News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapolda DIY Tunjuk Kombes Pol Roedy Yoelianto Sebagai Plh Kapolresta Sleman Gantikan Kombes Pol Edy Setyanto

Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono resmi menunjuk Kombes Pol Roedy Yoelianto sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Sleman menggantikan Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo.
Jumat, 30 Januari 2026 - 13:22 WIB
Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono saat beri keterangan pers, Jumat (30/1/2026)
Sumber :

Sleman, tvOnenews.com - Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono resmi menunjuk Kombes Pol Roedy Yoelianto sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Sleman menggantikan Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo.

Serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin oleh Kapolda DIY pada Jumat, 30 Januari 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini pada pukul 10.00 WIB, setelah terima tanggungjawab, saya sudah non-aktifkan (Kombes Pol Edy sebagai Kapolresta Sleman). Saya telah menunjuk pengganti pelaksana harian Kapolresta Sleman yaitu Kombes Pol Roedy yang sekarang sebagai Dirnarkorba Polda DIY," tutur Anggoro kepada awak media.

Penonaktifan Kombes Pol Edy tertuang dalam surat perintah Kapolda DIY Nomor: Sprin/145/I/KEP./2026 tanggal 30 Januari 2026.

Sementara, penunjukan Kombes Pol Roedy tertuang dalam surat perintah Kapolda DIY Nomor: Sprin/146/I/KEP./2026 tanggal 30 Januari 2026.

Anggoro menyampaikan bahwa penonaktifan Kombes Pol Edy dari jabatannya sebagai Kapolresta Sleman terkait dengan temuan hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang dilakukan Inspektorat Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda DI Yogyakarta.

Hasilnya, ditemukan adanya dugaan pelanggaran terkait dengan pengawasan yang tidak dilakukan oleh Kapolresta.

"Karena tidak dilakukan pengawasan dalam proses penegakan hukum terjadi kegaduhan, ketidakpastian hukum yang terjadi saat ini di tengah masyarakat dan menjadi pemberitaan sehingga menurunkan citra polisi," 

Selain Kombes Pol Edy, Kapolda DIY juga menonaktifkan AKP Mulyanto dari jabatannya sebagai Kasatlantas Polresta Sleman. Namun, sosok penggantinya masih menunggu.

"Terkait kasatlantas hari ini juga akan dilakukan penggantian sedang dilakukan terkait juga temuan dari hasil rekomendasi audit dengan tujuan tertentu, diduga ada perlakuan pengawasan yang tidak dilakukan oleh Kasatlantas, sehingga dalam proses penyidikan laka lantas menimbulkan ketidakpastian hukum dan kegaduhan di masyarakat," ucapnya.

Dijelaskan, penonaktifan ini untuk memudahkan pengawas internal dalam hal ini Divisi Propam untuk melanjutkan pemeriksaan guna menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh anggota tersebut baik kapolres maupun kasatlantas.

Hal ini juga berlaku bagi tim penyidik yang saat itu bertugas, termasuk akan memberikan sanksi tegas. Akan tetapi, semua masih dalam proses pendalaman penyelidikan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pasti akan ada sanksi apabila ditemukan pelanggaran disiplin ataupun kode etik terhadap penyidik," tegas Anggoro.

Diketahui, penonaktifan Kombes Pol Edy sebagai Kapolresta Sleman buntut penanganan kasus Hogi Minaya (44), warga yang ditetapkan sebagai tersangka usai mengejar penjambret yang merampas barang milik istrinya, Arsita Minaya (39) hingga berujung dua penjambret meninggal dunia. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menkomdigi Nyatakan Narasi Amien Rais Hoaks dan Pembunuhan Karakter, Komdigi Siapkan Langkah Hukum

Menkomdigi Nyatakan Narasi Amien Rais Hoaks dan Pembunuhan Karakter, Komdigi Siapkan Langkah Hukum

Menkomdigi secara tegas menyampaikan narasi yang disampaikan Amien Rais soal Presiden Prabowo dan Seskab Teddy sebagai bentuk fitnah dan pembunuhan karakter.
Masih Ingat Wonderkid Malaysia Arif Aiman yang Dulu Sempat Dibandingkan dengan Marselino Ferdinan? Begini Kabarnya Sekarang

Masih Ingat Wonderkid Malaysia Arif Aiman yang Dulu Sempat Dibandingkan dengan Marselino Ferdinan? Begini Kabarnya Sekarang

Masih ingat dengan pemain sayap andalan Timnas Malaysia Arif Aiman Hanapi yang sempat dibanding-bandingkan dengan wonderkid Timnas Indonesia Marselino Ferdinan?
Marak Aksi Begal Payudara, Warga Humbahas Resah

Marak Aksi Begal Payudara, Warga Humbahas Resah

Warga Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatra Utara (Sumut) mengeluhkan maraknya aksi begal payudara saat malam hari. Kabar menghebohkan ini viral di
Gubernur Jabar Murka! Dedi Mulyadi Sebut Pelaku Kerusuhan Harus Disadarkan: Pagi yang ndah Tidak Boleh Dirusuh-rusuhkan

Gubernur Jabar Murka! Dedi Mulyadi Sebut Pelaku Kerusuhan Harus Disadarkan: Pagi yang ndah Tidak Boleh Dirusuh-rusuhkan

Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) secara tegas mengkritik aksi kerusuhan dalam peringatan Hari Buruh di Bandung. Aksi masa yang muncul tiba-tiba tanpa
Update Kondisi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, KAI: 76 Korban sudah Pulang, 24 Orang Masih Dirawat

Update Kondisi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, KAI: 76 Korban sudah Pulang, 24 Orang Masih Dirawat

Pihak KAI beberkan soal update kondisi korban kecelakaan kereta api di Bekasi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyebutkan bahwa 76 korban kecelakaan kereta
Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu dengan Sekjen KNVB, Bahas Laga Uji Coba Timnas Indonesia Vs Belanda di FIFA Matchday Juni 2026?

Erick Thohir Tiba-tiba Bertemu dengan Sekjen KNVB, Bahas Laga Uji Coba Timnas Indonesia Vs Belanda di FIFA Matchday Juni 2026?

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir tiba-tiba bertemu dengan Sekjen KNVB Gijs de Jong jelang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang. Ada pembahasan Timnas Indonesia vs Belanda?

Trending

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan Gandeng Pacar Baru saat Wisuda Sarjana, Tanda Sudah Move On dari Azizah Salsha?

Pratama Arhan dikabarkan menggandeng kekasih baru di momen spesialnya. Di momen tersebut, ia diisukan mengajak serta Inka Andestha, seorang pengusaha skincare.
Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Tak Lama Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Bisa Diperkuat Raja Assist Eks Kasta Teratas Amerika Selatan, John Herdman Tertarik?

Raja assist eks kasa teratas Amerika Selatan ini berpeluang dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Ia tak lama lagi eligible sesuai dengan aturan FIFA.
Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Tegas Dedi Mulyadi Minta Kepala Dishub Jabar Pasang Palang Pintu Digital di Perlintasan Ampera Bekasi: Hari Ini!

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi minta jajaran Dinas Perhubungan Jabar mengganti palang pintu manual di kawasan Ampera Bekasi dengan palang pintu digital.
Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes-Maarten Paes Diziinkan Main, Timnas Indonesia Kejatuhan 'Durian Runtuh' dari FIFA Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar pada September-Oktober 2026 tampaknya membawa angin segar bagi Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Ada kabar baik apa?
Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Meninggalnya Dokter Intership Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RSUD K.H. Daud Arif Jambi

Dokter intership dr Myta Aprilia Azmy meninggal dunia, kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi jadi sorotan.
Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong Blak-blakan Usai Jadi Penasihat Teknik Timnas Indonesia Football 7: Mental dan Fisik Pemain Timnas Indonesia Lemah

Shin Tae-yong menilai bahwa bakat besar yang dimiliki pemain Indonesia kerap terhambat oleh dua faktor mendasar: mentalitas dan kondisi fisik. Hasil pengamatannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT