News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gasak 31 Proyektor dan Sebuah Kamera di 15 Sekolah Wilayah Sleman, Komplotan Maling Dibekuk Polisi

Polisi berhasil membekuk komplotan pencuri yang beraksi di belasan sekolah yang ada di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.
Kamis, 23 Oktober 2025 - 20:05 WIB
Tiga pelaku pencurian puluhan proyektor dan sebuah kamera di 15 sekolah wilayah Sleman dihadirkan saat rilis kasus di Polresta Sleman, Kamis (23/10/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Polisi berhasil membekuk komplotan pencuri yang beraksi di belasan sekolah yang ada di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta.

Kawanan maling ini diketahui telah menggasak 31 unit proyektor dan sebuah kamera dari 15 sekolah berbeda selama tiga bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi menuturkan bahwa kejahatan mereka terungkap setelah polisi mendapat laporan dari Kepala SDN Krajan di Sumberagung, Moyudan pada Senin (29/9/2025) lalu.

Modusnya, komplotan maling tersebut masuk dengan cara mencungkil dan merusak gembok pintu sekolah.

"Para pelaku masuk dengan membobol pintu sekolah. Kemudian mengambil barang-barang yang ada di ruangan dan keluar terus pergi meninggalkan sekolah tersebut," tuturnya saat rilis kasus, Kamis (23/10/2025).

AKP Mateus mengungkap, komplotan itu terdiri dari tiga orang pria inisial JP (33) dan ZA (34), keduanya warga Bogor serta KSW (30), warga Bandung. Mereka ditangkap dihari yang sama. Dari ketiga pelaku, dua orang ditangkap di wilayah Salam, Magelang dan seorang lainnya di Kebumen.

"Dalam penangkapan di Salam, kami dapat mengamankan kamera Nikon beserta tas berwarna hitam milik SDN Krajan, dua unit sepeda motor. Juga sebuah obeng sepanjang 20 cm dengan gagang warna biru transparan yang digunakan sebagai alat untuk melakukan kejahatan," ucapnya.

Berdasarkan pendalaman polisi, lanjut AKP Mateus, para pelaku juga telah beraksi di 15 sekolah yang berada di Kabupaten Sleman.

"Kami mengungkap ada 15 sekolahan di Sleman. Kebanyakan yang diambil rata-rata proyektor dan kamera. Dari pengembangan dan pencarian barang bukti, total kami mendapatkan 31 unit proyektor dan sebuah kamera Nikon milik SDN Krajan," ungkapnya.

PS Kanit Pidum Reskrim Polresta Sleman, Ipda Hanif Aqiel Rastoma menambahkan, alasan mereka menyasar sekolahan karena sistem keamanannya dianggap kurang.

"Untuk alasan mereka bahwa kenapa sasarannya sekolah-sekolah, rata-rata penjaganya hanya satu. Jadi keamanannya mungkin dianggap mereka itu lebih rentan," ungkapnya. 

Menurut pengakuan pelaku, mereka mengambil barang curian seperti proyektor dan kamera karena mudah untuk dijual.

"Dan mereka nitip untuk dijual di sebuah toko, kebetulan belum laku. Sehingga bisa kami amankan sebanyak 31 proyektor ini. Si penerima titipan nggak tahu ini barang hasil kejahatan," kata Iptu Hanif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkannya, 15 sekolahan di Sleman yang disasar jenjang SD dan SMP meliputi wilayah Moyudan, Seyegan, Tempel, Minggir, Godean dan Ngaglik.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku disangkakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Cuma Duduk Manis di Bangku Cadangan, Elkan Baggott Bikin Langkah Ipswich Town Promosi ke Premier League Makin Mudah

Meskipun kembali jadi dicadangkan sekembalinya dari bela Timnas Indonesia, namun Elkan Baggott justru semakin dekat bawa Ipswich Town promosi ke Premier League.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Trending: Warga Jabar Serbu Akun Samsat, Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Sopir Angkot, KDM Mendadak Minta Maaf

Kabar soal Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendominasi perhatian publik. Mulai dari penonaktifan pejabat Samsat hingga permintaan maaf KDM, ini rangkumannya.
5 Weton yang Cintanya Bersemi Indah pada 11 April 2026, Sabtu Kliwon Ada Pertemuan Tak Terduga dengan Si Dia

5 Weton yang Cintanya Bersemi Indah pada 11 April 2026, Sabtu Kliwon Ada Pertemuan Tak Terduga dengan Si Dia

Berikut lima weton yang diramalkan akan mengalami kisah asmara paling manis dan penuh keajaiban di tanggal 11 April 2026.
5 Weton yang Bakal 'Mandi Rezeki' pada 11 April 2026, Selasa Kliwon Diprediksi Dapat Keberuntungan Tak Terduga

5 Weton yang Bakal 'Mandi Rezeki' pada 11 April 2026, Selasa Kliwon Diprediksi Dapat Keberuntungan Tak Terduga

Berikut lima weton yang diramal akan mendapatkan lonjakan rezeki luar biasa pada tanggal 11 April 2026. Adakah weton milik Anda?
Presiden Prabowo Resmikan Industri EV di Magelang, Pekerja: Alhamdulillah Membantu Ekonomi Lokal

Presiden Prabowo Resmikan Industri EV di Magelang, Pekerja: Alhamdulillah Membantu Ekonomi Lokal

Peresmian fasilitas perakitan kendaraan listrik PT VKTR Sakti Industries oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Magelang, Jawa Tengah, membawa angin segar bagi masyarakat setempat. 

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Hujan Es Guyur Kota Malang, BPBD Minta Warga Tak Panik dan Pahami Fenomena Alam

Masyarakat Kota Malang, Jawa Timur, diimbau untuk tetap tenang dalam menghadapi fenomena hujan es yang melanda wilayah tersebut pada Kamis (9/4/2026) siang. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT