GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkas Pemeriksaan Christiano Tarigan Penabrak Mahasiswa FH UGM Dilimpahkan ke Kejari Sleman

Berkas perkara pemeriksaan Christiano Pengarapenta Pengidahan Tarigan (20), tersangka penabrak mahasiswa Fakultas Hukum (FH)  UGM, Argo Ericko Achfandi (19) telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman.
Selasa, 3 Juni 2025 - 16:23 WIB
Christiano Pengarapenta Pengidahan Tarigan (20), tersangka penabrak mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UGM, Argo Ericko Achfandi (19).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Berkas perkara pemeriksaan Christiano Pengarapenta Pengidahan Tarigan (20), tersangka penabrak mahasiswa Fakultas Hukum (FH)  UGM, Argo Ericko Achfandi (19) telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman.

Pelimpahan berkas perkara tersebut dilakukan oleh penyidik Polresta Sleman pada Senin (2/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Berkas kecelakaan Christiano) sudah dikirim ke Kejaksaan kemarin. Supaya cepat P21 (berkas lengkap) dan disidangkan," kata Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo, Kapolresta Sleman, Selasa (3/6/2025).

Dihubungi secara terpisah, Kasi Pidum Kejari Sleman, Agung Wijayanto membenarkan hal tersebut.

"Sudah dikirim ke kami tanggal 2 juni 2025," ucapnya.

Agung menyampaikan bahwa, berkas perkara yang dilimpahkan oleh penyidik Polresta Sleman berkaitan dengan Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam pasal tersebut, tersangka Christiano mendapat ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda maksimal Rp 12 juta.

Pasca pelimpahan berkas tersebut, Kejari Sleman disebutnya telah menunjuk jaksa peneliti untuk memeriksa kelengkapan formil dan materiil terhadap berkas perkara tersebut. Dalam waktu tujuh hari, jaksa akan menentukan sikap. 

"Misalnya, berkas belum lengkap akan kita kirim P18. Dalam waktu 14 hari, kita kirim P19 atau petunjuk-petunjuk yang diberikan dari jaksa kepada penyidik untuk melengkapi berkas perkara tersebut. Terkait penetapan sita, unsur-unsur pasalnya, harus kita periksa dulu," terangnya.

Kemudian, Kejari Sleman akan menerbitkan P21 bila berkas perkara tersebut dinyatakan sudah lengkap. Bersamaan dengan itu, penyidik juga akan menyerahkan tersangka dan barang buktinya. Selanjutnya, perkara tersebut siap disidangkan di Pengadilan.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Palagan Tentara Pelajar, tepatnya Simpang Tiga Dusun Sedan, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (24/5/2025) dini hari.

Kejadian ini bermula ketika motor Vario plat B 3373 PCG yang dikendarai oleh Argo melaju dari arah selatan ke utara di laju kiri.

Mendekati lokasi kejadian, motor Vario tersebut diduga bermaksud putar arah ke selatan. Bersama dengan itu, dari arah yang sama, melaju mobil BMW pelat B 1442 NAC yang dikemudikan oleh Christiano, mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM di jalur kanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena jarak sudah dekat dan pengemudi mobil BMW tidak bisa menguasai laju kendaraannya, sehingga membentur motor Vario hingga terpental. Sementara, mobil BMW oleng ke kanan dan membentur mobil Honda CRV plat AB 1623 JR yang berhenti di tepi jalan sebelah timur jalan. Kecelakaan ini menyebabkan pemotor meninggal dunia di lokasi kejadian. 

Pasca insiden tersebut, polisi telah menetapkan pengemudi mobil BMW sebagai tersangka. Serta, menyita barang bukti di antaranya 1 unit mobil Honda CRV nopol AB 1623 JR beserta STNK, selembar SIM A atas nama TRR (pemilik mobil Honda CRV), 1 unit mobil BMW nopol B 1442 NAC beserta STNK, selembar SIM A atas nama CPP, 1 unit motor Honda Vario nopol B 3373 PCG beserta STNK dan selembar SIM C atas nama AAA.(scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap! Ini Penyebab Kebakaran di Mal Ciputra Cibubur

Terungkap! Ini Penyebab Kebakaran di Mal Ciputra Cibubur

Pemadam kebakaran mengungkap penyebab terjadinya kebakaran di pusat perbelanjaan, Mal Ciputra Cibubur, Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi, Selasa (17/2/2026)
Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Satu-satunya Pemain Lokal di Jajaran Top Skor Liga 2, Winger Bekasi City Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia?

Jadi satu-satunya pemain lokal di deretan top skor Liga 2, winger milik Bekasi City FC ini bisa dipertimbangkan oleh John Herdman untuk skuad Timnas Indonesia.
Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Baru Setengah Hari Jualan, Pedagang Burung Pipit Kantongi Rp17 Juta saat Hari Imlek

Pedagang burung pipit di Vihara Dharma Bhakti Jakarta Barat mengungkapkan bisa kantongi Rp17 juta dalam waktu setengah hari selama perayaan Hari Raya Imlek.
Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Singgung Isu Sandbagging saat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain, Charles Leclerc Curiga pada Mercedes yang Menurutnya...

Setelah tes pramusim F1 2026 pertama yang berlangsung di Bahrain telah berakhir, peta persaingan tim pada musim ini nampaknya masih sulit untuk diprediksi.
Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Kapan Shalat Tarawih Pertama Muhammadiyah, NU, Pemerintah Indonesia Dilakukan pada Ramadhan 2026? Catat Waktunya

Umat Islam di Indonesia menantikan pengumuman resmi penetapan 1 Ramadhan dari pemerintah melalui sidang isbat untuk menentukan kapan puasa dan shalat tarawih
Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam Ketar-ketir John Herdman akan Bawa Timnas Indonesia Balik ke Era Shin Tae-yong

Media Vietnam mulai khawatir John Herdman akan membawa Timnas Indonesia kembali ke era Shin Tae-yong dari segi penggunaan taktik di atas lapangan. Apa katanya?

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT