GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warkop di Yogyakarta Sediakan Makan Gratis Serta Shelter dan Biaya Perpanjangan Kos bagi Mahasiswa Terdampak Bencana Sumatera

Sebuah warung kopi (warkop) di Yogyakarta melakukan langkah solidaritas dengan memberikan program bantuan bagi mahasiswa asal Sumatera yang terdampak bencana alam di wilayah asalnya.
Selasa, 9 Desember 2025 - 08:24 WIB
Nur Ismi (kiri) bersama kakak perempuannya (kanan) ditemui sesuai mengakses makan dan minum gratis yang disediakan oleh Warkop Perdjuangan, Senin (8/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Sebuah warung kopi (warkop) di Yogyakarta melakukan langkah solidaritas dengan memberikan program bantuan bagi mahasiswa asal Sumatera yang terdampak bencana alam di wilayah asalnya.

Program ini mencakup penyediaan makan minum gratis, serta dukungan biaya perpanjangan kos dan shelter tempat tinggal bagi mahasiswa yang terpaksa harus berpindah tempat tinggal akibat situasi darurat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemilik Warkop Perdjuangan, Krishna Wijaya mengatakan, inisiatif ini lahir dari semangat gotong royong untuk membantu mahasiswa perantau yang menghadapi problem finansial saat terjadi bencana di kampung halamannya.

Apalagi dari segi finansial, mereka masih mengandalkan biaya yang dikirimkan oleh orang tuanya. Sedangkan, banjir bandang dan tanah longsor yang meluluhlantakkan Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatera membutuhkan pemulihan yang cukup lama. Karena itu, ia kemudian tergerak untuk membantu mereka.

"Di hari pertama bencana itu, kita langsung gratiskan makan minum untuk teman-teman mahasiswa di daerah terdampak. Mereka bisa akses kapanpun, mulai jam 9 sampai jam 21.00 WIB," kata Krishna ditemui di warkopnya yang berlokasi di Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Senin (8/12/2025).

Ia menyampaikan bahwa mahasiswa yang berasal dari tiga wilayah terdampak bencana tersebut dapat mengakses makan dan minum secara gratis tanpa harus menunjukkan identitas seperti Kartu Tanda Penduduk.

"Tanpa syarat, mereka mau akses pagi, siang, malam pun gak ada masalah bagi kami. Average harganya (makan dan minum) cukup terjangkau Rp 15 - 19 ribu," ucap Krishna.

Rencananya, program penyediaan makan minum gratis ini masih akan berlangsung hingga akhir 2026 bahkan tidak menutup kemungkinan diperpanjang.

"Untuk makan minum ini, mereka bisa akses kapanpun sampai 31 Desember. Tapi ini tentatif ya, masih bisa diperpanjang," ujarnya.

Dalam perkembangannya, Warkop Perdjuangan juga menyediakan biaya perpanjangan kos maupun shelter tempat tinggal bagi mereka. Program ini disediakan untuk mengatasi masalah yang dialami oleh mahasiswa terdampak bencana di luar masalah logistik.

"Karena ada yang cicilannya sudah jatuh tempo, harus dibayarkan. Ada lagi yang memang kosnya sudah terlalu mahal, sedangkan kemampuan finansial orang tua yang sekarang terhenti. Jadi problem-problem kayak gitu kita capture," terang Krishna.

Sejak dirilis pada (6/12/2025) lalu, ada sekitar 11 mahasiswa yang mengantre untuk menggunakan fasilitas perpanjangan kos. Dari jumlah tersebut, ada lima mahasiswa yang sudah terkaver.

Terkait dengan program ketiganya, Krishna menyebut, sudah ada enam shelter kos yang sudah dinegosiasikan dengan si pemilik kos. Kebetulan para pemilik kos tersebut punya concern sosial yang sama dengannya untuk membantu para mahasiswa terdampak.

"Kita udah rundingan, mereka (pemilik kos) mau bantu untuk menampung mahasiswa terdampak dengan spesial price. Misalnya dari harga Rp 700 ribu didiskon jadi Rp 500 ribu. Terus yang Rp 500 ribu jadi Rp 300 ribu. Itu baru satu orang yang mendaftar," tuturnya.

Adapun, shelter kos tersebut berada di utara Amikom, barat UMY wilayah Kasihan, Deresan dan kawasan dekat Jogja City Mall. Dengan demikian, para mahasiswa tetap bisa bertahan selama menjalani masa pendidikannya 

Di lokasi yang sama, Nur Ismi selaku mahasiswi asal Langsa, Aceh mengetahui fasilitas makan minum gratis ini dari media sosial. Ia pun mengaku cukup terbantu dengan adanya program ini.

"Tahu di warung ini (Warkop Perdjuangan) ada program makan gratis dari internet, Instagram sama info-info dari teman. Jadi ya cukup terbantu," ucapnya.

Mahasiswi Universitas Cendekia Mitra Indonesia itu kemudian menceritakan kondisi mencekam yang melanda daerah asalnya tersebut. Bahkan, ia sempat putus hubungan dengan orang tuanya selama delapan hari.

"Cerita awal, tahu keadaan disana, ya pastinya sedih kepikiran orang tua enggak ada kabar sama sekali. (Lost contact) hampir 8 hari, baru ada kabar kemarin karena listrik juga nggak ada. Misal mau menghubungi orang tua memang nggak bisa, mau nelpon siapapun memang nggak ada," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, ia akhirnya bersyukur karena orang tuanya selamat dari bencana alam ini.

"Alhamdulillah (orang tua) selamat," ungkap Ismi dengan raut wajah bahagia. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Wisatawan Dimintai Uang "Saredona" di Talaga Bodas Garut, Begini Penjelasan Polisi

Viral Wisatawan Dimintai Uang "Saredona" di Talaga Bodas Garut, Begini Penjelasan Polisi

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan dua wisatawan yang diminta sejumlah uang oleh seorang pria yang belakangan ini diketahui sebagai tukang ojek setempat. 
Viral! Siswa MTs di Blitar Diduga Dianiaya Adik Kelas, Berawal dari Komentar TikTok

Viral! Siswa MTs di Blitar Diduga Dianiaya Adik Kelas, Berawal dari Komentar TikTok

Pelajar MTs di Wlingi, Blitar, diduga dianiaya adik kelas setelah persoalan komentar TikTok. Polisi turun tangan dan memberikan pendampingan kepada korban.
Polres Jakbar Bongkar Sindikat Produksi Uang Palsu, 11 Orang Jadi Tersangka dan Upal Rp1,5 Miliar Disita

Polres Jakbar Bongkar Sindikat Produksi Uang Palsu, 11 Orang Jadi Tersangka dan Upal Rp1,5 Miliar Disita

Sebanyak 8.000 lembar uang palsu tersebut kemudian dijual dengan uang asli senilai Rp225 juta kepada seseorang yang masih DPO. 
Shin Tae-yong Sebut Persija Sudah 80 Persen, 6 Pemain Timnas Bikin Macan Kemayoran Makin Solid

Shin Tae-yong Sebut Persija Sudah 80 Persen, 6 Pemain Timnas Bikin Macan Kemayoran Makin Solid

Shin Tae-yong mengungkap perkembangan Persija usai TC di Thailand. Performa Macan Kemayoran kini mencapai 70-80 persen setelah enam pemain Timnas Indonesia bergabung.
Beckham Putra Kirim Sinyal Keras Jelang Persib Vs Manila Digger, Modal Ini Bikin Pede Lolos ACL Two

Beckham Putra Kirim Sinyal Keras Jelang Persib Vs Manila Digger, Modal Ini Bikin Pede Lolos ACL Two

Beckham Putra percaya diri Persib menghadapi Manila Digger di play-off ACL Two. Modal kemenangan musim lalu jadi bekal untuk mengamankan tiket ke fase utama.
Waduh! 6 Perusahaan Kena Sanksi Gegara Kebakaran Hutan di Kalimantan, Ada Apa?

Waduh! 6 Perusahaan Kena Sanksi Gegara Kebakaran Hutan di Kalimantan, Ada Apa?

Kebakaran hutan di Kalimantan terus mencuri perhatian publik. Sebab luasnya disebut-disebut bertambah hingga enam perusahaan dikenakan sanksi, sanksi apa?.

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" disebut-sebut melekat dengan Jakarta Barat karena dinilai tidak aman seperti kota fiksi yang penuh kejahatan di DC Comics.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran berfokus pada lima sektor utama ekonomi negara tersebut, seperti penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT