News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Menyentuh Ariendra Ralea, Bocah Kelas 3 SD di Kulon Progo Membawa Adiknya Ikut Sekolah Karena Sang Ibu Sakit Kanker

Di balik usianya yang menginjak 9 tahun, Ariendra Ralea menyimpan ketegaran yang tak biasa untuk anak seusianya. Bocah kelas 3 di SDN Gembongan, Kabupaten Kulon Progo tersebut harus membagi fokus antara waktu belajar dan mengasuh adiknya di sekolah.
Rabu, 28 Januari 2026 - 19:25 WIB
Ariendra Ralea, siswi kelas 3 SDN Gembongan, Kabupaten Kulon Progo yang rela membawa adiknya ikut bersekolah lantaran sang ibu menjalani kemoterapi gegara penyakit kanker payudara yang dideritanya.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kulon Progo, tvOnenews.com - Di balik usianya yang menginjak 9 tahun, Ariendra Ralea menyimpan ketegaran yang tak biasa untuk anak seusianya.

Bocah kelas 3 di SDN Gembongan, Kabupaten Kulon Progo tersebut harus membagi fokus antara waktu belajar dan mengasuh adiknya di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ariendra membawa adiknya, Reyfan Elcaraka (3) ke sekolah setiap harinya. Selama kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung, ia ditemani sang adik yang duduk tenang di sampingnya.

Rutinitas ini dilakoninya dengan ikhlas sejak enam bulan terakhir ini, lantaran kondisi sang ibu, Rubiyanti (36) yang sedang berjuang melawan kanker.

"Ibu sakit kanker payudara jadi harus kemoterapi, sehingga adik pertama saya bawa ke sekolah," ucap Ariendra, Rabu (28/1/2026).

Penyakit kanker yang dialami Rubiyanti membuat kondisi fisiknya lemah. Sebagai orang tua tunggal, ia kesulitan dalam merawat ketiga anaknya.

Kondisi itu yang membuat Ariendra mengambil alih peran sebagai kepala rumah tangga di usia dini mulai dari mengurus kebutuhan rumah tangga hingga merawat sang ibu.

Diketahui, Rubiyanti beserta ketiga anaknya yang berusia 9 tahun dan dua lainnya yang masih balita tinggal di sebuah rumah kontrakan wilayah Mentobayan, Kalurahan Salamrejo, Kapanewon Sentolo.

Kepala Sekolah SDN Gembongan, Pri Hastuti Komarul mengungkap bahwa Ariendra adalah murid yang rajin dan memiliki prestasi belajar yang baik.

"Setiap pagi, ia membawa dua tas, satu berisi buku dan satu lagi berisi perlengkapan adiknya seperti susu dan pakaian ganti. Ia tidak pernah mengeluh," ungkapnya.

 

Tali Asih

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat memberikan bantuan tali asih kepada Ariendra menyusul kondisinya yang harus bersekolah sambil membawa adiknya karena himpitan ekonomi dan persoalan keluarga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tali asih diberikan langsung kepada Ariendra di kompleks SDN Gembongan. 

Kepala Disdikpora Kulon Progo, Nur Wahyudi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk respon cepat setelah pihaknya menerima laporan mengenai kondisi sosial dan ekonomi keluarga Ariendra.

"Kami sangat tersentuh dengan semangat dan keteguhan anak ini. Ia menunjukkan keteladanan luar biasa di usia yang masih sangat muda," ujar Nur.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2026, Kensuke Takahashi Sebut Timnas Futsal Indonesia Alami Peningkatan Pesat

Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2026, Kensuke Takahashi Sebut Timnas Futsal Indonesia Alami Peningkatan Pesat

Jadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2026, Kensuke Takahashi menilai Timnas Futsal Indonesia berkembang pesat dan kini layak diperhitungkan di level Asia atas.
Dari PSG ke Bandung: Gaji Layvin Kurzawa Turun Drastis, Kenapa Tetap Pilih Persib?

Dari PSG ke Bandung: Gaji Layvin Kurzawa Turun Drastis, Kenapa Tetap Pilih Persib?

Melansir dari Transfermarkt, nilai pasar Layvin Kurzawa tercatat sebesar 750 ribu euro per pembaruan 21 Oktober 2025, angka yang sejalan dengan struktur gaji tinggi yang ditawarkan Persib
Eks Pejabat Kementan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp5,94 Miliar, Polda Metro Ungkap Faktanya

Eks Pejabat Kementan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp5,94 Miliar, Polda Metro Ungkap Faktanya

Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi surat perjalanan dinas, yang dilakukan oleh eks pejabat Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
Media Belanda Terkagum-kagum dengan Maarten Paes, Bongkar 3 Alasan Ajax Ngebet Gaet Kiper Timnas Indonesia: Kiper Elite!

Media Belanda Terkagum-kagum dengan Maarten Paes, Bongkar 3 Alasan Ajax Ngebet Gaet Kiper Timnas Indonesia: Kiper Elite!

Media Belanda membongkar tiga alasan utama Ajax Amsterdam tertarik merekrut Maarten Paes dari FC Dallas, termasuk pemantauan panjang dan faktor mentalitas elit.
Resmi! Rahmaddian Shah Ditunjuk Jadi Plh Ketum PP AMPG, Dedi Dermawan Jadi Ketua Panitia HUT ke-24 AMPG

Resmi! Rahmaddian Shah Ditunjuk Jadi Plh Ketum PP AMPG, Dedi Dermawan Jadi Ketua Panitia HUT ke-24 AMPG

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus resmi menunjuk Rahmaddian Shah sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketum Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
Menag Ajukan Rp702,98 Miliar ke DPR untuk Renovasi Ponpes-Rumah Ibadah Terdampak Banjir Sumatera

Menag Ajukan Rp702,98 Miliar ke DPR untuk Renovasi Ponpes-Rumah Ibadah Terdampak Banjir Sumatera

Menag menjelaskan Kemenag telah menyalurkan bantuan awal fase bencana sebesar Rp75,82 miliar untuk pemulihan awal dan penanganan darurat di lokasi terdampak.

Trending

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Persib Dapat Kabar Buruk dari Media Italia Soal Transfer Federico Barba usai Resmi Datangkan Layvin Kurzawa

Persib Bandung mendapat kabar tak sedap setelah resmi merekrut Layvin Kurzawa. Media Italia menyebut Federico Barba hampir sepakat kembali ke Serie B Italia.
Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda Berbondong-bondong Kritik Jordi Cruyff usai Maarten Paes Dirumorkan Gabung Ajax Amsterdam

Suporter Belanda banyak yang keheranan ketika melihat kabar Ajax Amsterdam bakal merekrut Maarten Paes. Sang kiper Timnas Indonesia kabarnya akan ditebus seharga 1 juta euro.
6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

6 Pemain Eropa yang Berpotensi Dinaturalisasi Era John Herdman, Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Era John Herdman di Timnas Indonesia membuka peluang besar naturalisasi pemain Eropa. Enam nama potensial disorot jelang FIFA Series 2026 dan proyek Piala Dunia 2030.
Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Polisi Tegaskan Tak Ada Unsur Penganiayaan ke Penjual Es Gabus yang Dituduh Pakai Gabusing Berbahan Baku Spons

Sementara itu, Budi menerangkan, hingga saat ini pihak kepolisian, Bid Propam Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman terhadap Aiptu Ikhwan yang merupakan Bhabinkamtibmas.
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Pedagang Es Gabus Dituduh Spons Ngaku Trauma: Kini Bantuan Mengalir dari KDM, Pemkab hingga Polisi

Peristiwa itu bermula ketika Suerajat didatangi anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa setelah adanya laporan warga.
Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Buntut Tuduh Penjual Es Gabus Pakai Bahan Baku Spons, Aiptu Ikhwan Bakal Disanksi Jika Terbukti Lakukan Pelanggaran

Polda Metro Jaya menegaskan akan memberikan sanksi tegas terhadap Aiptu Ikhwan jika terbukti melakukan pelanggaran terhadap Sudrajat, pedagang es gabus yang sempat diamankan, usai diduga menggunakan bahan baku spons.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT