News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Keseharian Tersangka Perusakan Nisan Non Muslim di Kota Yogyakarta dan Bantul, Ternyata Begini

Polisi mengungkap kebiasaan ANFS (16), tersangka perusakan nisan makam non muslim di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul yang terjadi belakangan terakhir ini.
Selasa, 20 Mei 2025 - 21:01 WIB
Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti yang disita dari kasus perusakan nisan makam di Kota Yogyakarta saat rilis kasus di Mapolsekta Kotagede, Selasa (20/5/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap kebiasaan ANFS (16), tersangka perusakan nisan makam non muslim di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul yang terjadi belakangan terakhir ini.

Sehari-harinya, remaja berusia 16 tahun tersebut kerap keluyuran pada malam hari dan tidur di luar rumah. Meski, tersangka diketahui masih pelajar kelas 3 SMP di wilayah Pringgolayan, Bantul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keseharian pelaku tidak tidur di rumah. Dia jalan-jalan terus dan tidur di sembarang tempat. Pagi pulang ganti baju kemudian berangkat sekolah. Jam masuk sekolah pun gak mesti, kadang berangkat siang, kadang pagi," ungkap AKP Basungkawa, Kapolsek Kotagede saat rilis kasus di Mapolsekta setempat, Selasa (20/5/2025).

Dari pengakuan tersangka, kata Basungkawa, yang bersangkutan melakukan aksi perusakan nisan tersebut seorang diri. Setidaknya ada lima nisan yang dirusak di TPU Baluwarti, Kota Yogyakarta. Serta, 10 nisan di TPU Ngentak dan dua nisan di TPU Jaranan, Kabupaten Bantul.

Tersangka juga mengaku lebih dulu merusak nisan di Kota Yogyakarta pada Jumat (16/5/2025). Dilanjutkan, pada Sabtu (17/5/2025) di Bantul.

Hanya saja, Basungkawa masih enggan membeberkan motif tersangka di balik aksi perusakan tersebut.

Namun, polisi menduga tersangka mengalami gangguan kejiwaan. Sebab, kakak tersangka memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan telah menjalani rawat jalan. Namun demikian, polisi masih akan memeriksa kondisi kejiwaan tersangka.

"Latar belakang keluarganya itu bapaknya sudah meninggal. Dia tinggal bersama ibu dan tersangka ini empat bersaudara. Kakaknya nomor 1 sudah pisah rumah, yang dua masih serumah namun salah satunya sakit dan menjalani obat jalan," kata Basungkawa.

"(Kemungkinan) ada keturunan dari kakaknya. Tapi, kami masih akan melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka, karena mulai kelas 1-3 belum pernah dilakukan pemeriksaan," sambungnya.

Basungkawa membeberkan, cara tersangka merusak nisan-nisan tersebut ada yang menggunakan alat maupun tangan kosong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diakui, tersangka mematahkan 4 nisan dengan tangan, tidak ada alat bantu. Dan 1 nisan terbuat dari keramik menggunakan batu besar yang ada di lokasi," bebernya.

Dalam kasus ini, polisi juga menyita barang bukti di antaranya 4 papan nama kayu dan 1 nisan yang dirusak di wilayah Kota Yogyakarta, sepasang celana dan kaus yang dipakai pelaku.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di Depan FIFA, Thom Haye Bicara Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia

Di depan FIFA, Thom Haye menyebut langkah Timnas Indonesia untuk mengalahkan Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 tidak berjalan mudah. Laga melawan Malaysia jadi fokus berikutnya.
Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Sambil Berlinang Air Mata, Asri Welas Kenang Sosok Guruh Soekarnoputra

Asri Welas mengenang Guruh Soekarnoputra yang meninggal dunia. Selama 11 tahun belajar seni, ia menyimpan banyak ilmu dan pesan dari sang maestro.
Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul Minta Buktikan Aliran Dana Rp480 Miliar di Muktamar NU, Siap Layangkan Somasi

Gus Ipul kembali menegaskan somasi bukan langkah akhir. Namun, jika tidak ada klarifikasi atau dinilai tidak sesuai fakta, PBNU akan meneruskan perkara ke proses hukum.
Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Pengakuan Jokowi soal Lawan Politik PSI: Banyak yang Ketakutan

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Joko Widodo mengakui bahwa PSI mulai mendapat perhatian dari pihak lain walapun masih tergolong baru
Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Lewati Babak Kualifikasi di Peringkat ke-4, Basral Graito Melaju ke Final Skateboard Street Putra Asian Games 2026

Wakil Indonesia di cabang olahraga Skateboard nomor Street Putra Asian Games 2026, Basral Graito, sukses mengunci satu tempat di babak final.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Bantai Pakistan 4-0, Teerasak Poeiphimai Menggila di Laga Perdana

Thailand mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 4-0 atas Pakistan. Teerasak Poeiphimai tampil gemilang dengan mencetak dua gol untuk Gajah Perang.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT