews/Nuryanto

tvOnenews.com - Rencana penataan kawasan stasiun Lempuyangan oleh Daop 6 Yogyakarta kembali membayangi seorang lansia pensiunan pegawai kereta api, Daniel Sunardjo. Ia mengaku prihatin dan akan tetap menolak keluar dari rumah dengan alasan bangunan rumahnya berada di atas tanah Sultan Ground.

Daniel Sunardjo merupakan satu satunya pensiunan pegawai kereta api yang masih bertahan hidup dan menjadi saksi perjalanan sejarah stasiun Lemouyangan Yogyakarta dan telah menempati bangunan rumah dinas sejak 1978 silam.  Namun, setelah mengabdi dan bekerja selama peluhan tahun, kakek berusia 86 tahun ini pun merasa terancam hendak digusur

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sambil menerawang jauh, Sunardjo menceritakan kawasan di jalan Lempuyangan dulunya disewa perusahaan swasta kereta api milik Belanda bernama Nederland Indishce Spoor (NIS)

"Sejak tahun 1978 sampai sekarang masih saya tempati ini rumah. Harapan saya itu, karena ini tanah milik Sultan, sementara rumah bangunan di sini kan dulunya disewa pihak kedua yaitu Nederland Indische Spoor (NIS) itu semacam swasta atau maskapai," ungkapnya.

Ia menjelaskan, setelah NIS hengkang pada masa revolusi dan meninggalkan kawasan di Lempuyangan, seharusnya lokasi tersebut otomatis menjadi hak milik Kraton Yogyakarta. 

"Nah, tahu tahu pada waktu kemarin pas ada sosialisasi di Kelurahan Bausasran koq telah di klaim oleh KAI. Menurut saya yang berhak seharusnya Pihak Kraton. Sehingga saat ini saya dan warga lainnya juga tengah mengajukan surat kekancingan ke Kraton Yogyakarta, " jelasnya. 

Sunardjo menjelaskan bahwa awal masuk sebagai pegawai Djawatan Kereta Api pada 1961 silam di Bandung. 
"Saya masuk pendidikan DKA tahun 1958, selama tiga tahun, kemudian menjadi pegawai tahun 1961. Dulu tugas di Depo Listrik Kereta Api di Ciroyom Bandung. Baru pada tahun 1978, dipindahkan ke Depo Listrik Yogyakarta," jelasnya 

Kemudian, kata Sunardjo, pada tahun 1987 ia ditugaskan ke Semarang menjabat sebagai Kaur Listrik seluruh Jawa. 

Tak hanya Sunardjo, rencana penataan kawasan Stasiun Lempuyangan oleh KAI Daop 6 Yogyakarta juga mendaoat penolakan dari warga yang menempati 14 rumah dinas.

Penolakan penggusuran dilakukan dengan mendirikan posko warga dan memasang spanduk dan poster bertuliskan Tanah Sultan Ground di setiap rumah dinas sebagai bentuk menolak penggusuran.

KAI Daop 6 Yogyakarta sendiri merencanakan adanya pengukuran pada bangunan tambahan yang dihuni warga RW 01 Kelurahan Bausasran Danurejan Lempuyangan Kota Yogyakarta pada Rabu (16/4/2025) pagi. Namun, warga tetap menolak adanya pengukuran yang akhirnya tidak jadi dilakukan.

Menurut juru bicara atau perwakilan warga, Fokki Ardiyanto, pada intinya warga menolak adanya penggusuran. Penolakan dan keberatan warga nantinya akan dituangkan dalam bentuk tertulis seperti permintaan dari PT KAI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Intinya warga menolak. Tadi dari KAI menyampaikan supaya bisa tertulis, kami akan segera sampaikan," tegas Fokki.

Sementara, Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan bahwa terkait rencana revitalisasi Lempuyangan, belum ada pernyataan lanjutan. "Terkait Lempuyangan belum ada statement lanjutan dari kami karena proses dialog dan sosialisasi masih berlangsung dan sangat dinamis," tandas Feni.(nur/chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendes Bocorkan Fakta Mencengangkan soal Lahan Kuburan hingga Penegak Hukum di Desa: Saya Kira Ini Menyedihkan

Mendes Bocorkan Fakta Mencengangkan soal Lahan Kuburan hingga Penegak Hukum di Desa: Saya Kira Ini Menyedihkan

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bocorkan soal fakta mencengankan soal lahan kuburan di desa hingga singgung penegak
Persib Bandung Dapat Ancaman Nyata, Wakil Korea Selatan di AFC 2 Jadi Calon Juara K-League

Persib Bandung Dapat Ancaman Nyata, Wakil Korea Selatan di AFC 2 Jadi Calon Juara K-League

Tampil dari babak play off, Persib Bandung langsung menantang FC Seoul yang berasal dari pot 1. Pertandingan perdana Grup E ACL 2 ini pun akan digelar di Stadion Piala Dunia Seoul, 16 September 2026.
BNN Usulkan Ketamin Masuk Golongan Narkotika, Butuh Masa Transisi untuk Penyesuaian Izin Medis

BNN Usulkan Ketamin Masuk Golongan Narkotika, Butuh Masa Transisi untuk Penyesuaian Izin Medis

BNN mengusulkan ketamin masuk golongan narkotika setelah pengungkapan peredaran 2,1 ton. Perubahan status perlu diikuti masa transisi untuk penggunaan medis dan veteriner.
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Keberangkatan Tim Indonesia Cabor Basket dan Anggar ke Asian Games 2026 Dialihkan

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Keberangkatan Tim Indonesia Cabor Basket dan Anggar ke Asian Games 2026 Dialihkan

Dengan sejumlah penerbangan terdampak, Chief de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu memastikan para atlet dan ofisial tetap berangkat ke Jepang melalui sejumlah rute alternatif.
Beras SPHP Punya Nama Baru, Pemerintah Luncurkan Beras Kita 20 Oktober 2026

Beras SPHP Punya Nama Baru, Pemerintah Luncurkan Beras Kita 20 Oktober 2026

Beras SPHP resmi berganti nama menjadi Beras Kita Medium dan mulai dijual 20 Oktober 2026. Kemasan lama tetap dipasarkan hingga stok habis.
Kejagung Tetapkan PT TPL Jadi Tersangka Korporasi, Diduga Manipulasi HS Code dalam Kasus Transfer Pricing

Kejagung Tetapkan PT TPL Jadi Tersangka Korporasi, Diduga Manipulasi HS Code dalam Kasus Transfer Pricing

Kejagung menetapkan PT Toba Pulp Lestari sebagai tersangka korporasi dalam kasus transfer pricing dan under invoicing periode 2008-2025.

Trending

Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate Ternyata Sempat Ragukan Megawati Hangestri, Orang Dalam: Banyak Kekhawatiran

Hyundai Hillstate ternyata sempat ragu merekrut Megawati Hangestri. Orang dalam mengungkap banyak kekhawatiran soal kondisi sang pevoli Indonesia.
Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Pamer Hasil Make Up Sendiri, Megawati Hangestri Dipuji Skuad Hillstate: Kamu Cantik Sekali

Megawati Hangestri dipuji skuad Hyundai Hillstate setelah memamerkan hasil make up-nya sendiri saat momen photo shoot di Suwon Gymnasium beberapa waktu lalu.
Tak Tahan dengan Tekanan Hidup hingga Bullying Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Tinggalkan Autobiografi hingga Donasi

Tak Tahan dengan Tekanan Hidup hingga Bullying Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Tinggalkan Autobiografi hingga Donasi

Sebuah akun media sosial X dengan display name Stewie mengunggah sebuah postingan tentang dirinya yang mungkin telah meninggal dunia saat tweet tersebut muncul.
LHKPN Tim 9 Jadi Sorotan, KPK Diminta Aktif Telusuri Aset Pejabat

LHKPN Tim 9 Jadi Sorotan, KPK Diminta Aktif Telusuri Aset Pejabat

Peranan Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam penanganan dugaan kasus TPPU eks Jampidsus, Febrie Adriansyah turut disorot berbagai pihak.
Kumpulan Fakta Kematian Fajar Sahrudin yang Viral di X, Jenazahnya Ditemukan Sudah Membiru di GBK

Kumpulan Fakta Kematian Fajar Sahrudin yang Viral di X, Jenazahnya Ditemukan Sudah Membiru di GBK

Fajar Sahrudin diduga mengambil keputusan tragis tersebut di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, setelah mengunggah pesan perpisahan serta autobiografi.
Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Masinton Sebut Sikap Politik DPRD Tapteng Primitif, Hambat Percepatan Penanganan Bencana

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu menanggapi santai terkait tidak harmonisnya hubungannya dengan DPRD Tapteng pascabencana.
Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mereda, PVMBG Imbau Warga Tetap Waspada: Bukan Sepenuhnya Berhenti

Aktivitas Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mereda, PVMBG Imbau Warga Tetap Waspada: Bukan Sepenuhnya Berhenti

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini terpantau mengalami penurunan. Kepala Pos PVMBG Hargo Pancuran melaporkan aktivitas vulkanik mulai mereda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT