News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Mahasiswi di Yogyakarta Curhat Dilecehkan oleh Sesama Penumpang di KRL, Mengaku Alami Trauma

Curhatan seorang mahasiswi perantau di Yogyakarta menjadi viral di media sosial (medsos) setelah ia mengaku telah mengalami dugaan pelecehan seksual oleh sesama penumpang saat menaiki Kereta Rel Listrik (KRL) Solo - Jogja.
Rabu, 17 Desember 2025 - 21:32 WIB
Ilustrasi KRL Solo-Jogja saat berhenti di Stasiun Lempuyangan Yogyakarta belum lama ini.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Curhatan seorang mahasiswi perantau di Yogyakarta menjadi viral di media sosial (medsos) setelah ia mengaku telah mengalami dugaan pelecehan seksual oleh sesama penumpang saat menaiki Kereta Rel Listrik (KRL) Solo - Jogja.

Peristiwa tak mengenakkan itu dibagikan melalui akun Instagram @merapi_uncover pada Rabu (17/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahannya, mahasiswi tersebut menceritakan insiden yang dialaminya ketika berada di dalam gerbong KRL. Ia mengaku, mendapat perlakukan tak pantas selama perjalanan dari Stasiun Solo Jebres menuju Lempuyangan. 

Dia kemudian menceritakan awal mula peristiwa yang telah membuatnya trauma tersebut. Semula, korban duduk di kursi kosong dengan posisi sebelah kirinya adalah dinding kereta dan sebelah kanannya masih kosong.

Tak lama kemudian, datang seorang bapak berambut putih acak-acakan dengan mengenakan kaus dan celana panjang duduk di samping korban.

Sebagai perempuan sekaligus perantau, tentu muncul rasa was-was dalam benaknya. Awalnya, korban meletakkan tasnya sebagai pembatas. Namun karena ada penumpang lain yang ingin duduk, korban akhirnya memangku tasnya.

Saat itu, korban berpakaian tertutup yakni mengenakan kemeja longgar, celana kain longgar, berhijab dan bersepatu flatshoes. Ketika kereta mulai berjalan, bapak di sampingnya menunduk ke bawah. Hal itu yang membuat korban reflek melihat ke arah bapak tersebut.

"Ternyata, bapak tersebut sedang mengambil foto saya, lalu mengirimkannya melalui pesan Whatsaap kepada seseorang," kata korban.

Ia melanjutkan, tindakan tak senonoh juga dilakukan pelaku terhadap beberapa penumpang lainnya ketika kereta berhenti di Stasiun Solo Balapan.

Saat itu, ada tiga orang wanita naik dan berdiri tepat di depan korban dan pelaku. Dua di antaranya tidak memakai hijab dan mengenakan celana yang menurut korban masih sangat wajar.

"Saat korban memperhatikan kembali, pelaku diam-diam memotret bagian tubuh pribadi para wanita tersebut dan kembali mengirimkan foto-foto itu melalui Whatsapp," ucap korban.

"Saya sangat shock dan ketakutan Ketika bapak tersebut menyadari bahwa saya hendak melaporkan perbuatannya. Ia (pelaku) mulai meraba bagian tubuh samping saya, membuka kakinya dan memepetkan kakinya ke kaki saya," imbuhnya.

Tentunya, hal ini membuat korban gemetaran, menahan tangis hingga tidak bisa berkata-kata. Apalagi, sebagian penumpang tertidur, serta tidak ada petugas yang berjaga di sekitar.

Hingga pukul 12.54 WIB, curhatan mahasiswi perantauan tersebut mendapat 2.946 like, 141 komentar, 46 kali repost dan 125 kali dibagikan. Unggahan ini memantik komentar warganet.

"Ini yang membuat saya kapok naik KRL. Sekarang saya lebih nyaman naik kereta jarak jauh," tulis akun @ranianewzahra.

Bahkan, ada warganet yang mempertanyakan keberadaan gerbong KRL khusus wanita.

"Gerbong khusus wanita ditambahi lagi gak sih ini harusnya," tulis akun @fredyraaa.

Menanggapi unggahan tersebut, Leza Arlan selaku Public Relations Manager KAI Commuter menyayangkan kejadian ini dan akan melakukan penelusuran lebih lanjut.

KAI Commuter tidak menoleransi segala bentuk tindakan kekerasan seksual yang terjadi baik di dalam Commuter Line ataupun di stasiun, tindakan tersebut bertentangan dengan norma yang berlaku.

“Atas tindak lanjut kejadian ini, kami sedang telusuri lebih dalam,” kata Leza saat dikonfirmasi tvOnenews.com.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh pengguna KRL untuk segera melapor kepada petugas apabila mengalami atau melihat tindakan tersebut.

Berdasarkan Undang-Undang Kekerasan Seksual Nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual berbunyi bagi siapa saja yang melakukan tindakan asusila dan/atau kekerasan seksual akan mendapatkan hukuman berat.

Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan prima, KAI Commuter akan melakukan pendampingan baik untuk laporan secara hukum maupun pendampingan psikologis.

Dalam pencegahan tindak pelecehan seksual di transportasi Commuter Line, KAI Commuter di Wilayah VI Yogyakarta sudah memasang cctv analytic yaitu system cctv yang dapat mengidentifikasi melalui rekam wajah pelaku tindak kekerasan seksual maupun tindak kriminal lainnya yang sudah menjadi data base pada sistem. Terduga pelaku akan di-blacklist menggunakan Commuter Line.

“Untuk korban tindak pelecehan seksual, jangan ragu untuk berteriak atau meminta bantuan pengguna lain. Juga dapat memberikan laporan langsung ke media sosial resmi KAI Commuter @commuterline dan call center 121,” tutur Leza.

KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line untuk berani speak up apabila mengalami tindakan-tindakan yang mencurigakan atau tidak menyenangkan melanggar norma kesusilaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Segera melapor kepada petugas, sehingga dapat langsung dilakukan pengecekan dan tindak lanjut secara tegas,” pungkasnya. (scp/buz)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veddriq Leonardo Optimistis Tatap Perempat Final Speed Putra Asian Games 2026

Veddriq Leonardo Optimistis Tatap Perempat Final Speed Putra Asian Games 2026

Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo mengaku optimistis menatap babak perempat final nomor speed putra Asian Games 2026. Peraih medali Olimpiade Paris 2024 itu tampil cukup gemilang di babak kualifikasi.
Atasi Laos dengan Mudah, Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia Bungkus Kemenangan di Laga Pertama Asian Games 2026

Atasi Laos dengan Mudah, Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia Bungkus Kemenangan di Laga Pertama Asian Games 2026

Timnas Sepak Takraw Putri Indonesia mengawali langkah mereka di Asian Games 2026 nomor women's quadrant Grup B dengan hasil yang positif, Rabu 30 September.
Manchester City Kena Kasus, Thomas Tuchel Bicara Jujur soal Performa Para Pemain The Citizens di Timnas Inggris

Manchester City Kena Kasus, Thomas Tuchel Bicara Jujur soal Performa Para Pemain The Citizens di Timnas Inggris

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, berbicara jujur soal performa para pemain Manchester City yang sedang kena kasus. Marc Guehi dan Elliot Anderson bermain di laga kontra Republik Ceko.
Kenapa Masinis Kereta Argo Bromo Jadi Tersangka? Ini Hukuman hingga Pasalnya Imbas Kecelakaan KRL di Bekasi

Kenapa Masinis Kereta Argo Bromo Jadi Tersangka? Ini Hukuman hingga Pasalnya Imbas Kecelakaan KRL di Bekasi

Masinis kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka. Ada beberapa alasannya sehingga terancam dijerat hukuman sekitar 5-12 tahun penjara.
Syarat Wajib Jika Timnas Indonesia Ingin Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Bisa Tentukan Nasib Garuda

Syarat Wajib Jika Timnas Indonesia Ingin Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Bisa Tentukan Nasib Garuda

Timnas Indonesia masih berpeluang lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi kemenangan atas Bangladesh harus dibarengi selisih gol lebih baik dari Malaysia.
Nasib Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Pemain Asing Bisa Main di Turnamen Pramusim?

Nasib Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026, Pemain Asing Bisa Main di Turnamen Pramusim?

Menilik nasib Megawati Hangestri di KOVO Cup 2026. Opposite asal Indonesia itu berpeluang debut lebih cepat bersama Hyundai Hillstate.

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

KPK Diingatkan Soal Perkembangan Kasus CSR BI-OJK, Dua Tersangka Belum Ditahan

Kasus CSR BI-OJK terkait dugaan korupsi dalam penyaluran dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Penerus Megawati Hangestri Dimentori Langsung Kim Yeon-koung, Alami Perkembangan Pesat

Siapa sangka Jamianpurev Ehnsoyol atau Inkushi yang merupakan penerus Megawati Hangestri sebagai pemain kuota Asia di Red Sparks mendapatkan arahan langsung dari legenda voli Korea Selatan yakni Kim Yeon-koung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT