News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala BGN Buka Suara soal Belasan Pegawai SPPG di NTB Terinfeksi Hepatitis

Sudaryono buka suara soal dugaan adanya sejumlah karyawan SPPG di NTB yang terdeteksi menderita Hepatitis. Kepala BGN memastikan bahwa mereka sudah tidak lagi bekerja di SPPG.
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:15 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono
Sumber :
  • dok. BGN

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono angkat bicara terkait kabar adanya belasan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga terinfeksi hepatitis.

Dia menjelaskan informasi tersebut merupakan kasus lama. Sudaryono menyebut seluruh pegawai SPPG yang terinfeksi hepatitis saat ini sudah tidak lagi bekerja di dapur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terkait tadi ada yang Hepatitis, itu sudah sebetulnya itu sudah kasus lama, dan yang bersangkutan sudah tidak lagi bekerja di tempat kami,” ungkap Sudaryono dikutip Sabtu (8/8/2026).

Dia lantas meminta seluruh pegawai SPPG untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis untuk mendeteksi penyakit yang dideritanya.

Selain itu, Sudaryono juga meminta agar masyarakat yang memiliki penyakit menular maupun berbahaya tidak memaksakan diri mendaftar sebagai pegawai SPPG.

“Itulah salah satunya kita ingin ada pengecekan kesehatan gratis, manakala ada yang akan ada penyakit menular yang barangkali berbahaya, itu kemudian dengan berat hati kami mohon untuk bisa tidak bekerja di situ dan fokus pada pengobatannya gitu,” kata dia.

Adapun belasan pegawai yang diduga terinfeksi hepatitis adalah pegawai SPPG di Kecamatan Bolo dan Soromandi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Informasi reaktif hepatitis itu muncul setelah melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas dua kecamatan itu.

Selain itu, pada unggahan akun Facebook Muhammad Soalihin Jamaludin pada Kamis (21/5) mengungkapkan bahwa ada satu pegawai SPPG di Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, NTB, yang dinyatakan reaktif hepatitis.

“Ada satu SPPG di Bima itu karyawannya ada yang hepatitis, dan ini infonya A1. Saya harap Dinas Kesehatan Kabupaten Bima cepat melakukan tindakan sebelum anak sekolah menjadi korban,” kata dia melalui akunnya.

Soalihin juga mengatakan bahwa pegawai yang reaktif hepatitis kemudian bertambah menjadi empat orang.

“Awalnya 1 orang, malah sekarang sudah menjadi 4 orang, yang saya herankan kenapa KA SPPG diam saja gak melaporkan atau mengeluarkannya dari SPPG,” tulisnya. (saa/rpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Basarnas Gelar Simulasi Protokol Keselamatan Destinasi Super Prioritas di Taman Wisata Candi Prambanan

Basarnas Gelar Simulasi Protokol Keselamatan Destinasi Super Prioritas di Taman Wisata Candi Prambanan

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan  (Basarnas) melaksanakan Simulasi Protokol Keselamatan Destinasi Super Prioritas di Taman Wisata Candi Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta, pada Jumat (4/9/2026).
5 Rekomendasi Drakor tentang Perjuangan Meraih Mimpi, Nomor 3 Bikin Greget

5 Rekomendasi Drakor tentang Perjuangan Meraih Mimpi, Nomor 3 Bikin Greget

Rekomendasi Drakor tentang perjuangan meraih mimpi yang penuh inspirasi. Simak 5 Drakor terbaik, dari Start-Up hingga Dream High.
UTB Jadi Lokasi Kick Off "SMK Go Global" Jabar, Siapkan 1.280 Calon Pekerja Migran

UTB Jadi Lokasi Kick Off "SMK Go Global" Jabar, Siapkan 1.280 Calon Pekerja Migran

Universitas Teknologi Bandung (UTB) resmi menjadi lokasi kick off Program SMK Go Global tingkat Jawa Barat pada Rabu (26/8). 
Deretan Penggawa Timnas Indonesia Kuasai 4 Liga Top Eropa

Deretan Penggawa Timnas Indonesia Kuasai 4 Liga Top Eropa

Langkah mengejutkan dibuat kiper kelahiran Mataram Emil Audero dan sejumlah penggawa Timnas Indonesia berikut ini. Kiper berusia 29 tahun tersebut resmi dimasuk
Pernah Main Karawitan Bareng, Remaja Pria di Kulon Progo Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis

Pernah Main Karawitan Bareng, Remaja Pria di Kulon Progo Jadi Korban Pencabulan Sesama Jenis

Seorang remaja pria usia 16 tahun di Kabupaten Kulon Progo diduga menjadi korban pencabulan. Dugaan pencabulan tersebut dilakukan oleh seorang pria yang sebelumnya dikenal korban melalui kegiatan karawitan. 
Ramalan Keuangan Zodiak 5 September 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 5 September 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 5 September 2026 menghadirkan gambaran berbeda bagi Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Ada zodiak yang beruntung.

Trending

Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Manfaatkan Perkembangan Dunia Digital, Konten Kreator Asal Sibolga Bagikan Kisah Bisnisnya

Dunia digital yang terus mengalami perkembangannya turut memberi pelaung bagi generasi muda untuk dapat berkarya sekaligus membangun bisnis yang diinginkan.
Alasan Polisi Tak Blokade Massa PBRI di Dekat Bundaran HI: Tidak Mengajukan Pemberitahuan

Alasan Polisi Tak Blokade Massa PBRI di Dekat Bundaran HI: Tidak Mengajukan Pemberitahuan

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto menjelaskan, pengamanan dilakukan dengan mempertimbangkan lokasi tujuan masing-masing kelompok massa.
Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di UEA dan Kuwait

Pangkalan militer Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait terus diserang rudal milik angkatan bersenjata Iran pada Kamis. Serangan merupakan balasan atas serangan terbaru terhadap Iran.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 September 2026: Peluang Tak Terduga dalam Karier dan Finansial

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 5 September 2026: Peluang Tak Terduga dalam Karier dan Finansial

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 5 September 2026: Ada peluang tak terduga dalam bidang karier dan finansial.
Korupsi Kuota Haji, 24 Anggota Panja DPR RI Diduga Minta 3.000 Riyal Saat Perjalanan Dinas ke Saudi

Korupsi Kuota Haji, 24 Anggota Panja DPR RI Diduga Minta 3.000 Riyal Saat Perjalanan Dinas ke Saudi

Gus Alex mengatakan jika 24 anggota Panja DPR RI tersebut masing-masing awalnya meminta uang sebesar 3.000 Riyal. Namun, ia hanya mampu memberikan separuhnya..
Jauh-jauh Hari soal Megawati Hangestri Layak Diperebutkan pernah Dibuka Pelatih Ko Hee-jin, Kini Dibeli Hyundai Hillstate

Jauh-jauh Hari soal Megawati Hangestri Layak Diperebutkan pernah Dibuka Pelatih Ko Hee-jin, Kini Dibeli Hyundai Hillstate

Kabar terkini, Megawati Hangestri Pertiwi resmi bergabung dengan klub Korea Selatan Suwon Hyundai E&C Hillstate untuk musim 2026/2027.
DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

DPR: Kelola Satu Dapur MBG Lebih Rumit Dibanding Satu Puskesmas

Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto membandingkan tingkat kerumitan antara bekerja di puskesmas dengan mengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selengkapnya

Viral