News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

8 Pelajar SD dan SMP di Bantul Terlibat Pembuatan Petasan

Jajaran Kepolisian Sektor Bantul menggrebek sebuah rumah yang digunakan untuk memproduksi petasan di Dusun Karasan, Palbapang, Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/4/2022) dini hari. Penggrebekan dilakukan berdasarkan informasi warga yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh polisi.
Minggu, 24 April 2022 - 15:03 WIB
Kapolres Bantul, AKB Ihsan didampingi Kapolsek Bantul, AKBP Ayom dan Kahumas Polres Bantul, AKP Maryata menunjukkan barang bukti petasan hasil racikan anak - anak SD dan SMP , Minggu (24/4/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, DIY- Jajaran Kepolisian Sektor Bantul menggrebek sebuah rumah yang digunakan untuk memproduksi petasan di Dusun Karasan, Palbapang, Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/4/2022) dini hari. Penggrebekan dilakukan berdasarkan informasi warga yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh polisi.

Dari penggrebekan di rumah tersebut,  polisi mengamankan 8 orang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP), yakni NN asal Guwosari Pajangan siswa SMP Muhammadiyah,  DKP warga  Ringinharjo siswa SD di Pandak,   HD warga Palbapang siswa SMP di Bantul,  ON warga Ringinharjo siswa SD di Palbapang, ELS warga Gilangharjo Pandak siswa SMP di Pandak, RM warga Trirenggo siswa SMP di Bantul,  dan RAD warga Palbapang siswa SMP di Bantul. Satu orang anak lagi yang berperan sebagai pembeli bahan baku pembuatan petasan ikut diamankan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada konferensi pers di Mapolsek Bantul, Kapolres Bantul, AKBP Ihsan didampingi oleh Kapolsek Bantul, AKBP Ayom mengatakan bahwa selain 8 orang anak, juga diamankan barang bukti berupa bahan peledak yang menjadi bahan utama pembuatan mercon atau petasan.

"Kami berhasil mengamankan barang bukti yakni tiga bungkus bahan peledak untuk racikan obat mercon sudah jadi seberat 4 ons,  dua bungkus bubuk belerang atau sulfur seberat 2 kg,  2 bungkus bubuk potasium seberat 1,8 kg,  satu bungkus bubuk aluminium seberat 1,5 ons, selongsong petasan 473 buah, 17 petasan siap diledakkan, serta 3 unit sepeda motor," ungkap AKBP Ihsan. 

Anak - anak tersebut digrebek ketika sedang memproduksi petasan atau mercon di Karasan, Palbapang, Bantul, Minggu ( 24/4/2022) pukul 02.00 atau menjelang sahur. Karena masih anak- anak, mereka diproses hukum dengan menggunakan Undang -Undang Darurat.

"Ini tetap akan diproses karena  kita terapkan Undang - Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951. Ancamannya cukup berat. Nanti tetap ditahan, akan sidang di pengadilan sama dengan kasus-kasus kejahatan jalanan,"  imbuh AKBP Ihsan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang diperoleh, petasan - petasan tersebut  akan diledakkan di malam takbiran. (Ssn/Ard)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Letkol Untung: Komandan Cakrabirawa Dalang G30S PKI yang Kecele Kira Bakal Ditolong Soeharto

Kisah Letkol Untung: Komandan Cakrabirawa Dalang G30S PKI yang Kecele Kira Bakal Ditolong Soeharto

Nama Letnan Kolonel Untung Syamsuri diukir hitam dalam lembaran sejarah kelam bangsa Indonesia sebagai pemimpin gerakan lapangan aksi Gerakan 30 September 1965
Soal Dugaan Pungli Lapas, KPK: Kalau Data Lengkap Pasti Dilaporkan

Soal Dugaan Pungli Lapas, KPK: Kalau Data Lengkap Pasti Dilaporkan

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan laporan tersebut dapat disampaikan kepada KPK maupun aparat penegak hukum (APH) lainnya.
Gubernur Pramono Pastikan Penyesuaian Tarif Hanya Berlaku untuk Transjakarta-Transjabodetabek, MRT dan LRT Aman

Gubernur Pramono Pastikan Penyesuaian Tarif Hanya Berlaku untuk Transjakarta-Transjabodetabek, MRT dan LRT Aman

Rencana penyesuaian ongkos transportasi umum oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dipastikan hanya menyasar ekosistem bus, yakni Transjakarta serta Transjabodetabek, termasuk jaringan pengumpan seperti Mikrotrans dan Jaklingko. 
Kisah Pengkhianatan Mantan Santri dalam Tragedi Berdarah PKI Madiun 1948

Kisah Pengkhianatan Mantan Santri dalam Tragedi Berdarah PKI Madiun 1948

Tragedi kelam pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun tahun 1948 menyisakan noda hitam dalam sejarah panjang Republik Indonesia. Di bawah komando -
Mercedes Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Bahrain 2027

Mercedes Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Bahrain 2027

Tim Mercedes menghadirkan kejutan menjelang tampil di F1 GP Bahrain 2026. Yakni menyiapkan livery khusus untuk mobil W17.
Gugatan Keabsahan Ijazah Wapres Gibran, Pakar Pertanyakan Lahirnya Pasal 'Selundupan'

Gugatan Keabsahan Ijazah Wapres Gibran, Pakar Pertanyakan Lahirnya Pasal 'Selundupan'

Keabsahan Gibran Rakabuming Raka dalam pencalonannya sebagai calon Wakil Presiden (Wapres) RI pada perhelatan Pilpres 2029 masih dipertanyakan usai dinilai cacat admistrasi berupa syarat pendidikan yakni ijazah SMA.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT