GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belasan PPPK Paruh Waktu di Sleman Mengundurkan Diri saat Proses Penyelesaian NIP Berlangsung

Belasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dilaporkan mengundurkan diri.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 07:55 WIB
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, Wildan Solichin.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Belasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dilaporkan mengundurkan diri.

Padahal, proses penyelesaian Nomor Induk Pegawai (NIP) mereka saat ini masih berlangsung di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, Wildan Solichin mengaku, telah melakukan proses verifikasi terkait pengunduran diri ini ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Ada 18 (PPPK paruh waktu) yang mengundurkan diri. Ini sudah diverifikasi ke OPD masing-masing," kata Wildan saat ditemui awak media di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Senin (20/10/2025).

Ia mengungkap, pengunduran diri belasan PPPK paruh waktu di Sleman disebabkan beberapa faktor. Namun, rata-rata terkait dengan kedisiplinan sehingga dijatuhi sanksi pemberhentian.

"Diberhentikan oleh OPD karena pelanggaran disiplin termasuk gak rajin berangkat kerja," ungkapnya.

Sekarang ini, BKPP Kabupaten Sleman masih berproses penyelesaian NIP. Tercatat, ada 3.536 PPPK paruh waktu di Bumi Sembada. Ditargetkan, proses penyelesaiannya bisa rampung pada akhir bulan ini.

"Setiap hari update, sudah 92 persen yang diproses BKN. Harapannya, akhir Oktober selesai. Kalau sudah 100 persen, kita akan terbitkan NIP bagi PPPK paruh waktu ini," ucap Wildan.

Sesuai ketentuan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), lanjut Wildan, mereka yang telah resmi mendapatkan NIP akan mendapat gaji dengan besaran sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) atau eksisting saat ini. Hal ini berkaitan dengan kemampuan keuangan di daerah.

"Kalau daerah gak mampu jangan dipaksakan UMK," ujar Wildan.

Karena itu, pihaknya bersama dengan tim anggaran sedang mengolah sekaligus melakukan pengklasteran terhadap mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka tidak sama, juga ada yang guru, petugas kebersihan di sekolah, petugas jaga. Ini sedang kita klaster-klaster dan kita olah dengan tim anggaran. Sebagian besar dari mereka sudah punya anggaran di OPD masing-masing, kecuali guru yang kemarin menggunakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sehingga masih perlu perhatian khusus," pungkas Wildan. (scp)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polusi Udara Tak Hanya di Luar Ruangan, Ancaman Tersembunyi di Dalam Gedung Mulai Jadi Sorotan

Polusi Udara Tak Hanya di Luar Ruangan, Ancaman Tersembunyi di Dalam Gedung Mulai Jadi Sorotan

Polusi udara ternyata tidak hanya terjadi di luar ruangan. Ahli menjelaskan cara mengetahui kualitas udara yang baik dan membutuhkan solusi teknologi yang mumpuni dalam mengatasinya.
Kandaskan Wakil Taiwan, Amri/Nita Siap Perang Saudara Lawan Adnan/Indah di Perempat Final Swiss Open 2026

Kandaskan Wakil Taiwan, Amri/Nita Siap Perang Saudara Lawan Adnan/Indah di Perempat Final Swiss Open 2026

Amri/Nita akan menghadapi sesama wakil Indonesia yakni Adnan/Indah di babak perempatfinal Swiss Open 2026
Meski Gagal Finis di Seri Pembuka, Rider Honda Ini Tetap Jagokan Marc Marquez Juara MotoGP 2026

Meski Gagal Finis di Seri Pembuka, Rider Honda Ini Tetap Jagokan Marc Marquez Juara MotoGP 2026

Pembalap tim LCR Honda, Johann Zarco, memprediksi persaingan gelar juara dunia MotoGP musim 2026 akan tetap mengarah kepada Marc Marquez. 
Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Madiun, Pastikan Harga Terkendali dan Stok Aman

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Madiun, Pastikan Harga Terkendali dan Stok Aman

Gubernur Khofifah gelar Pasar Murah ke-58 di Lapangan Desa Kaibon, Geger, Kabupaten Madiun.
Pertamina Tegaskan Kapal yang Keluar dari Timur Tengah Bukan Bawa Minyak ke Indonesia, Ini Penjelasannya

Pertamina Tegaskan Kapal yang Keluar dari Timur Tengah Bukan Bawa Minyak ke Indonesia, Ini Penjelasannya

Pertamina menegaskan kapal yang keluar dari Timur Tengah bukan membawa minyak untuk Indonesia, melainkan distribusi energi bagi pihak ketiga.
PBSI Terapkan Regulasi Baru untuk Atlet Magang, Promosi, dan Degradasi

PBSI Terapkan Regulasi Baru untuk Atlet Magang, Promosi, dan Degradasi

PBSI Terus berkomitmen membangun sistem pembinaan prestasi yang objektif, terukur, transparan, dan akuntabel. 

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Foto Suami Hilang dari Media Sosial Maissy Pramaisshela, Isu Perselingkuhan Riky Febriansyah Menguat

Foto Suami Hilang dari Media Sosial Maissy Pramaisshela, Isu Perselingkuhan Riky Febriansyah Menguat

Mantan penyanyi cilik, Maissy Pramaisshela menjadi sorotan publik setelah munculnya isu perselingkuhan suaminya, Riky Febriansyah dengan dokter koas Cindy Rizap
Buat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kagum, Diaspora di AS Hibahkan Tanah 80 Hektare di Bandung untuk Penghijauan

Buat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kagum, Diaspora di AS Hibahkan Tanah 80 Hektare di Bandung untuk Penghijauan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkesan wanita diaspora di AS, Ci Wendy Ratnasari, kasih tanah 80 hektare di Cimenyan, Bandung demi mewujudkan hilirisasi.
Siapakah dr Riky Febriansyah? Suami Mantan Penyanyi Cilik Maissy Pramaisshela yang Diisukan Selingkuh dengan Cindy Rizap

Siapakah dr Riky Febriansyah? Suami Mantan Penyanyi Cilik Maissy Pramaisshela yang Diisukan Selingkuh dengan Cindy Rizap

Mantan penyanyi cilik, Maissy Pramaisshela tengah jadi perbincangan publik setelah mencuatnya isu perselingkuhan suaminya, Riky Febriansyah dengan Cindy Rizap.
Tak Berkutik Lagi, Momen Cindy Rizap Kepergok Jalan Bareng Mantan Viral Kembali Usai Isu Perselingkuhan Suami Maissy

Tak Berkutik Lagi, Momen Cindy Rizap Kepergok Jalan Bareng Mantan Viral Kembali Usai Isu Perselingkuhan Suami Maissy

Seorang selebgram sekaligus dokter koas, Cindy Rizap kini diisukan berselingkuh dengan suami dari mantan penyanyi cilik Maissy Pramaisshela, Riky Febriansyah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT