GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sidang Tuntutan Tahanan Politik Perdana Arie Ditunda, Keluarga Kecewa Kepastian Hukum Tak Jelas

Sidang pembacaan tuntutan terhadap tahanan politik (tapol) Perdana Arie Putra Veriasa ditunda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sleman, Selasa (3/2/2026).
Selasa, 3 Februari 2026 - 20:36 WIB
Sidang pembacaan tuntutan terhadap tahanan politik Perdana Arie Putra Veriasa ditunda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sleman, Selasa (3/2/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Sleman, tvOnenews.com - Sidang pembacaan tuntutan terhadap tahanan politik (tapol) Perdana Arie Putra Veriasa ditunda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sleman, Selasa (3/2/2026).

Penundaan dilakukan karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyatakan belum siap membacakan tuntutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini, pembacaan tuntutan mohon izin yang mulia belum siap," kata Bambang Prasetyo saat sidang.

Sidang dengan nomor perkara 621/Pid.B/2025/Pn Smn dipimpin oleh ketua majelis hakim Ari Prabawa.

Atas penundaan ini, majelis hakim memberikan kesempatan satu kali bagi JPU untuk mempersiapkan tuntutannya. Apabila nanti tetap tidak bisa memberikan tuntutan, majelis hakim akan mengirim surat penetapan ke jaksa sesuai kewenangannya.

Dengan adanya penundaan ini, maka sidang pembacaan tuntutan terkait perkara perusakan tenda saat ricuh di Polda DI Yogyakarta ditunda pada pekan depan.

"Kita kasih kesempatan sekali sehingga sidang ditunda tanggal 10 Februari 2026," ucap Ari.

 

Keluarga Terdakwa Kecewa

Melalui kuasa hukumnya, keluarga terdakwa mengungkapkan kekecewaannya atas penundaan tersebut. Mereka menilai, proses hukum yang berjalan tidak memberikan kepastian bagi terdakwa maupun keluarga yang menunggu kejelasan nasib hukum.

"Tentu merasa kecewa ya. Seminggu sidang ditunda justru menjauhkan Perdana Arie dari kepastian hukum dan juga keadilan," ucap Muhammad Raka Ramadhan, kuasa hukum terdakwa.

Menurut dia, peristiwa ricuh yang terjadi pada Agustus 2025 lalu tidak terlepas dari adanya situasi politik nasional yang harusnya perlu dipahami oleh kekuasaan kehakiman untuk tidak memproses anak muda seperti Perdana Arie. Apalagi, kliennya sebagai anak muda bebas berekspresi dan menyuarakan pendapatnya. 

"Tapi, Arie harus menjalankan proses yang dimana ketika menjalankan proses itu, tentu banyak aktivitas yang dia bisa lakukan sebagai anak muda seperti menyelenggarakan diskusi seperti melakukan kerjaan perkuliahan itu tertunda. Tapi sudah seperti itu tadi yang kita dengarkan, kami pun tetap menghormati," tutur Raka.

Padahal, majelis hakim sejatinya sudah memberikan waktu selam sepekan dan waktu tersebut seharusnya bisa dimaksimalkan oleh para penegak hukum baik jaksa ataupun advokat. Tentunya, pihaknya sebagai kuasa hukum ingin memberikan kepastian hukum kepada warga negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depan, ia berharap, tidak ada lagi penundaan-penundaan karena semua instrumen hukum semuanya dalam posisi siap.

"Jadi hal-hal detail seperti jam hingga tuntutan ke depan dapat berjalan sesuai kesempatan tempo hari di sidang," ucap Raka. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Walau Persib Bandung Menang Atas Ratchaburi pada Malam Ini, Pangeran Biru Dipastikan Gagal Lolos ke Perempat Final ACL 2 Jika Skenario Ini Terjadi

Walau Persib Bandung Menang Atas Ratchaburi pada Malam Ini, Pangeran Biru Dipastikan Gagal Lolos ke Perempat Final ACL 2 Jika Skenario Ini Terjadi

Persib Bandung harus menang besar atas Ratchaburi di leg kedua ACL 2. Kemenangan tipis tak cukup, Maung Bandung wajib kejar defisit agregat demi lolos ke perempat final.
Betrand Peto Bandingkan Perhatian Ruben Onsu, Ahli Tarot Terawang Isi Hatinya pada Sarwendah

Betrand Peto Bandingkan Perhatian Ruben Onsu, Ahli Tarot Terawang Isi Hatinya pada Sarwendah

​​​​​​​Betrand Peto bandingkan perhatian Ruben Onsu, ahli tarot Jeng Nimas terawang isi hati Onyo pada Sarwendah usai keceplosan di acara TV saat itu.
Singgung Soal Formula 1, Bos Trackhouse Tiba-Tiba Minta MotoGP untuk Segera Mengubah Format saat...

Singgung Soal Formula 1, Bos Trackhouse Tiba-Tiba Minta MotoGP untuk Segera Mengubah Format saat...

Bos tim satelit Aprilia, Trackhouse, Davide Brivio, melontarkan usulan menarik jelang dimulainya ajang MotoGP 2026.
Pemprov DKI Larang Ormas Sweeping Restoran atau Warung saat Ramadan

Pemprov DKI Larang Ormas Sweeping Restoran atau Warung saat Ramadan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan larangan untuk organisasi masyarakat (ormas) melakukan sweeping restoran atau warung selama bulan Ramadan.
Awas, Berdagang Takjil di Trotoar Bisa Kena Garuk oleh Satpol PP, Ini Lokasi yang Bakal Ditertibkan Petugas

Awas, Berdagang Takjil di Trotoar Bisa Kena Garuk oleh Satpol PP, Ini Lokasi yang Bakal Ditertibkan Petugas

Pedagang takjil yang berjualan di sepanjang trotoar selama Ramadhan akan ditertibkan, namun bukan melarang mereka berdagang.
Red Sparks Perlahan Mulai Lupakan Megawati Hangestri? Meski Terpuruk di Liga Voli Korea, Mereka Ternyata Masih...

Red Sparks Perlahan Mulai Lupakan Megawati Hangestri? Meski Terpuruk di Liga Voli Korea, Mereka Ternyata Masih...

Mantan tim Megawati Hangestri di Korea Selatan yakni Daejeon Red Sparks, benar-benar tengah berada di masa-masa sulit pada gelaran Liga Voli Korea 2025/2026.

Trending

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Cs Tak Tersentuh, Persaingan Tim Putri Makin Panas!

Klasemen Proliga 2026 jelang Seri Bogor, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro tak tersentuh di puncak dan persaingan tim putri makin ketat.
Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top Skor Proliga 2026 Jelang Seri Bogor: Megawati Hangestri Terancam Akhiri Rekor Mentereng, Rama Fazza Fauzan Makin Bersinar

Top skor Proliga 2026 jelang seri Bogor, di mana dua pemain lokal yakni Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam mengakhiri rekor mentereng dan Rama Fazza Fauzan (Surabaya Samator) makin bersinar.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT