News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Gugatan Perdata Ijazah Jokowi di Pengadilan Negeri Sleman Ditunda, Ini Penyebabnya

Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Sleman memutuskan untuk menunda sidang gugatan perdata terkait keaslian ijazah Presiden ke-7, Joko Widodo atau Jokowi yang diselenggarakan pada hari ini.
Kamis, 22 Mei 2025 - 17:04 WIB
Sidang gugatan perdata terkait keaslian ijazah Jokowi yang berlangsung di PN Sleman, Kamis (22/5/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Sleman memutuskan untuk menunda sidang gugatan perdata terkait keaslian ijazah Presiden ke-7, Joko Widodo atau Jokowi yang diselenggarakan pada hari ini.

Untuk diketahui, sidang gugatan perdana ini dipimpin oleh Cahyono sebagai Ketua Majelis Hakim, Hakim Anggota 1 Raden Danang Noorkusumo dan Hakim Anggota 2 Novita Arie Dwi Ratnaningrum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara, peserta sidang yaitu Komardin sebagai pihak penggugat, Ariyanto mewakili pihak tergugat 1 sampai 7, Jahro Alkom mewakili Kasmojo. Serta turut dihadiri tim pengacara dari Surakarta yang turut membela pihak penggugat.

Adapun, majelis hakim menunda sidang gugatan perdata ini karena berkas dari rekan penggugat dinilai belum lengkap. Sehingga, persidangan akan kembali digelar pada 28 Mei 2025 mendatang.

"Ini (sidang gugatan perdata) ditunda ya kebetulan ada teman mau intervensi mendukung kami, cuma katanya gugatannya belum lengkap, belum tersedia.

Sehingga, kesempatan tadi ditunda untuk dia. Insya Allah nanti tanggal 28 Mei kita lanjutkan (sidang)," kata Komardin ditemui usai persidangan, Kamis (22/5/2025).

Sebenarnya, lanjut Komardin, berkas gugatan yang dibawa oleh rekan sesama pengacaranya tersebut sudah siap, namun tertinggal ketika mereka perjalanan menuju Sleman.

"Saya juga pikir sudah siap, ternyata katanya tertinggal. Yasudah kalau tertinggal mau apa lagi. Formulirnya tertinggal karena dia berangkat dari Solo sehingga kelupaan," ucapnya.

Komardin menuturkan, ada 14 poin yang digugat di antaranya meminta tergugat 1-7 untuk menyerahkan daftar Dosen Fakultas Kehutanan UGM yang mengajar pada tahun 1980-1985, menyerahkan daftar nama-nama calon mahasiswa pada Fakultas Kehutanan tahun ajaran 1979/1980, menyerahkan daftar nama-nama mahasiswa UGM yang lulus pada Fakultas Kehutanan tahun ajaran 1979/1980, menyerahkan Kartu Rencana Studi (KRS) dari semester 1 sampai akhir atas nama Joko Widodo pada Fakultas Kehutanan UGM, menyerahkan nama-nama mahasiswa UGM Fakultas Kehutanan yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta alamat lokasi KKN bersama Joko Widodo.

Selanjutnya, menyerahkan skripsi atas nama Joko Widodo Fakultas Kehutanan UGM mantan Presiden RI, menyerahkan 10 skripsi mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM yang lulus pada tahun 1985, menyerahkan duplikat ijazah atas nama Joko Widodo, menyerahkan duplikat 10 ijazah yang lulus pada tahun 1985, menyerahkan nama Ketua Jurusan Teknologi Kayu yang merupakan jurusan yang dipilih oleh Joko Widodo, nama Dekan Fakultas Kehutanan dan nama Rektor UGM pada tahun 1985.

Kemudian, mengizinkan penggugat menghadirkan tim forensik dengan peralatan untuk menguji dokumen di depan pengadilan secara terbuka untuk umum agar seluruh rakyat Indonesia dapat menyaksikannya langsung, memerintahkan kepada tergugat 1-8 hadir untuk memberikan keterangan dihadapan Pengadilan dan tidak dapat diwakilkan, memerintahkan tergugat 1-8 hadir untuk menyerahkan ijazah S1-S3 ke Pengadilan untuk diperiksa dan memerintahkan kepada tergugat 1-8 hadir dan tidak boleh diwakilkan oleh kuasa hukumnya pada saat pembuktian oleh tim forensik dihadapan Majelis Hakim.

Adapun alasan pemohon karena dokumen tersebut merupakan alat bukti penting yang berkaitan langsung dengan pokok perkara a quo. Serta, dokumen tersebut tidak berada dalam penguasaan penggugat, melainkan secara ekslusif dalam penguasaan tergugat 1-7.

"Sekarang kan saling mengeklaim bahwa (ijazah Jokowi) ada yang palsu, asli kan begitu terus. Mudah-mudahan ini bisa cepat selesai dan cepat terungkap apa asli atau tidak," ucap Komardin.

Dengan begitu, kegaduhan yang terjadi imbas ijazah Jokowi ini berdampak positif pada perbaikan sektor ekonomi di Indonesia.

Sedangkan, bila UGM tidak bisa membuktikkannya, Komardin menuntut ganti rugi sebesar Rp 1.069 Triliun yang terdiri dari kerugian materiil Rp 69 Triliun dan imateriil Rp 1.000 Triliun. 

Tuntutan mengenai dua kerugian tersebut karena pada Desember 2025 bertepatan jatuh tempo pembayaran hutang Indonesia sebesar Rp 833 Triliun, dengan asumsi nilai Dolar Rp 15.500 Triliun. Sekarang ini, nilai Dolar sudah tembus Rp16.600 Triliun sekian.

Otomatis, negara harus menambah Rp 69 Triliun untuk menutupi kekurangan. Makanya, pemerintah saat ini gencar memangkas anggaran dimana-dimana.

Di lokasi yang sama, Ariyanto melihat aspek hukum acara dari rekan penggugat belum terpenuhi sebagai Pasal 179 RV, sehingga sidang gugatan hari ini perlu ditunda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi hukum acaranya harus ada yang dipenuhi terlebih dahulu, karena ini sifatnya persidangan yang terhormat. Apabila hukum acara sudah ditempuh, beliau mencari intervensi yang tepat, hadir dan mewakili kebenaran lainnya. Karena hukum acara tidak terpenuhi, maka kami tidak bisa untuk menerima beliau hadir di dalam prosedur," kata Ariyanto. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPC HIPPI Kepulauan Seribu Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Pengusaha Gerakkan Ekonomi Daerah

DPC HIPPI Kepulauan Seribu Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Pengusaha Gerakkan Ekonomi Daerah

Dewan Pengurus Cabang (DPC) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) Kepulauan Seribu resmi dilantik di Batavia Marina, Jakarta, Senin (5/10/2026).
6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Cuan di 7 Oktober 2026: Taurus Siap-siap Banjir Rezeki

6 Zodiak yang Diprediksi Paling Berlimpah Cuan di 7 Oktober 2026: Taurus Siap-siap Banjir Rezeki

Memasuki 7 Oktober 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki peluang finansial yang cukup menjanjikan. Siapa saja yang disebut bakal berlimpah rezeki besok?
Hasil Liga A UEFA Nations League 2026-2027 Semalam: Italia dan Prancis Kompak Kembali ke Jalur Kemenangan

Hasil Liga A UEFA Nations League 2026-2027 Semalam: Italia dan Prancis Kompak Kembali ke Jalur Kemenangan

Italia dan Prancis sama-sama kompak kembali ke jalur kemenangan di UEFA Nations League 2026-2027. Sebelumnya, mereka sempat berduel dalam laga yang berakhir imbang 1-1.
Dukung Thailand tapi Pakai Jersi Timnas Indonesia, Pedangdut Jirayut: Alhamdulillah Gak Jadi Diusir

Dukung Thailand tapi Pakai Jersi Timnas Indonesia, Pedangdut Jirayut: Alhamdulillah Gak Jadi Diusir

Pedangdut asal Thailand Jirayut mengaku lega Timnas Indonesia bisa juara FIFA ASEAN Cup 2026. Karena hal ini, ia senang akhirnya tak dipulangkan ke negaranya.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 7 Oktober 2026, Ada yang Dapat Rezeki Tak Terduga

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Beruntung 7 Oktober 2026, Ada yang Dapat Rezeki Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling beruntung 7 Oktober 2026: Ada yang dapat rezeki tak terduga.
Biduan Dangdut Protes Disawer Uang di Muka, Kades di Pandeglang Bilang "Jangan Sok, Ini kan Hiburan" Akhirnya Minta Maaf

Biduan Dangdut Protes Disawer Uang di Muka, Kades di Pandeglang Bilang "Jangan Sok, Ini kan Hiburan" Akhirnya Minta Maaf

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang biduan dangdut protes karena disawer, namun dengan cara uangnya dilemparkan ke depan muka. Akhirnya berujung minta maaf.

Trending

FIFA Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sosok Pemain Ini

FIFA Soroti Kemenangan Bersejarah Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Sosok Pemain Ini

FIFA memberi sorotan khusus terhadap keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai Piala FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand secara dramatis adu penalti
Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain

Reaksi Keras Media Thailand Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Soroti Perjuangan 10 Pemain

Timnas Indonesia sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat drama adu penalti, sementara media Thailand menyoroti perjuangan timnya
Pernah Bawa Kanada ke Piala Dunia, John Herdman Justru Sebut Juara Bersama Timnas Indonesia Jadi Pencapaian Terbaik

Pernah Bawa Kanada ke Piala Dunia, John Herdman Justru Sebut Juara Bersama Timnas Indonesia Jadi Pencapaian Terbaik

Timnas Indonesia resmi keluar sebagai juara setelah melewati pertandingan dramatis menghadapi Thailand.
Netizen Indo Serbu Akun Timnas Thailand, Ramai-ramai Ucap Terima Kasih: Kalian Luar Biasa

Netizen Indo Serbu Akun Timnas Thailand, Ramai-ramai Ucap Terima Kasih: Kalian Luar Biasa

Usai Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, akun resmi sepak bola Thailand justru dibanjiri komentar netizen Garuda yang memberikan apresiasi dan rasa.
GBK Bergetar Rayakan Gelar Juara ASEAN Cup 2026, Prabowo Puji Habis Perjuangan Timnas Indonesia: Ini Contoh Nyata

GBK Bergetar Rayakan Gelar Juara ASEAN Cup 2026, Prabowo Puji Habis Perjuangan Timnas Indonesia: Ini Contoh Nyata

Rasa bangga dan ungkapan syukur mendalam diluapkan Presiden RI Prabowo Subianto atas daya juang pantang kendur skuad Timnas Indonesia hingga detik-detik pamungkas sukses menumbangkan Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senin (5/10) malam.
Ayah Emil Audero Sudah Yakin Anaknya akan Tepis Penalti Krusial Thailand dan Bawa Timnas Indonesia Juara, Ada Cerita di Baliknya

Ayah Emil Audero Sudah Yakin Anaknya akan Tepis Penalti Krusial Thailand dan Bawa Timnas Indonesia Juara, Ada Cerita di Baliknya

Penampilan gemilang Emil Audero di bawah mistar gawang menjadi salah satu kunci keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai ajang bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (5/10). 
Luar Biasa! Segini Hadiah Uang yang Diterima Timnas Indonesia Setelah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Luar Biasa! Segini Hadiah Uang yang Diterima Timnas Indonesia Setelah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia bisa bawa pulang hadiah uang hingga belasan miliar rupiah setelah menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai kalahkan Thailand di babak final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT