GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Janji Nonton Film Berujung Kekerasan Seksual, Kakak Beradik di Kulon Progo Diduga Rudapaksa Gadis 19 Tahun

Dua bersaudara di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta resmi ditetapkan oleh aparat kepolisian sebagai tersangka dalam kasus dugaan rudapaksa terhadap gadis berusia 19 tahun.
Senin, 15 Desember 2025 - 22:13 WIB
Pria inisial MF (24) dan NR (22), warga Kulon Progo diamankan polisi seusai rudapaksa gadis berusia 19 tahun, pada Jumat (5/12/2025) lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Dua bersaudara di Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta resmi ditetapkan oleh aparat kepolisian sebagai tersangka dalam kasus dugaan rudapaksa terhadap gadis berusia 19 tahun. Peristiwa ini bermula saat korban dijanjikan oleh pelaku untuk menonton film bersama.

Menurut pemeriksaan polisi, korban awalnya mengenal pelaku dari media sosial. Kemudian, mereka saling bertukar nomor Whatsapp sehingga terjalin komunikasi lebih intens.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Darisini tersangka MF (24) janjian dengan korban untuk menonton film di Yogyakarta," kata Iptu Sarjoko, Kasi Humas Polres Kulon Progo, Senin (15/12/2025).

Saat itu, tersangka MF menjemput korban di indekosnya wilayah Magelang, Jawa Tengah pada Jumat (5/12/2025) malam.

Lalu, mereka berboncengan menuju wilayah Yogyakarta. Namun di tengah perjalanan, MF mengubah rencana. Ia mengajak korban ke rumahnya di Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo dengan alasan ingin berganti kendaraan.

"Setibanya di lokasi, korban diajak masuk ke dalam rumah. Di dalam kamar, MF mengunci pintu dan kemudian diduga melakukan tindak kekerasan seksual terhadap korban," ujar Sarjoko.

Ketika pemerkosaan berlangsung, lanjut Sarjoko, muncul tersangka NR (22). Adik kandung MF tersebut diketahui sempat merekam aktivitas tak senonoh itu dan meminta korban untuk berhubungan badan dengannya. 

Akan tetapi, permintaan NR tersebut ditolak oleh korban. Sehingga, dia meminta kakaknya MF dan korban untuk tetap berhubungan badan yang disaksikan olehnya.

"Saat kejadian tersebut, ternyata ada tersangka kedua (NR) yang merekam. Kemudian, masuk ke kamar dan minta kepada korban untuk berhubungan badan. Namun tetap ditolak dan korban tidak mau," terang Sarjoko.

Seusai kejadian petaka tersebut, korban bisa melarikan diri dari rumah tersangka. Dia kemudian menghubungi rekannya minta untuk dijemput. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke kepolisian setempat.

"Untuk kasus tersebut sudah ditangani oleh Polres Kulon Progo," ucap Sarjoko.

Adapun, kedua tersangka telah diamankan oleh polisi di Kabupaten Bantul. Kini, kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejadian ini, Sarjoko mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika berkenalan di medsos maupun dunia nyata agar kejadian serupa tidak terulang lagi. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

Sejumlah tokoh menyoroti serius soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang kini mulai ramai di kalangan partai parlemen.
Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku sangat emosional usai berhasil meraih kemenangan pada MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).
Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Serangan Siber Semakin Meningkat, DPR RI Sebut RUU KKS Urgensi untuk Segera Disahkan

Komisi I DPR RI menilai Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) dinilai semakin mendesak untuk dapat segera disahkan.
Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka Pernikahan Dini di BUlungan Tinggi, Bupati Ingatkan Dampaknya

Angka pernikahan dini yang masih cukup tinggi di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), membuat Bupati Bulungan, Syarwani mengingatkan dampak pada tumbuh kembang anak atau stunting.
Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar Pemain Indonesia di Thailand Open 2026: Leo/Daniel Reuni, Bagas Punya Partner Baru

Daftar pemain Indonesia di Thailand Open 2026, di mana kembalinya pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Bagas Maulana punya pasangan baru.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT