News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Ratusan Siswa di Kulon Progo Keracunan, Uji Laboratorium MBG Positif Terkontamintasi Sejumlah Bakteri

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo menyampaikan hasil laboratorium terhadap sejumlah sampel menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab ratusan siswa di Wates keracunan
Kamis, 21 Agustus 2025 - 21:37 WIB
Dinkes Kabupaten Kulon Progo saat melakukan pemeriksaan epidemiologi (PE) terhadap siswa yang diduga keracunan MBG, Kamis (31/7/2025) lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulon Progo menyampaikan hasil laboratorium terhadap sejumlah sampel menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menjadi penyebab ratusan siswa di Wates keracunan. Uji laboratorium juga dilakukan pada muntahan dan feses siswa.

Sebagai informasi, uji laboratorium dilakukan oleh Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLKK) DI Yogyakarta selama dua pekan sejak terjadinya peristiwa dugaan keracunan pada Kamis (31/7/2025) lalu. Uji laboratorium mengungkap hasilnya positif terkontaminasi bakteri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita mengambil sampel nasi putih, ayam, tahu krispi, sayur tumis dan semangka, termasuk ada tambahan muntahan dan feses siswa. Hasilnya positif terkontaminasi bakteri ada E.coli, Staphylococcus aureus dan Bacillus Cereus," tutur Arief Mustofa, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Kulon Progo saat dihubungi Kamis (21/8/2025).

Menurutnya, ketiga jenis bakteri tersebut seharusnya tidak tidak ada di makanan siap saji.

Arief juga menuturkan bahwa Dinkes Kabupaten Kulon Progo mewajibkan dapur SPPG menyisakan makanan sebagai bahan sampel sebelum akhirnya didistribusikan ke siswa penerima. Saat itu, sampel makanan yang diambil dari tiga kloter.

"Kalau ada kejadian seperti ini (keracunan), masih ada sampel yang diperiksa. Sampel yang diambil dari 3 kloter, paling banyak (temuan bakteri) berada di kloter 3 karena paling siang. Kloter 1 dan dua (temuan bakteri) tidak terlalu banyak," ungkap Arief.

Kepala Dinkes Kabupaten Kulon Progo, Sri Budi Utami menyebut, ada beragam faktor penyebaran bakteri penyebab keracunan makanan.

"Jadi multifaktorial mulai dari pemilihan bahan baku makanan, terutama bahan yang tidak awet lama seperti daging. Juga masa simpan hingga penyajian. Bisa juga saat anak makan tidak cuci tangan dulu," kata Sri Budi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Imbasnya, lanjut Budi, total ada 497 siswa baik dari SMPN 3 Wates, SMP Muhammadiyah Wates, SDN Sogan dan SDN 1 Triharjo mengeluhkan gejala seperti sakit perut, muntah, mual hingga diare.

"Kemarin kita segera gerak cepat, gejalanya tidak sampai berat. Ada satu orang yang rawat inap dua malam di RSUD Wates," ucap Sri Budi. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
Reaksi Keras Volimania Usai Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Leg 1: Satu-satunya di Dunia, Selebrasi Juara Ditunda!

Reaksi Keras Volimania Usai Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026 Leg 1: Satu-satunya di Dunia, Selebrasi Juara Ditunda!

Euforia kemenangan Jakarta Pertamina Enduro di grand final Proliga 2026 justru diwarnai keanehan yang memancing reaksi publik. Respons fans langsung membanjiri media sosial
Mahasiswa Dorong Evaluasi Kinerja Sosial Perusahaan untuk Kemajuan Daerah di Kalteng

Mahasiswa Dorong Evaluasi Kinerja Sosial Perusahaan untuk Kemajuan Daerah di Kalteng

Ketua umum SEMMI Kalteng, Afan menilai masih banyak anak daerah yang kesulitan mengakses pendidikan layak meskipun tinggal di wilayah kaya sumber daya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT