News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Niat Cari Terapi Pengobatan untuk Anak, Warga Bantul Malah Ditipu Dokter Gadungan Ratusan Juta Rupiah

Nasib apes dialami oleh J, warga Sedayu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Alih-alih mencari terapi pengobatan untuk sang anak, perempuan usia 40 tahun itu malah jadi korban penipuan oleh seorang dokter gadungan.
Jumat, 19 September 2025 - 08:46 WIB
Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Achmad Mirza (tengah) menunjukkan barang bukti kasus penipuan dokter terapi gadungan, Kamis (18/9/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Nasib apes dialami oleh J, warga Sedayu, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Alih-alih mencari terapi pengobatan untuk sang anak, perempuan usia 40 tahun itu malah jadi korban penipuan oleh seorang dokter gadungan.

Kasatreskrim Polres Bantul, AKP Achmad Mirza mengatakan bahwa aksi tindak pidana kriminal ini terjadi pada pertengahan 2024 lalu. Terlapor merupakan dokter gadungan bernama Dr. Fakimaru Emmy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada Juni 2024 lalu, korban berniat mencari terapi pengobatan untuk anaknya. Kemudian, oleh tante korban inisial M ditunjukkan tempat terapi yang beralamat di Padusan, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul dengan dokter pengampu terapi atas nama Dr. FE," tutur Mirza saat konferensi pers di Mapolres Bantul, Kamis (18/9/2025).

Setelah korban mendaftar dalam program terapi tersebut, lanjutnya, korban membayar uang sebesar Rp 15.000.000 kepada terlapor.

Setelah beberapa minggu, terlapor memberitahu bahwa anak korban terkena Mythomania sehingga korban diminta membayar biaya tambahan sebesar Rp 7.500.000.

Pada Agustus 2024, korban diminta untuk deposit jaminan pengobatan sebesar Rp 132.000.000. Pada November 2024, korban diarahkan untuk membayar Rp 7.500.000 guna pembayaran psikologi dan Rp 46.950.000 yang sudah ditalangi oleh terlapor. Serta, korban juga diminta untuk menyerahkan sertifikat tanah atas nama ayah kandung korban sebagai jaminan.

Pada Februari 2025, terlapor memvonis korban menderita penyakit HIV dan menawarkan pengobatan dengan biaya Rp 320.000.000. Sekitar Juli 2025, korban diminta untuk membayar Rp 10.000.000 dengan iming-iming deposit anak korban cair.

Dalam perkara ini, terlapor sebelumnya juga mengaku sebagai dokter di RSUP Dr Sardjito. Sehingga pada September 2025, korban mengecek kebenaran status terlapor di RSUP Dr Sardjito.

"Dari situ, diketahui bahwa terlapor tidak terdaftar sebagai dokter disana (RSUP Dr Sardjito). Korban juga mengecek penyakit HIV yang diderita anaknya dan ternyata hasilnya negatif," ungkap AKP Mirza.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 538.950.000 dan sebuah sertifikat tanah ikut raib. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polres Bantul guna penyelidikan lebih lanjut.

Berbekal laporan polisi tersebut, Unit II Tipider Polres Bantul melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi mendapati keberadaan pelaku di tempat praktiknya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).
Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Delapan Pemuda di Ciracas Diamankan Polisi Saat Hendak Tawuran

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, petugas mengamankan delapan pemuda setelah melakukan pengejaran terhadap sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Enam Pesawat AS Serang Empat Target di Iran

Amerika Serikat Kembali melancarkan serangan ke Iran. Kali ini enam pesawat AS menyerang empat target di Iran, menurut laporan jurnalis PBS News, Nick Schifrin, Jumat (26/6), mengutip seorang pejabat AS.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT