News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Antusiasme Tinggi, Pendaftar SPMB Jalur Domisili di SMPN 10 Yogyakarta Membludak

Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 jalur domisili untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Yogyakarta tengah berlangsung.
Senin, 23 Juni 2025 - 17:35 WIB
Orang tua siswa dari calon peserta didik di SMPN 10 Yogyakarta melakukan pendaftaran jalur domisili.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 jalur domisili untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Yogyakarta tengah berlangsung.

Jumlah pendaftar di jalur itu disebut-sebut membludak, seperti yang terjadi di SMPN 10 Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala SMPN 10 Yogyakarta, Edy Thomas Suharta mengatakan bahwa tingginya antusiasme masyarakat untuk mendaftar jalur domisili membuat jumlah pendaftar di sekolahnya mencapai ratusan setiap harinya. Padahal, kuota sekolah hanya tersedia 224 siswa.

Sementara, khusus jalur domisili terbagi menjadi dua yakni domisili radius sekitar 22 siswa dan domisili daerah 91 siswa. Pada jalur domisili daerah, 45 siswa di antaranya diperuntukkan bagi calon peserta didik dari Umbulharjo.

Untuk diketahui, pendaftaran SPMB jalur domisili bagi siswa SMP di Kota Yogyakarta dibuka mulai 18-24 Juni 2025. 

"Kuota (jalur domisili radius) sudah terpenuhi. Ada 22 orang sementara pendaftarnya ratusan. Syaratnya murni hanya jarak (rumah ke sekolah). Di aplikasi, jarak terdekat 145,044 meter dan terjauh 416,633 meter tanpa melihat nilainya," tutur Edy, Senin (23/6/2025).

Sedangkan, calon peserta didik yang tidak bisa tertampung bisa mendaftarkan diri lewat jalur domisili daerah. Namun, syaratnya menggunakan nilai gabungan Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD). Untuk jalur ini, kuota yang disediakan sekitar 45 siswa, khusus Kemantren Umbulharjo.

"Hingga pukul 11.58 WIB, nilai tertingginya 248,57 dan terendah 219,76," kata Edy.

Lebih lanjut, calon peserta didik yang tidak tertampung baik di jalur domisili radius maupun daerah masih bisa mendaftar lewat domisili daerah bersama 14 kemantren lainnya.

Syaranya juga menggunakan gabungan nilai ASPD. Selain itu, juga bisa mendaftar melalui jalur afirmasi Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial (KSJPS).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta, Budi Santoso Asrori menyampaikan, jalur domisili dengan kuota khusus Kemantren Umbulharjo bertujuan untuk mewadahi calon peserta didik agar tertampung di sekolah terdekat. Mengingat, Kemantren Umbulhajo cukup luas, sementara hanya ada sekolah terdekat disana yaitu SMPN 10 Yogyakarta. 

"Itu tambahan akses untuk Kemantren Umbulharjo," ucapnya. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesaksian Tukang Parkir soal Temuan Jenazah Sutrimo di Klinik Kebayoran Baru, Sebut Bangunan Sudah Lama Tak Beroperasi

Kesaksian Tukang Parkir soal Temuan Jenazah Sutrimo di Klinik Kebayoran Baru, Sebut Bangunan Sudah Lama Tak Beroperasi

Tukang parkir memberikan kesaksiannya soal temuan jenazah seorang pria bernama Sutrimo di sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026).
Tren Sengketa Pajak Meningkat, Penyebab Ini Disebut Masih Jadi Faktor Utama

Tren Sengketa Pajak Meningkat, Penyebab Ini Disebut Masih Jadi Faktor Utama

Pengadilan Pajak mencatat adanya tren kenaikan sengketa pajak berupa 12.238 berkas sengketa sepanjang 2025 atau naik 3,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
KPK Didesak Tuntaskan Pengusutan Kadus Dugaan Suap Audit di Kabupaten Muara Enim

KPK Didesak Tuntaskan Pengusutan Kadus Dugaan Suap Audit di Kabupaten Muara Enim

Langkah KPK dalam penanganan dugaan suap hasil laporan keuangna audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan menuai sorotan tajam publik.
Momen Hari Anak Nasional 2026, KAI Bandara Ajak Anak Mengenal Dunia Perkeretaapian dan Hadirkan Perjalanan yang Ramah Anak

Momen Hari Anak Nasional 2026, KAI Bandara Ajak Anak Mengenal Dunia Perkeretaapian dan Hadirkan Perjalanan yang Ramah Anak

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", KAI Bandara menghadirkan kegiatan edukatif
Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi, Siapkan Program Catur Masuk Sekolah

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi, Siapkan Program Catur Masuk Sekolah

Prosesi pelantikan berlangsung di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta, pada Senin (27/7/2026).
Diincar Klub Indonesia dengan Tawaran Fantastis, Justin Hubner Blak-blakan: Lebih Baik Bertahan di Eropa

Diincar Klub Indonesia dengan Tawaran Fantastis, Justin Hubner Blak-blakan: Lebih Baik Bertahan di Eropa

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, akhirnya angkat bicara terkait rumor yang menyebut dirinya menerima tawaran fantastis dari salah satu klub Super League.

Trending

Tren Sengketa Pajak Meningkat, Penyebab Ini Disebut Masih Jadi Faktor Utama

Tren Sengketa Pajak Meningkat, Penyebab Ini Disebut Masih Jadi Faktor Utama

Pengadilan Pajak mencatat adanya tren kenaikan sengketa pajak berupa 12.238 berkas sengketa sepanjang 2025 atau naik 3,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
KPK Didesak Tuntaskan Pengusutan Kadus Dugaan Suap Audit di Kabupaten Muara Enim

KPK Didesak Tuntaskan Pengusutan Kadus Dugaan Suap Audit di Kabupaten Muara Enim

Langkah KPK dalam penanganan dugaan suap hasil laporan keuangna audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan menuai sorotan tajam publik.
Kesaksian Tukang Parkir soal Temuan Jenazah Sutrimo di Klinik Kebayoran Baru, Sebut Bangunan Sudah Lama Tak Beroperasi

Kesaksian Tukang Parkir soal Temuan Jenazah Sutrimo di Klinik Kebayoran Baru, Sebut Bangunan Sudah Lama Tak Beroperasi

Tukang parkir memberikan kesaksiannya soal temuan jenazah seorang pria bernama Sutrimo di sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026).
Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Menguak Tabir Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Polisi: Korban Tinggal dengan Ibunya

Menguak Tabir Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Polisi: Korban Tinggal dengan Ibunya

Menguak tabir kasus tewasnya dokter internship cantik, Siti Zahra Maghfira, pada Minggu (26/7/2026), pasalnya penyebab tewasnya dokter tersebut masih misteri.
Viral Kabar Dokter Meninggal Dunia saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Viral Kabar Dokter Meninggal Dunia saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Heboh kabar dokter meninggal dunia. Dokter yang ditemukan meninggal dunia ini, merupakan alumni Universitas Hasanuddin (Unhas).
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT