News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggapi Isu Perubahan Iklim, Pusral UGM Deklarasikan Kawasan Rendah Emisi Jeron Beteng

Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pusral) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendeklarasikan Kawasan Rendah Emisi (KRE) Jeron Beteng. Di tengah guyuran hujan deras, deklarasi dilaksanakan di Plaza Pasar Ngasem pada Minggu (1/2) siang.
Minggu, 1 Februari 2026 - 19:55 WIB
Pusral UGM dan Pemda DIY deklarasikan Kawasan Rendah Emisi Jeron Beteng pada hari Minggu (1/2) siang.
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com – Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pusral) Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendeklarasikan Kawasan Rendah Emisi (KRE) Jeron Beteng. Di tengah guyuran hujan deras, deklarasi dilaksanakan di Plaza Pasar Ngasem pada Minggu (1/2) siang.

Ketua Pusral UGM, Ir. Ikaputra, Ph.D. menyampaikan bahwa isu perubahan iklim yang mengakibatkan bencana bukan lagi sekadar omongan peneliti maupun pejabat, namun sudah menjadi permasalahan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita punya (mengalami) badai, topan di Jogja dan walaupun datanya itu 58 pohon tumbang, tetap ada korban jiwa dan kebetulan itu di UGM. Saya pikir isu perubahan iklim yang menghasilkan bencana itu bukan lagi omongan peneliti, pejabat. Mau ngomong apa pun, itu tetap akan terjadi perubahan iklim,” ungkapnya.

Ikaputra melanjutkan, kita seharusnya mulai memikirkan penyebab perubahan iklim, yaitu emisi karbon yang di antaranya dihasilkan oleh knalpot kendaraan. Oleh karena itu, mengurangi emisi menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya bencana akibat perubahan iklim. Langkah itu pun dapat dimulai dari hal kecil yang dilakukan secara konkret, seperti mengurangi penggunaan kendaraan bermotor.

Setelah sebelumnya kawasan Malioboro, kali ini, Jeron Beteng ditetapkan sebagai KRE karena kebiasaan yang sudah terbentuk di wilayah tersebut sejak zaman dahulu. Ketika orang masuk ke kawasan Jeron Beteng, mereka berjalan kaki sehingga tidak ada polusi udara maupun polusi suara dari kendaraan.

“Jeron Beteng khususnya Keraton (Yogyakarta) ternyata sudah mempraktikkan kawasan yang rendah emisi. Kalau kita masuk kompleks Keraton, Cepuri, nggak ada yang bawa motor. Semua jalan kaki. Masuk sana, nggak ada suara-suara bising. Semuanya bisa mendengarkan kicauan burung. Oleh karena itu, filosofi ‘Hamemayu Hayuning Bawana’ sudah dipraktikkan sejak zaman dahulu,” paparnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DIY, Chrestina Erni Widyastuti menyatakan bahwa Gerakan KRE di Jeron Beteng dilaksanakan secara bertahap serta akan dikoordinasikan dengan berbagai pihak, terutama Keraton Yogyakarta sebagai pemilik wilayah.  

"Ini akan diawali dari pengurangan emisi karbon, seperti yang sudah dilakukan di Malioboro. Kita lihat sendiri, kemacetan di Jeron Beteng terjadi karena banyak kendaraan pribadi yang masuk," tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Polisi mengungkap fakta baru dibalik kasus penyekapan tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Genjot Pelestarian Benteng Alami Pantura, PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang

Genjot Pelestarian Benteng Alami Pantura, PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang

Agenda tanam mangrove ini sekaligus menjadi upaya penyadaran bersama akan pentingnya menjaga ekosistem pantai, khususnya di Pantura Jawa.
Tak Hanya Menjadi Transportasi Menuju Bandara, Layanan Kereta Api Bandara YIA Berbasis PSO Permudah Mobilitas Masyarakat Wates

Tak Hanya Menjadi Transportasi Menuju Bandara, Layanan Kereta Api Bandara YIA Berbasis PSO Permudah Mobilitas Masyarakat Wates

Tak hanya menjadi transportasi bagi penumpang pesawat yang berangkat maupun tiba di Yogyakarta International AIrport (YIA), keberadaan Kereta Api (KA) Bandara juga membantu akses masyarakat Wates, Kulon Progo ke Kota Yogyakarta melalui dukungan skema Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah.
4 Zodiak Paling Beruntung 30 Juni 2026: Selamat, Rezeki Datang di Penghujung Bulan

4 Zodiak Paling Beruntung 30 Juni 2026: Selamat, Rezeki Datang di Penghujung Bulan

Berikut 4 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 30 Juni 2026, rezeki akan datang di penghujung bulan.
MUTU Kantongi Rp29,9 Miliar dari Private Placement, Kini Diperkuat Sandiaga Uno hingga Mantan Bos Grab

MUTU Kantongi Rp29,9 Miliar dari Private Placement, Kini Diperkuat Sandiaga Uno hingga Mantan Bos Grab

Sandiaga Uno hingga mantan Ridzki D. Kramadibrata masuk sebagai investor strategis untuk memperkuat struktur permodalan PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) melalui private placement.
Peluang Lolos Sempat Tembus 94 Persen, Mengapa Korea Selatan Berakhir Tragis di Piala Dunia 2026?

Peluang Lolos Sempat Tembus 94 Persen, Mengapa Korea Selatan Berakhir Tragis di Piala Dunia 2026?

Timnas Korea Selatan harus menelan salah satu kegagalan paling pahit dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia 2026 padahal peluang lolos sempat 94 persen.

Trending

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Polisi mengungkap fakta baru dibalik kasus penyekapan tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan keuangan zodiak 30 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Tutup bulan Juni dengan cek zodiakmu, siapa yang paling beruntung dan waspada?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT