GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Takut Dimarahi Istri, Driver Ojol Bikin Geger Warga Yogyakarta

Seorang pengemudi ojek online pengantar makanan, AK alias Rama (25) nekat mengarang cerita hingga viral di media sosial. Warga Gedongtengen, Yogyakarta itu mengaku menjadi korban kejahatan jalanan dan membuat geger masyarakat.
Sabtu, 16 April 2022 - 16:58 WIB
Rama bersama AP dihadirkan saat jumpa pers di Mapolres Sleman, (16/4/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Seorang pengemudi ojek online pengantar makanan, AK alias Rama (25) nekat mengarang cerita hingga viral di media sosial. Warga Gedongtengen, Yogyakarta itu mengaku menjadi korban kejahatan jalanan dan membuat geger masyarakat.

Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, Rama membuat berita bohong atau hoax karena takut dimarahi istrinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tegaskan bahwa karena dia takut dimarahi istrinya, takut dibilang main-main dan tidak bekerja," kata Ade saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Sabtu (16/4/2022).

Dijelaskan Ade, peristiwa bermula saat Rama berpesta minuman keras bersama sesama rekan driver ojol lainnya pada Rabu, 13 April 2022 dini hari. Tiba-tiba, terjadi cekcok yang berujung pemukulan oleh AP (25) kepada Rama hingga mata kanannya bengkak.

Berbekal luka lebam, Rama pulang dan bercerita kepada istrinya jika menjadi korban kejahatan jalanan atau klitih di wilayah Blimbingsari, sekitar Kampus UGM. Ia dipepet oleh sekitar 8 orang menggunakan 4 sepeda motor sambil membawa senjata tajam lalu dipukul menggunakan kunci Inggris.

Sore harinya, lanjut Ade, Rama juga menceritakan hal yang sama kepada rekan-rekan driver ojol lainnya. Salah seorang di antaranya lalu memfoto Rama dengan kondisi masih luka lebam dan diunggah ke sejumlah media sosial hingga viral.

Istri Rama, MPD bahkan ikut berkomentar dalam unggahan tersebut. Rama dan istrinya juga bersepakat tidak melaporkan kasus ini ke polisi karena dianggap percuma.

"Biar Gusti Allah saja yang bales, katanya. Mereka bersepakat seperti itu. Ada kata-kata juga yang 'percuma lapor' dan sebagainya," terang mantan Kapolresta Tangerang itu.

Lebih lanjut, Ade menjelaskan, pihaknya bersama Reskrim Polres Sleman dan Polresta Yogyakarta selanjutnya bergerak mencari Rama untuk melakukan prarekonstruksi. Namun, dalam prarekonstruksi tersebut, petugas menemukan banyak kejanggalan.

Ade menyebut, kasus ini merupakan permasalahan yang sangat serius karena berita bohong tersebut sudah viral dan menyebar dengan cepat. Akibatnya, terjadi situasi yang tidak baik di Yogyakarta, seolah-olah telah terjadi kasus yang meresahkan masyarakat.

Ade akan memproses kasus ini dengan tuntas. Tujuannya adalah menimbulkan efek jera serta hal semacam ini tidak terulang kembali.

"Maka kepada siapapun yang melanggar itu dapat disangkakan Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yaitu menyebarkan berita bohong sehingga menimbulkan keonaran dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun," beber Ade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga saat ini, Rama belum ditetapkan sebagai tersangka. (Apo/Ard)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jangan Lagi Korek Telinga saat Puasa Ramadhan, Buya Yahya Ingatkan ini Sebelum Menyesal

Jangan Lagi Korek Telinga saat Puasa Ramadhan, Buya Yahya Ingatkan ini Sebelum Menyesal

Kita sudah memasuki bulan ramadhan 2026. Namun ada kebiasaan sehari-hari perlu dipertimbangkan, seperti korek telinga
Cara Baru Pemkab Tangerang Tranformasi Pelayanan Pajak dan Publik

Cara Baru Pemkab Tangerang Tranformasi Pelayanan Pajak dan Publik

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus bertransformasi dalam pelayanan publik dan pajak.
Mengenal Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa

Mengenal Tjiam Si, Ritual Mengintip Nasib Masa Depan Bagi Warga Tionghoa

Tjiam Si namanya, ritual tradisional untuk mengintip nasib masa depan. Ritual ini dilakukan warga Tionghoa ketika bersembahyang di kelenteng atau vihara.
Kagum Lihat Perubahan Marc Marquez di Ducati, Jorge Lorenzo: Ini Versi Paling Berbahaya

Kagum Lihat Perubahan Marc Marquez di Ducati, Jorge Lorenzo: Ini Versi Paling Berbahaya

Perubahan gaya balap Marc Marquez bersama Ducati tak luput dari sorotan mantan rival sengitnya, Jorge Lorenzo. 
Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 19 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 19 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan hari ini.
Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Akui Terima Ancaman Kematian Gegara Drama Derby d'Italia, Bastoni Langsung Minta Maaf

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, akhirnya buka suara terkait kontroversi kartu merah Pierre Kalulu dalam Derby d’Italia melawan Juventus akhir pekan lalu.

Trending

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Jelang Lawan Como, Pulisic Diragukan! Pelatih Milan Allegri Justru Soroti Tajam Inter

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengungkapkan Christian Pulisic masih diragukan tampil saat Rossoneri menghadapi Como dalam lanjutan Liga Italia, Rabu (18/2/2026).
Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan Makan 2 Bahan Ini saat Sahur dan Berbuka! dr Zaidul Akbar Sebut Biang Kerok Masalah Kesehatan

Jangan makan dua bahan ini saat sahur dan berbuka, dr Zaidul Akbar sebut biang kerok masalah kesehatan. Bahan apa saja yang dimaksud?
Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Simak Alasan Pemerintah Menetapkan Ramadhan 2026 pada Kamis 19 Februari

Berikut ini penjelasan, alasan penetapan ramadhan 2026 di Indonesia berbeda antara Muhadi dan NU.
Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Momen Panas di Terowongan: Luciano Spalletti Jadi 'Penyelamat' Juventus

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, tidak termasuk dalam daftar perwakilan klub yang dijatuhi sanksi setelah Derby d’Italia kontra Inter Milan akhir pekan lalu
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT