GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Ditemukan Kasus, Dinkes Sleman Tetap Minta Warga Waspada Virus Hepatitis Misterius

Dinkes Sleman, DIY memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hepatitis misterius di wilayahnya. Meski demikian, Dinkes meminta masyarakat tetap waspada
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 13 Mei 2022 - 19:55 WIB
Dinkes Sleman minta warga waspada virus hepatitis misterius
Sumber :
  • Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hepatitis misterius di wilayahnya. Meski demikian, Dinkes meminta masyarakat tetap waspada terhadap virus tersebut.

"Hingga saat ini alhamdulillah di Kabupaten Sleman belum ditemukan. Begitu juga dengan di DIY saya kira juga belum ada," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Cahya Purnama saat ditemui wartawan di kantornya, Jumat (13/5/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu bentuk kewaspadaan, kata Cahya, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Masyarakat juga diminta tidak panik dan sering mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.

Cahya melanjutkan, saat ini pihaknya telah melakukan antisipasi guna menghindari anak-anak terserang virus misterius tersebut. Juga melakukan edukasi kepada masyarakat terkait apa itu hepatitis dan bagaimana cara penularannya.

"Kami tetap melakukan antisipasi dengan cara mitigasi. Salah satunya, dengan cara melakukan sosialisasi melalui website maupun media sosial milik dinas," terang Cahya.

"Sekali lagi kuncinya adalah masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan ditambah lagi melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," sambungnya.

Kepada sekolah yang telah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen, Cahya mengingatkan agar tetap menjaga proses dan PHBS.

"Untuk anak didiknya, sebelum makan itu harus mencuci tangan menggunakan sabun. Membawa bekal makanan dari rumah itu lebih bagus dan jangan menggunakan alat makan secara bersamaan," paparnya.

Cahya juga mengingatkan peran orang tua sangat penting dalam menghindari virus hepatitis misterius akut tersebut.

"Saya kira peran orang tua sangat penting. Karena hepatitis ini bisa berakibat fatal. Orang tua harus memberikan pemahaman agar anak-anaknya selalu menerapkan PHBS," ucap Cahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditemui terpisah, Patoni, guru SD Negeri Keceme 1, Caturharjo, Sleman mengatakan, pihak sekolah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya virus hepatitis akut tersebut. Selain prokes, pihaknya juga meminta orang tua untuk membawakan bekal makanan sendiri dari rumah.

"Melalui wali kelas kemarin juga sudah disampaikan agar tetap menerapkan prokes dan tetap membawa bekal dari rumah," pungkas Patoni. (apo/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Dihadiri Kaesang Pangarep, Caketum BPP HIPMI Reynaldo Gelar Malam Kolaborasi Daerah Hingga Sampaikan Hal Ini

Caketum BPP HIPMI Masa Bakti 2026-2029 Reynaldo Bryan, menggelar malam kolaborasi daerah dengan ketum-ketum BPD HIPMI, tim sukses, serta para senior HIPMI, bertempat di Plataran Senayan
Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Harga Emas dan Buyback Antam Turun Gocap Jadi Rp2,76 Juta per Gram

Koreksi tajam ini membuat pasar kembali mencermati arah pergerakan emas, terutama setelah reli panjang yang sempat mendorong harga logam mulia mencetak rekor tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Sebut Juri LCC MPR RI Tak Perlu Minta Maaf, Ahmd Muzani Digeruduk Warganet Singgung Anggaran hingga Korupsi

Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikut terseret buntut polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR di Pontianak, Kalimantan Barat. Ini kata Ahmad Muzani soal..
Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Tiba di Nganjuk, Prabowo Bakal Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah

Dalam agenda tersebut, Prabowo turut disambut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea.
Meski Masuk Grup Neraka, John Herdman Tunjukkan Mental Baja dan Siap Bawa Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Meski Masuk Grup Neraka, John Herdman Tunjukkan Mental Baja dan Siap Bawa Timnas Indonesia Bersaing di Piala Asia 2027

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai kehadiran skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027 bukan sekadar pelengkap. Garuda menurutnya jadi lawan berat.
Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Niat Lindungi Pacar, Pria di Grogol Tewas Dikeroyok Belasan Orang dan Didorong dari Lantai 2 Tempat Biliar

Polda Metro Jaya kini menyelidiki informasi yang menyebut korban sempat dijatuhkan dari lantai dua lokasi hiburan tersebut sebelum akhirnya ditemukan tak sadarkan diri.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Curhatan Pilu Keluarga Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak: Direnggut Juri yang Ngantuk dan Tak Kompeten

Nama Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak mendadak menjadi sorotan publik setelah keberaniannya mengemukakan kebenaran yang dilakukan timnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT