News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kampoeng Ramadhan Jogokariyan Yogyakarta Dipadati 400 UMKM Kuliner, Disiplin Sampah Wajib Ditaati

Kampoeng Ramadhan Jogokariyan kembali diserbu pengunjung selama bulan suci Ramadan. Sekitar 400 pelaku UMKM kuliner ambil bagian dalam gelaran tahunan yang terpusat di kawasan sekitar Masjid Jogokariyan.
Jumat, 20 Februari 2026 - 14:59 WIB
Pengunjung mulai berdatangan untuk menikmati kuliner yang dijual di Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Kamis (19/2/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kampoeng Ramadhan Jogokariyan kembali diserbu pengunjung selama bulan suci Ramadan. Sekitar 400 pelaku UMKM kuliner ambil bagian dalam gelaran tahunan yang terpusat di kawasan sekitar Masjid Jogokariyan.

Sejak pukul 15.30 WIB, kawasan di sekitar masjid mulai dipenuhi pengunjung yang berburu takjil. Aneka sajian ditawarkan, mulai dari makanan tradisional hingga makanan kekinian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadikan Kampoeng Ramadhan Jogokariyan sebagai salah satu pusat kuliner Ramadhan paling ramai di Yogyakarta.

Ketua Panitia Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, Muhammad Falah Akbar mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa kegiatan ini tidak hanya dinanti masyarakat di Yogyakarta, melainkan juga pengunjung dari luar daerah.

"Tahun ini, ada 50 tambahan lapak untuk Kampoeng Ramadhan Jogokariyan. Tahun lalu, kita hanya 350 lapak, kini di angka 400 lapak," kata Falah, Kamis (19/2/2026).

Kehadiran ratusan UMKM kuliner ini diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat selama Ramadhan. Terbukti, perputaran uang dari transaksi jual beli di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan mencapai berkisar Rp300 ribu sampai Rp1 juta per harinya.

"Kita sudah pernah melakukan riset kecil-kecilan, satu pedagang itu mungkin seharinya bisa 300 ribu rupiah sampai 1 juta rupiah untuk omsetnya. Nah itu tinggal dikalikan saja 400 (pelaku UMKM), berarti ada 400 juta," ucap Falah.

Meski ramai, panitia menegaskan bahwa kebersihan menjadi prioritas utama. Disiplin sampah menjadi aturan wajib yang harus ditaati seluruh pedagang dan pengunjung, di tengah kondisi darurat sampah di wilayah Yogyakarta. 

Terkait pengelolaan sampah, panitia telah menyediakan trashbag sampah di beberapa lokasi. Selanjutnya, sampah yang telah terpilah kemudian dikumpulkan jadi satu sebelum akhirnya diambil oleh pihak ketiga.

"Kalau sampah memang kita sudah ada kerjasama, biasanya nanti ada yang ambil. Terus pengelolaannya kalau di internal misalnya sampah-sampah organik sudah dipilah dulu. Kemudian yang dibuang cuma sampah plastik. Sehabis Isya, remaja masjid akan mengumpulkan jadi satu," terang Gitta Welly Ariadi, Pengurus Masjid Jogokariyan.

Welly menyebut, sampah-sampah tersebut bukan hanya dari Kampung Ramadan melainkan juga sisa makanan berbuka puasa. Masjid Jogokariyan pada Ramadan tahun ini juga menyediakan 3.800 porsi takjil gratis setiap harinya bagi masyarakat umum. 

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono mengungkap bahwa Masjid Jogokariyan adalah bagian penting dari wajah kota Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak tamu datang dari luar daerah untuk menyaksikan bagaimana perayaan Ramadan disini. Sehingga jangan sampai semangat ibadah kita tercoreng oleh lingkungan yang kotor.

"Saya mengajak seluruh panitia, pedagang, dan pengunjung untuk disiplin membuang sampah pada tempatnya. Jaga kebersihan di lingkungan sekitar masjid. Kurangi sampah plastik, kita siapkan kantong sampah yang memadai dan kita pastikan setelah acara selesai, kawasan ini tetap bersih dan nyaman," ucapnya. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Stasiun Gambir Bakal Jadi Pemberhentian KRL, Tak Hanya Layani Kereta Jarak Jauh Saja

Siap-siap Stasiun Gambir Bakal Jadi Pemberhentian KRL, Tak Hanya Layani Kereta Jarak Jauh Saja

Pemerintah menunjuk PT KAI sebagai leading sector pelaksanaan beautifikasi sekaligus pengembangan fungsi Stasiun Gambir agar mampu melayani kebutuhan perjalanan masyarakat yang semakin beragam.
Eks Petinggi AC Milan Sebut Cristiano Ronaldo Hampir Gabung Rossoneri: Sudah Capai Kesepakatan

Eks Petinggi AC Milan Sebut Cristiano Ronaldo Hampir Gabung Rossoneri: Sudah Capai Kesepakatan

Cristiano Ronaldo ternyata pernah nyaris gabung AC Milan pada 2018. Fakta mengejutkan itu diungkap mantan direktur olahraga Rossoneri, Massimiliano Mirabelli.
Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Wacana penyelenggaraan Piala ASEAN FIFA 2026 belum benar-benar terealisasi, namun perhatian media Vietnam sudah lebih dulu tertuju kepada Timnas Indonesia.
Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Klub Liga italia, AC Milan dikabarkan tinggal selangkah lagi merampungkan transfer striker Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, pada bursa transfer musim panas.
Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Kehadiran Gerai Samsat di PRJ juga semakin relevan dengan adanya program pembebasan sanksi administratif untuk PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 
Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Piala Dunia 2026: Debutan Tanjung Verde Cetak Sejarah, Lolos ke Babak 32 Besar Tanpa Sekali Pun Menang

Tanjung Verde kembali mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai debutan, mereka menorehkan sejarah dengan memastikan langkah ke babak 32 besar.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT