GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringatan Hari Antikorupsi Nasional Sedunia 2025 di Yogyakarta, KPK Galang Donasi untuk Bencana Sumatera

Peringatan Hari Antikorupsi Nasional Sedunia (Hakordia) 2025 di Yogyakarta berlangsung meriah sekaligus penuh kepedulian
Minggu, 7 Desember 2025 - 16:20 WIB
Ketua KPK, Setyo Budiyanto saat membuka peringatan Hakordia 2025 di Monumen Serangan Umum, Kawasan Malioboro Yogyakarta, Sabtu (6/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Peringatan Hari Antikorupsi Nasional Sedunia (Hakordia) 2025 di Yogyakarta berlangsung meriah sekaligus penuh kepedulian.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar aksi kemanusiaan berupa penggalangan donasi untuk membantu warga terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh dan sebagian wilayah Sumatera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aksi galang dana dilaksanakan di kawasan Malioboro yang menjadi pusat keramaian masyarakat dan wisatawan.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto mengatakan bahwa musibah bencana yang terjadi di Aceh dan Sumatera, khususnya Sumatera Utara dan Sumatera Barat menyisakan rasa duka mendalam dan keprihatinan tersendiri. Pasca terjadinya musibah ini, dibutuhkan uluran tangan dari masyarakat.

"KPK bekerjasama dengan Baznas menerima donasi dari masyarakat yang hadir, terutama disekitar Malioboro untuk memberikan bantuan dan kontribusinya kepada masyarakat terdampak yang membutuhkan," ucapnya saat pembukaan Hakordia di Monumen Serangan Umum, Kawasan Malioboro Yogyakarta, Sabtu (6/12/2025).

Dengan mengusung tema 'Satukan Aksi Basmi Korupsi', pelaksanaan Hakordia bermakna dalam rangka upaya pemberantasan korupsi, perlu keterlibatan semua pihak baik pemerintah, swasta hingga masyarakat.

Peringatan ini menjadi sebuah simbol untuk bisa melakukan upaya pemberantasan korupsi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Adapun, pelaksanaan Hakordia 2025 di Yogyakarta masih akan berlangsung hingga 9 Desember 2025. Ini sebuah terobosan yang mana diselenggarakan pertama kali di luar Jakarta.

"Jadi masyarakat bisa langsung menyaksikan apasih peringatan Hakordia dan sekaligus masyarakat bisa ikut meramaikan. Puncaknya pada tanggal 9 Desember dengan menghadirkan beberapa pihak," ucap Budi.

Dipilihnya Yogyakarta, kata Budi, karena mempertimbangkan beberapa hal antara lain Yogyakarta adalah kota pendidikan dan kota wisata.

Selain itu, tata kelola pemerintahan dan pembangunan infrastrukturnya termasuk bagus. Serta, banyak keterlibatan dari komunitas, mulai dari seni, musik, akademi dan lainnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harapannya bisa menjadi motivasi daerah-daerah yang lain manakala bisa melaksanakan pengelolaan tata kelola pemerintahan yang lebih bagus lagi. Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan pelaksanaan Hakordia di tahun mendatang bisa digelar di wilayah lain. 

Budi juga berharap, terselenggarannya Hakordia 2025 hingga beberapa hari ke depan bisa turut mendongkrak sektor ekonomi di Yogyakarta.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sehebat Apa Ronald Koeman Jr, Kiper Belanda yang Dirumorkan Dibidik Persib?

Sehebat Apa Ronald Koeman Jr, Kiper Belanda yang Dirumorkan Dibidik Persib?

Persib Bandung dikabarkan berpeluang merekrut kiper asal Belanda Ronald Koeman Jr pada bursa transfer musim panas mendatang. Nama Koeman Jr disebut masuk dalam
Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, Bek Muda yang Direkomendasikan Andik Vermansah ke John Herdman

Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, Bek Muda yang Direkomendasikan Andik Vermansah ke John Herdman

Mengenal Alfin Faiz Kelilauw, bek muda potensial yang direkomendasikan Andik Vermansah ke Timnas Indonesia setelah dipantau langsung John Herdman.
Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kulon Progo Usai Hujan Lebat, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Longsor Terjang Dua Kecamatan di Kulon Progo Usai Hujan Lebat, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta sejak Senin (16/2/2026) sore hingga Selasa (17/2/2026) dini hari memicu tanah longsor di dua kapanewon.
MUI Jawab 'Menohok' Soal Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah

MUI Jawab 'Menohok' Soal Perbedaan Awal Ramadan Pemerintah dan Muhammadiyah

Perbedaan awal Ramadan 1447 Hijriah antara pemerintah dan Muhammadiyah kembali terjadi tahun ini. Di tengah potensi perdebatan di masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai perbedaan waktu memulai puasa merupakan hal yang wajar dalam praktik keagamaan di Indonesia.
BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara

BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Sumatera Utara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau nelayan dan pemangku kepentingan lainnya agar waspada potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi
Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov Sambut Cain Velasquez Usai Bebas dari Penjara: Kamu Adalah Inspirasi Seluruh Dunia

Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov Sambut Cain Velasquez Usai Bebas dari Penjara: Kamu Adalah Inspirasi Seluruh Dunia

Mantan Pelatih Khabib Nurmagomedov, Javier Mendez menyambut hangat kembalinya mantan juara UFC, Cain Velasquez yang resmi bebas dari penjara.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT